. .
 



baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 4,704,080 views

Bintang untuk Melempar Setan? | Ahmad Sarwat,Lc., MA | www.rumahfiqih.com

Bintang untuk Melempar Setan?

Thu, 19 April 2007 22:48 - 1798 | quran

Assalammualaikum Wr. Wb,

Saya ingin menanyakan maksud dari ayat ke 5 surat Al-Mulk yang berbunyi sebagai berikut:'

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. " (QS. 67:5)

Apakah ayat ini mengetengahkan bintang-bintang dijadikan alat untuk melempar setan secara harfiah? Padahal menurut ilmu pengetahuan modern bintang adalah merupakan benda langit yangsama bentuknya seperti matahari, dan dalam pikiran saya, bagaimana bintang (matahari) dapat dijadikan alat pelempar api?

Ayat ini juga sering dijadikan ledekan oleh orang non muslim yang mengatakan bahwa ayat ini menunjukan kemuskilan di dalam Al-quran karena menyatakan bintang (matahari) dijadikan alat untuk melempar setan.

Mohon pencerahan dari Bapak Ustadz, terima kasih sebelumnya

Wassalammualaikum Wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ayat yang anda maksud itu dalam bahasa arab aslinya begini:

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. " (QS. 67:5)

Allah SWT dalam ayat ini menggunakan kata mashabiih sebagai ungkapan yang kemudian sering diartikan sebagai bintang-bintang. Bentuk mufrad-nya (tunggal) adalah mishbah. Di dalam kamus, kata mishbah diartikan sebagai lampu, pelita, cahaya dan sesuatu yang menerangi.

Sebenarnya ada kata lain untuk menyebut bintang di dalam bahasa arab, yaitu najm. Dan Al-Quran punya satu surat yang judulnya An-Najm.

Bahkan ada kata najm yang maknanya bukan bintang, melainkan sering dipahami sebagai meteor, yaitu kata an-najmuts-tsaqib. Di dalam terjemahan sering diartikan sebagai bintang yang menembus.

Namun khusus pada ayat yang anda tanyakan, Allah SWT menggunakan istilah mishbah, yang artinya penerang atau lampu.

Dari sisi ilmu pengetahuan, tidak ada yang aneh bila seandainya kata mishbah itu kita artikan bintang. Dan bahwa bintang-bintang di langit itu dijadikan sebagai media untukmerajamsetan-setan. Justru karena bintang itu pada hakikatnya adalah matahari, malah pernyataan Al-Quran menjadi benar.

Di zaman dahulu, mungkin orang-orang beranggapan bahwa bintang itu benda-benda kecil yang seperti bintik-bintik kecil. Bahkan tidak tahu kalau bintang itu sangat besar dan merupakan bola gas pijar yang amat panas.

Hari ini justru kita tahu bahwa matahari selalu bergejolak, panasnya mencapai ribuan derajat, dan seringkali terjadi badai matahari (solar storm), di mana ada kekuatan lidah atau percikan api yang terlontar keluar. Lidah api inilah yang sangat masuk akal bila dijadikan perajam setan.

Para ilmuwan mengatakan bahwa badai matahari terbentuk karena terjadinya gejolak di atmosfer matahari yang dipicu terbentuknya bintik hitam (sunspot). Bintik hitam merupakan daerah yang mempunyai suhu lebih rendah dibanding daerah sekitarnya.

Kondisi tersebut memicu lidah api (solar flare) dan coronal mass ejection (CME) atau terlontarnya materi matahari yang juga mencapai bumi. Partikel-partikel berkecepatan tinggi dalam jumlah besar yang sampai ke mana saja, bahkan sampai ke atmosfer bumi menghasilkan aurora dan badai geomagnetik. Inilah yang disebut para astronom solar storm atau badai matahari.

Masih ingat peristiwa badai matahari pada bulan Oktober dan November 2003? Badai ini telah menyebabkan berbagai gangguan di lingkungan bumi, termasuk penampakan aurora yang sangat menakjubkan di kutub, kenaikan intensitas sabuk radiasi yang menyelimuti Bumi, dan bahkan mengganggu kinerja satelit. Badai matahari ini, bulan April lalu, secara mengejutkan telah menerpa pesawat Voyager 2 yang ketika itu berada pada jarak 11, 2 miliar km dari Matahari. Ini adalah bukti betapa dahsyatnya badai matahari tahun lalu itu.

Maka kalau Al-Quran mengatakan bahwa bintang-bintang itu menjadi alat perajam setan, justru sangat masuk akal.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Rumah
Fiqih
Indonesia

 


baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 4,704,080 views

Lihat Sebelumnya


  • Olahraga di Tempat Umum Bagi Muslimah | Thu, 19 April 2007 21:42 | 1465
  • Cara Mendoakan Orang yang Sudah Meninggal | Wed, 18 April 2007 22:53 | 1888
  • Menemukan Uang, Bolehkah Buat Biaya Persalinan? | Wed, 18 April 2007 22:26 | 1205
  • Bingung Pembagian Warisan | Wed, 18 April 2007 02:15 | 1207
  • Bisakah Kita Berbicara dengan Allah | Mon, 16 April 2007 23:47 | 1892
  • Belajar Islam Ikut Jamaah Hijrah | Mon, 16 April 2007 22:49 | 1728
  • Asal Segala Sesuatu Adalah Halal | Mon, 16 April 2007 06:09 | 1483
  • Haramkah Dapat Pinjaman dari Perusahaan? | Fri, 13 April 2007 03:58 | 1290
  • Lelaki dengan 2 Mantan Isteri | Fri, 13 April 2007 02:21 | 1201
  • Kewajiban Menyebarkan SMS | Thu, 12 April 2007 10:31 | 1128
    Konsultasi Syariah | total 4704081 views

  •  


    Pesan Disini


          1. Aqidah - 208
          2. Quran - 76
          3. Hadits - 86
          4. Fiqih - 74
          5. Thaharah - 103
          6. Shalat - 233
          7. Zakat - 74
          8. Puasa - 94
          9. Haji - 40
        10. Muamalat - 122
        11. Nikah - 203
        12. Mawaris - 105
        13. Kuliner - 63
        14. Qurban Aqiqah - 35
        15. Negara - 92
        16. Kontemporer - 129
        17. Wanita - 59
        18. Dakwah - 33
        19. Umum - 154

    • Di rubrik ini tersimpan 1,997 artikel dari 4,131 pertanyaan yang sudah masuk.

    • Silahkan mengambil manfaat dari tulisan-tulisan ini, selain mengamalkannya juga mengajarkannya serta menyebarkannya. Mohon cantumkan sumber tulisan ini agar memudahkan siapa saja untuk merujuk kepada penulisnya.

    • Pastikan Anda mencari terlebih dahulu hal-hal yang ingin Anda ketahi sebelum mengirimkan pertanyaan.

    • Pertanyaan yang terkirim mungkin tidak semua terjawab, karena kami akan diseleksi lagi dari segi kelayakannya. Sebagiannya hanya akan dikirim jawabannya via email.