baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 6.534.116 views

Hukum Arisan | Ahmad Sarwat,Lc., MA | www.rumahfiqih.com

Hukum Arisan

Mon, 13 May 2013 01:33 - | Dibaca 4.797 kali | Bidang muamalat

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Langsung saja ya ustadz, bagaimankah sebenarnya hukum melakukan arisan yang biasanya pasti berbentuk uang menurut syariat Islam?

Sebab ada yang bilang tidak boleh karena kalau seseorang itu pas dikocok kebagian menang pertama kali jadinya seperti dibayarin oleh peserta lainnya, sementara untuk selanjutnya tidak ada jaminan bahwa yang sudah menang itu akan membayar secara konsisten untuk pemenang selanjutnya.

Demikian pertanyaan saya, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau sudah dipastikan tidak ada jaminan bahwa yang sudah menang itu akan membayar secara konsisten, memang hukumnya arisan yang semula halal akan berubah menjadi tidak lagi halal.

Hukumnya akan berubah menjadi haram, sebab telahterjadi unsur penipuan atau tindakan yang merugikan pihak lain. Dan semua transaksi yang mengandung penipuan atau dipastikan akan merugikan salah satu pihak adalah transaksi yang haram.

Padahal seharusnya sistem arisan yang biasa dilakukan di tengah masyarakat didasarkan pada kepercayaan sesama pengikut arisan, jauh dari unsur-unsur yang diharamkan. Umumnya kesepakatannya adalah bahwa tiap peserta arisan wajib ikut dan terus membayarsampai selesai putaran. Kapan pun dia menang.Tidak boleh berhenti di tengah jalan, meski sudah pindah. Paling tidak, boleh diteruskan oleh orang lain yang ditunjuk dan disepakati oleh semua pihak.

Secara umum, arisan ini dimanfaatkan untuk mengikat sesama peserta, mempererat hubungan silaturrahim, serta memastikan para peserta saling percaya dengan sesamanya. Walaupun terkadang ada juga yang memanfaatkan forum arisan untuk hal-hal lain yang kurang baik, misalnya untuk berghibah (bergunjing), pamer kekayaan, riya', ngegosip dan lainnya.

Namun sesungguhnya hal yang negatif atau positif ini bisa dipisahkan dari hukum sistem arisannya sendiri. Di mana hukum sistem arisan berdiri sendiri dan yang lainnya berdiri sendiri.

Biasanya sistem arisan RT RW yang berlaku di tengah masyarakat adalah sistem yang telah dibenarkan syariat. Selama tidak ada hal-hal yang mengandung penipuan, pengkhianatan, dharar, gharar, jahalah atau riba. Hukumnya halal dan tetap akan halal selama tidak terjadi pelanggaran dan penyelewenangan. Dan hukumnya baru akan berubah menjadi haram manakala hal-hal tersebut di atas terjadi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Rumah
Fiqih
Indonesia

 


baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 6,534,116 views

Lihat Sebelumnya


  • Bolehkah Biaya Operasional Dakwah Dari Harta Haram? | Wed, 8 May 2013 22:20 | 2.461
  • Bisakah Masuk Islam Secara Online? | Mon, 6 May 2013 22:14 | 3.831
  • Manual Menjalankan Agama Islam di Jepang | Sun, 5 May 2013 20:16 | 2.818
  • Apakah Jatuh Talak ketika Diucapkan Saat Marah? | Sun, 5 May 2013 20:15 | 4.133
  • Jepang Lebih Islami dari Indonesia? | Fri, 3 May 2013 19:50 | 6.005
  • Tayammum Harus Diulang-ulang Tiap Mau Shalat? | Wed, 1 May 2013 01:37 | 3.485
  • Hubungan Antara Seorang Makmum Dengan Imamnya | Mon, 29 April 2013 21:27 | 5.541
  • Hukum Mengenai Adopsi Anak | Mon, 29 April 2013 01:42 | 3.030
  • Meninggalkan Shalat Karena Melahirkan, Apa Harus Diganti? | Fri, 26 April 2013 18:26 | 5.377
  • Menjama Shalat Sesudah Tiba di Rumah, Bolehkah? | Thu, 25 April 2013 23:39 | 8.573
    Konsultasi Syariah | total 6534117 views

  •  



          1. Aqidah - 211
          2. Quran - 77
          3. Hadits - 89
          4. Fiqih - 78
          5. Thaharah - 104
          6. Shalat - 246
          7. Zakat - 75
          8. Puasa - 94
          9. Haji - 45
        10. Muamalat - 126
        11. Nikah - 208
        12. Mawaris - 109
        13. Kuliner - 65
        14. Qurban Aqiqah - 43
        15. Negara - 94
        16. Kontemporer - 133
        17. Wanita - 61
        18. Dakwah - 34
        19. Umum - 157

    Total : 2,063 artikel

    • Di rubrik ini tersimpan 2,063 artikel dari 4,404 pertanyaan yang sudah masuk.

    • Silahkan mengambil manfaat dari tulisan-tulisan ini, selain mengamalkannya juga mengajarkannya serta menyebarkannya. Mohon cantumkan sumber tulisan ini agar memudahkan siapa saja untuk merujuk kepada penulisnya.

    • Pastikan Anda mencari terlebih dahulu hal-hal yang ingin Anda ketahi sebelum mengirimkan pertanyaan.

    • Pertanyaan yang terkirim mungkin tidak semua terjawab, karena kami akan diseleksi lagi dari segi kelayakannya. Sebagiannya hanya akan dikirim jawabannya via email.