Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mohon Maaf Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah? | rumahfiqih.com

Mohon Maaf Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah?

Mon 24 June 2013 22:53 | Puasa | 15.257 views

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Yth. Pak Ustadz,

Beberapa hari lagi bulan puasa akan tiba, dan banyak di antara teman-teman saya yang muslim yang saling berkirim SMS mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mohon maaf lahir batin sebelum puasa tiba.

Sebenarnya apakah ada tuntunannya oleh Rasulullah SAW akan hal tersebut? Dan apakah ada tuntunannya juga untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin pada hari raya Idul Fitri seperti yang biasa kita lakukan? Apakah ini hanya sekedar tradisi saja?

Mohon penjelasan pak Ustadz tentang hal tersebut.

Terima kasih banyak sebelumnya atas penjelasan Pak Ustadz.

Wassalamualaikum wr. wb.

Jawaban :

 

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau yang diminta adalah dalil yang sharih dan eksplisit tentang perintah atau anjuran untuk saling bermaafan menjelang bulan Ramadhan, sudah pasti tidak ada.

Oleh karena itulah ada sebagian kalangan dari umat ini yang langsung mencap fenomena itu sebagai bid'ah. Sebab dalam pandangan mereka, pengertian bid'ah adalah sebatas tidak adanya dalil eksplisit atas suatu masalah yang berkembang di tengah masyarakat.

Pendapat seperti ini tidak bisa disalahkan, lantaran memang ada versi pengertian tentang bid'ah yang sesempit itu. Walau pun sebenarnya versi pengertian bid'ah itu sangat banyak.

Anjuran Saling Meminta Maaf dan Memaafkan Secara Umum

Sebenarnya meminta maaf dan memberi maaf kepada orang lain adalah pekerjaan yang sangat dianjurkan dalam agama. Semua ulama sepakat akan hal ini, termasuk yang membid'ahkannya bila dilakukan menjelang Ramadhan atau di hari Raya Fithr.

Allah SWT berfirman:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS Al-A'raf: 199)

فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ

Maka maafkanlah dengan cara yang baik. (QS Al-Hijr: 85)

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا

Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada (QS An-Nuur: 22)

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran: 134)

وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS Asy-Syura: 43)

Momen untuk Saling Memaafkan

Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus menunggu momen Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits atau atsar yang menunjukkan ke arah sana.

Namun kalau kita mau telusuri lebih jauh, mengapa sampai muncul trend demikian, salah satu analisanya adalah bahwa bulan Ramadhan itu adalah bulan pencucian dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang hal itu.

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kalau Allah SWT sudah menjanjikan pengampunan dosa, maka tinggal memikirkan bagaimana meminta maaf kepada sesama manusia. Sebab dosa yang bersifat langsung kepada Allah SWT pasti diampuni sesuai janji Allah SWT, tapi bagaimana dengan dosa kepada sesama manusia?

Jangankan orang yang menjalankan Ramadhan, bahkan mereka yang mati syahid sekalipun, kalau masih ada sangkutan dosa kepada orang lain, tetap belum bisa masuk surga. Oleh karena itu, biar bisa dipastikan semua dosa terampuni, maka selain minta ampun kepada Allah di bulan Ramadhan, juga meminta maaf kepada sesama manusia, agar bisa lebih lengkap. Demikian latar belakangnya.

Maka meski tidak ada dalil khusus yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melakukan saling bermafaan menjelang Ramadha, tetapi tidak ada salahnya bila setiap orang melakukannya. Memang seharusnya bukan hanya pada momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja.

Idealnya yang dilakukan bukan sekedar berbasa-basi minta maaf atau memaafkan, tetapi juga menyelesaikan semua urusan. Seperti hutang-hutang dan lainnya. Agar ketika memasuki Ramadhan, kita sudah bersih dari segala sangkutan kepada sesama manusia.

Beramaafan boleh dilakukan kapan saja, menjelang Ramadhan, sesudahnya atau pun di luar bulan itu. Dan rasanya tidak perlu kita sampai mengeluarkan vonis bid'ah bila ada fenomena demikian, hanya lantaran tidak ada dalil yang bersifat eksplisit.

Sebab kalau semua harus demikian, maka hidup kita ini akan selalu dibatasi dengan beragam bid'ah. Bukankah ceramah tarawih, ceramah shubuh, ceramah dzhuhur, ceramah menjelang berbuka puasa, bahkan kepanitiaan i'tikaf Ramadhan, pesantren kilat Ramadhan, undangan berbuka puasa bersama, semuanya pun tidak ada dalilnya yang bersifat eksplisit?

Lalu apakah kita akan mengatakan bahwa semua orang yang melakukan kegiatan itu sebagai ahli bid'ah dan calon penghuni neraka? Kenapa jadi mudah sekali membuat vonis masuk neraka?

Apakah semua kegiatan itu dianggap sebagai sebuah penyimpangan esensial dari ajaran Islam? Hanya lantaran dianggap tidak sesuai dengan apa terjadi di masa nabi?

Kita umat Islam tetap bisa membedakan mana ibadah mahdhah yang esensial, dan mana yang merupakan kegiatan yang bersifat teknis non formal. Semua yang disebutkan di atas itu hanya semata kegiatan untuk memanfaatkan momentum Ramadhan agar lebih berarti. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan niat untuk merusak dan menambahi masalah agama.

Namun kita tetap menghormati kecenderungan saudara-saudara kita yang gigih mempertahankan umat dari ancaman dan bahaya bid'ah. Isnya Allah niat baik mereka baik dan luhur.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Nenek Ingin Puasa
21 June 2013, 18:37 | | 4.627 views
Puasa untuk Ibu yang Sedang Menyusui
21 June 2013, 01:22 | | 7.614 views
Pulang Pergi Jakarta Bogor, Bolehkah Menjama' Shalat?
20 June 2013, 00:28 | | 11.262 views
Shalat Sendirian Lalu Ditepuk Bahunya
19 June 2013, 02:45 | | 73.543 views
Sikat Gigi Memakai Pasta Gigi Apa Membatalkan Puasa?
17 June 2013, 02:21 | | 19.826 views
Zakat Mobil Sewa
15 June 2013, 03:06 | | 5.752 views
Mengapa Abu Hurairah Lebih Banyak Meriwayatkan Hadits?
14 June 2013, 00:34 | | 16.249 views
Bolehkah Anak Laki-laki Jadi Wali Nikah Ibunya Sendiri?
11 June 2013, 01:34 | | 16.171 views
Mensucikan Najis Dengan Kain Pel dan Pengharum
10 June 2013, 00:34 | | 9.719 views
Bagaimana Menentukan Keshahihan Hadits?
8 June 2013, 00:05 | | 7.371 views
Mewarnai Rambut dan Batasan Pendeknya Rambut bagi Akhwat
4 June 2013, 00:31 | | 9.869 views
Bolehkah Laki-Laki Memanjangkan Rambut?
3 June 2013, 23:55 | | 8.416 views
Pernikahan Anak Perempuan Adopsi
2 June 2013, 21:39 | | 5.680 views
Tidak Ada Label Halalnya, Haramkah?
29 May 2013, 23:48 | | 7.929 views
Bolehkah Menghapus Tanda Hitam di Dahi
27 May 2013, 22:29 | | 39.506 views
Wanita Melakukan Safar ke Luar Kota Tanpa Mahram
26 May 2013, 21:39 | | 12.962 views
Adakah Keringanan Berpuasa di Musim Dingin?
26 May 2013, 05:01 | | 5.365 views
26-30 Mei 16.18 WIB: Menit-Menit Mencocokkan Arah Kiblat
25 May 2013, 01:12 | | 6.160 views
Halal Haram Hukum Vaksinasi
24 May 2013, 01:59 | | 17.407 views
Hukum Menindik Telinga dan Memakai Anting bagi Wanita
22 May 2013, 23:36 | | 7.084 views
Bermewah-Mewahan dalam Islam, Haramkah?
20 May 2013, 22:34 | | 17.481 views
Adakah Kitab Sifat Shalat Nabi Yang Paling Sahih?
17 May 2013, 04:23 | | 11.130 views
Berinvestasi Untuk Melahirkan Ulama
16 May 2013, 00:28 | | 6.052 views
Hadits Tentang Bulan Rajab
15 May 2013, 00:44 | | 9.695 views
Ipar Dengan Ipar Saling Menikah, Bolehkah Hukumnya?
14 May 2013, 01:38 | | 26.663 views
Hukum Arisan
13 May 2013, 01:33 | | 8.851 views
Bolehkah Biaya Operasional Dakwah Dari Harta Haram?
8 May 2013, 22:20 | | 5.294 views
Bisakah Masuk Islam Secara Online?
6 May 2013, 22:14 | | 6.930 views
Manual Menjalankan Agama Islam di Jepang
5 May 2013, 20:16 | | 5.253 views
Apakah Jatuh Talak ketika Diucapkan Saat Marah?
5 May 2013, 20:15 | | 7.419 views
Jepang Lebih Islami dari Indonesia?
3 May 2013, 19:50 | | 9.462 views
Tayammum Harus Diulang-ulang Tiap Mau Shalat?
1 May 2013, 01:37 | | 7.137 views
Hubungan Antara Seorang Makmum Dengan Imamnya
29 April 2013, 21:27 | | 10.868 views
Hukum Mengenai Adopsi Anak
29 April 2013, 01:42 | | 5.790 views
Meninggalkan Shalat Karena Melahirkan, Apa Harus Diganti?
26 April 2013, 18:26 | | 9.145 views
Menjama Shalat Sesudah Tiba di Rumah, Bolehkah?
25 April 2013, 23:39 | | 21.698 views
Anak Zina Anak Siapa?
25 April 2013, 03:35 | | 8.302 views
Partai Islam Bersatu, Mimpikah?
24 April 2013, 00:23 | | 5.394 views
Kebolehan Menikahi Wanita Kristen, Masihkah Berlaku Hari Ini?
22 April 2013, 23:00 | | 9.486 views
Haramkah Menggunakan Biro Jasa dan Calo?
22 April 2013, 01:02 | | 7.262 views
Bolehkah Mendapat Komisi dari Penjualan?
20 April 2013, 22:05 | | 7.922 views
Apakah Rajam Syarat Diterimanya Taubat?
19 April 2013, 23:43 | | 20.172 views
Benarkah Mentalak Istri Waktu Haid Haram Hukumnya?
18 April 2013, 18:13 | | 5.966 views
Hadits Ahad Bukan Hujjah Dalam Aqidah, Benarkah?
18 April 2013, 00:07 | | 7.932 views
Bolehkah Menikah Tanpa Restu Orang Tua Pihak Lelaki?
16 April 2013, 22:40 | | 38.981 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah? (bag.2)
16 April 2013, 00:23 | | 8.776 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah?
15 April 2013, 21:59 | | 14.654 views
Pengantin Pria di Luar Negeri, Bisakah Akad Nikah?
14 April 2013, 23:00 | | 7.382 views
Bila Puasa Sudah Terlanjur Batal, Bolehkah Bersetubuh?
14 April 2013, 00:01 | | 31.548 views
Bolehkah Memutuskan Sesuatu Berdasarkan Undian?
13 April 2013, 04:51 | | 5.623 views

TOTAL : 2.278 tanya-jawab | 20,468,148 views