Rumah Fiqih Indonesia
An-Nahl 16 : 65
Tafsir Al-Mahfuzh Jilid 28 Juz 14 [16] An-Nahl : 65 (وَاللَّهُ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ)
[16] AN-NAHL : 65

وَاللَّهُ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

Kemenag RI 2019

Allah menurunkan air (hujan) dari langit dan dengannya (air itu) Allah menghidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mendengarkan (pelajaran dengan perhatian dan penghayatan).

Prof. Quraish Shihab

Prof. HAMKA

TAFSIR AL-MAHFUZH

Lihat Referensi Kitab →
🔐 Login Admin