RUMAHFIQIH.COM
Muka | Konsultasi | Fikrah | Tafsir | Ilmu Hadits | Dirasah Madzahib | Fiqih Nisa'


Pesan Disini

Konsultasi

Dapat Bagian dari Daging Qurban
Thu, 5 January 2006 03:38 | 1467 | baca versi desktop | kirim pertanyaan

Assalamualaikum wr. wb.

Pak ustadz, bolehkah seorang yang berqurban pada Hari Raya Qurban meminta bagian daging dari hewan yang diqurbankan?

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang pembagian jatah daging hewan qurban, daging itu boleh dimakan sendiri, atau disedekahkan atau dihadiahkan.

Rasulullah SAW bersabda, "Makanlah, berilah makan orang miskin dan hadiahkanlah." (HR Bukhari 5567, Muslim 1972).

Lalu oleh para ulama hadits itu disimpulkan bahwa jatahnya adalah sepertiga bagian boleh dimakan oleh yang berqurban atau buat keluarganya, sepertiganya boleh disedekahkan kepada fakir miskin dan sepertiga sisanya boleh dihadiahkan kepada kerabat, tetangga atau siapapun yang diinginkan.

Jadi bila anda menyembelih seekor kambing pada Hari Raya Qurban nanti, anda punya hak atas sebagian daging itu, paling tidak maksimum 1/3-nya, sebagaimana kesimpulan para ulama atas hadits di atas. Akan tetapi bila anda ingin mengikhlaskannya saja buat orang-orang yang barangkali lebih membutuhkan, tentu saja lebih utama. Karena tujuan utama qurban adalah untuk kepentingan sosial.

Bukankah bila anda sudah mampu menyembelih kambing, berarti anda sudah punya keluasan rezki dalam kehidupan sehari-hari? Namun meski anda sudah kaya dan berkecukupan, bila anda tetap menghendaki untuk memakan sebagian dari daging sembelihan qurban anda itu, anda tetap berhak dan daging itu tetap halal buat anda.

Selain itu daging juga boleh dikirimkan ke tempat lain yang membutuhkannya, bahkan meski ke luar negeri. Namun tidak boleh dijual dan juga tidak boleh dijual kulitnya.

Bahkan menurut sebagian ulama, orang kafir pun boleh saja memakan daging itu dan tidak ada larangan mereka untuk memakannya. Bisa melalui sedekah atau sebagai hadiah. Tapi tentu saja jangan sampai timbul fitnah, di mana orang kafir dapat bagian tapi orang Islam malah tidak dapat.

Namun daging itu tidak boleh dijual atau dijadikan imbalan buat penyembelihnya. Misalnya, penyembelihnya itu minta kaki, kepala, kulit dan bagian lainnya, maka kalau permintaan itu bersifat imbalan atas jasa yang bersifat upah, hukumnya tidak boleh. Namun bila penyembelih itu diberikan jatah sebagai fakir miskin, atau dihadiahkan oleh yang punya hewan, tanpa ada semacam ikatan atau kesepakatan sebelumnya, tentu saja tidak mengapa.

Wassalamu 'alaikm warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.


kirim pertanyaan | baca sebelumnya :

Rumah Fiqih Indonesia :: Dapat Bagian dari Daging Qurban Bagaimana biar anak angkat jadi mahram? | Wed, 4 January 2006 09:50 | 1934


Bisakah Ayahku Jadi Waliku? | Wed, 4 January 2006 04:09 | 1570
Apakah Boleh Menikah? | Tue, 3 January 2006 11:04 | 2017
Hukum Menjual Kulit Hewan Qurban | Tue, 3 January 2006 04:53 | 1696
Belajar Bahasa Arab | Tue, 3 January 2006 00:57 | 2004
Shalat Tahajud dan Muhasabah | Mon, 2 January 2006 05:58 | 1990
Haruskah Membayar Hutang Puasa Ramadhan? | Thu, 29 December 2005 08:11 | 1731
Penjelasan Mazhab | Thu, 29 December 2005 07:31 | 2377
Rujukan Kitab Untuk Ilmu Syariah | Thu, 29 December 2005 03:29 | 2485
Waktu Yang Utama Untuk Shalat Isya | Wed, 28 December 2005 03:44 | 1991

Muka | Konsultasi | Fikrah | Tafsir | Ilmu Hadits | Dirasah Madzahib | Fiqih Nisa'