. .
 



baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 5,039,013 views

Pembagian Harta Warisan | Ahmad Sarwat,Lc., MA | www.rumahfiqih.com

Pembagian Harta Warisan

Thu, 13 July 2006 03:44 - 1435 | mawaris

Ass.

Saya seorang anak laki-laki 23 tahun, ayah kandung sudah meninggal 2 tahun lalu. Sewaktu almarhum masih hidup pernah berpesan kalau ada masalah ekonomi kalian boleh menjual rumah dan uangnya dipergunakan sebaik-baiknya. Sekarang kami sepakat ingin menjualnya dan ingin menanyakan kepada Pak Ustaz bagaimana cara kami membaginya secara adil.

Data dari keluarga saya ialah:

1. Ibu kandung (45 tahun),
2. Kakak laki-laki 1 orang (27 tahun),
3. Saya laki-laki (23 tahun),
4. Adik perempuan 1 orang (18 tahun).

Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Wass.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Karena orang tua anda sudah meninggal dunia, maka otomatis semua harta yang beliau miliki harus dibagi sesuai aturan dalam hukum waris (ilmu faraidh). Tidak boleh hanya berdasarkan kesepakatan. Sebab membagi harta almarhum dengan syariat Islam adalah kewajiban, sebagaimana pesan dari Allah SWT dalam Al-Quran Al-Kariem.

Allah telah berpesan dalam membagi warisan, bahwa bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan... (QS An-Nisa': 11)

(Hukum-hukum waris tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (QS An-Nisa: 13)

Oleh karena itu agar tidak menjadi orang yang durhaka kepada Allah SWT, sebaiknya memang dibagi berdasarka firma Allah SWT, bukan sekedar kesepakatan.

Penetapan Para Ahli Waris

Sebenarnya ada banyak ahli waris yang masuk ke dalam daftar. Namun belum tentu semuanya menerima. Dari 25 orang yang berhak, hanya sebagiannya saja yang akan menerima. Sebab ada proses penghijaban yang akan menutup hak seorang ahli waris, lantaran adanya ahli waris yang lebih dekat.

Di antara ahli waris yang paling banyak menghijab ahli waris lainnya adlaah anak laki-laki. Bila seseorang wafat dan meninggalkan anak laki-laki, meski hanya satu orang, maka ada begitu banyak ahli waris lainnya yang terhijab olehnya.

Di antaranya adalah saudara almarhum, baik laki atau perempuan. Juga bila saudara ini punya anak. Jugayang terhalangi adalah paman dari almarhum bila masih ada, termasuk juga anak-anaknya bila ada. Juga yang terhalang adalah cucu almarhum.

Dalam kasus anda, keberadaan anda dan saudara laki-laki anda menutup hak semua orang yang disebut ini. Sehingga penerima warisan dari ayah anda hanya terbatas pada ibu anda sebagai isteri, anda dan saudara-saudari anda sebagai anak. Sebenarnya bila almarhum ayah anda masih punya orang tua, mereka juga punya hak waris. Tapi kita abaikan saja, lantaran anda tidak mencantumkan keberadaan mereka.

Hak Masing-masing Ahli Waris

1. Hak isteri

Dalam hal ini adalah ibu anda, haknya adalah 1/8 bagian dari total harta yang diwariskan. Atau sama dengan 12,5%. Sebab almarhum ayah anda punya fara' waris (keturuan yang mendapat warisan), yaitu anda dan saudara-saudari anda. Seandainya beliau tidak punya fara' waris, maka ibu anda mendapat 2 kali lipat dari itu, yaitu 1/4 (25%). Sebagaimana firman Allah SWT:

Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. (QS An-Nisa: 12)

2. Hak Anak-anak

Dalam hal ini adalah anda dan saudara-saudari anda. Dalam hal ini kedudukan anak almarhum bila ada anak laki, akan memposiskan mereka sebagai ashabah, yaitu ahli waris yang tidak punya jatah nilai khusus, melainkan hanya menerima sisa dari para ashhabul furudh.

Yang jadi ashhabul furudh dalam kasus anda ini hanya ibu anda saja sebagai isteri. Beliau telah mendapat 1/8 bagian, sehingga sisanya tinggal 7/8. Bagian yang 7/8 ini menjadi hak anda dan saudara-saudari anda.

Namun sesuai dengan ketentuan Allah SWT, bagian yang diterima anak laki-laki berbeda dari anak perempuan. Anak laki-laki mendapat 2 kali lipat dari anak perempuan. Sebagaimana firman Allah SWT:

Allah telah berpesan dalam membagi warisan, bahwa bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan... (QS An-Nisa': 11)

Untuk itu, harta yang 7/8 bagian itu tidak dibagi tiga, melaikan dibagi 5. Sebab tiap satu anak laki-laki mendapat dua bagian, sedangkan anak perempuan menerima satu bagian.

Maka tiap satu anak laki-laki mendapat 2/5 x 7/8 = 14/40 bagian dan anak perempuan mendapat 7/40 bagian.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Rumah
Fiqih
Indonesia

 


baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 5,039,013 views

Lihat Sebelumnya


  • Hukumnya Mengenakan Kondom | Thu, 13 July 2006 03:35 | 1425
  • Agama adalah Nasehat | Wed, 12 July 2006 06:46 | 1614
  • Membaca Telapak Tangan untuk Membaca Karakter dan Kesehatan | Wed, 12 July 2006 06:41 | 2016
  • Bom Bunuh Diri, Bisakah Dibenarkan? | Wed, 12 July 2006 02:05 | 1246
  • Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang Berbeda-Beda? | Tue, 11 July 2006 06:06 | 1931
  • Menikah Kedua, Haruskah Seizin Istri? | Tue, 11 July 2006 05:57 | 1397
  • Ghibah yang Islami | Fri, 7 July 2006 07:00 | 1380
  • Muhammadiyah vs. NU, Umat Terpecah Belah | Fri, 7 July 2006 07:00 | 1716
  • Kewajiban Membaca Al-Quran | Thu, 6 July 2006 10:48 | 1865
  • Apakah Isteri Kedua Dapat Warisan? | Thu, 6 July 2006 03:31 | 1292
    Konsultasi Syariah | total 5039014 views

  •  


    Pesan Disini


          1. Aqidah - 208
          2. Quran - 76
          3. Hadits - 87
          4. Fiqih - 76
          5. Thaharah - 103
          6. Shalat - 233
          7. Zakat - 74
          8. Puasa - 94
          9. Haji - 42
        10. Muamalat - 122
        11. Nikah - 203
        12. Mawaris - 105
        13. Kuliner - 63
        14. Qurban Aqiqah - 40
        15. Negara - 94
        16. Kontemporer - 131
        17. Wanita - 59
        18. Dakwah - 33
        19. Umum - 154

    • Di rubrik ini tersimpan 2,011 artikel dari 4,173 pertanyaan yang sudah masuk.

    • Silahkan mengambil manfaat dari tulisan-tulisan ini, selain mengamalkannya juga mengajarkannya serta menyebarkannya. Mohon cantumkan sumber tulisan ini agar memudahkan siapa saja untuk merujuk kepada penulisnya.

    • Pastikan Anda mencari terlebih dahulu hal-hal yang ingin Anda ketahi sebelum mengirimkan pertanyaan.

    • Pertanyaan yang terkirim mungkin tidak semua terjawab, karena kami akan diseleksi lagi dari segi kelayakannya. Sebagiannya hanya akan dikirim jawabannya via email.