Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tadarus Al-Quran | rumahfiqih.com

Tadarus Al-Quran

Wed 5 September 2007 01:09 | Quran | 5.508 views

Pertanyaan :

Bagaimana tadarus yang benar, apakah setelah teman membaca, kemudian dilanjutkan ayat berikutnya oleh teman yang lain atau setiap orang membaca sendiri-sendiri tanpa disimak oleh yang lain? Bagaimanacara tadarus nabi yang benar bagaimana pak Ustaz,

wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Istilah tadarus Al-Quran sebenarnya agak berbeda antara bentuk yang kita saksikan sehari-hari denganmakna bahasanya. Tadarus atau tadarusan biasanya berbentuk sebuah majelis di mana para pesertanya membaca Al-Quran bergantian. Satu orang membaca dan yang lain menyimak. Dan umumnya dilaksanakan di masjid atau mushalla di malam-malam bulan Ramadhan.

Padahal kata tadarus berasal dari asal kata darasa yadrusu, yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji dan mengambil pelajaran. Lalu ketambahan huruf ta' di depannya sehingga menjadi tadarasa yatadarasu, makamaknanya bertambah menjadisaling belajar, atau mempelajari secara lebih mendalam.

Adapun kegiatan 'tadarusan' yang kita lihat sehari-hari di negeri kita ini, sepertinya nyaris tanpa pengkajian makna tiap ayat, yang ada hanya sekedar membaca saja. Bahkan terkadang benar dan tidaknya bacaan itu, tidak terjamin. Karena tidak ada ustadz' yang ahli di bidang membaca Al-Quran.

Bentuk tadarusan seperti itu lebih tepat menggunakan istilah tilawah wal istima'. Kata tilawah berarti membaca, dan kata istima' berasal dari katasami'a yasma'u, yang berarti mendengar.

Membaca Al-Quran

Kalau para peserta sudah fasih dan menguasai teknik membaca Al-Quran yang baik, maka tidak mengapa bila masing-masing membaca sendiri-sendiri. Kalaupun mau disima' (didengarkan) juga tidak mengapa. Karena membaca dan mendengar sama-sama mendatangkan pahala.

Allah SWT telah memerintahkan kita selain untuk membaca, juga mendengarkan Al-Quran.

Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat .(QS. Al-A'rah: 204)

Namun apabila para seperti masih lemah bacaannya, sebaiknya mereka tidak dilepas membaca Al-Quran sendirian. Perlu ada ustadz yang membetulkan bacaannya. Sehingga yang perlu dilakukan bukan 'tadarusan', tetapi belajar membaca Al-Quran. Atau istilah yang sekarang populer adalah tahsin Al-Quran atau tahsin tilawah. Tahsin artinya membaguskan bacaan.

Tentu saja harus ada ustadz yang ahli dalam membaca Al-Quran. Dan tidak boleh seseorang dibiarkan membaca dengan salah baik makhraj maupun tajiwidnya. Mereka harus didampingi oleh yang sudah baik bacaannya, dibimbing dan dibenahi bacaannya dengan baik.

Tadarus di Masa Nabi

Tadarus dalam arti yang sebenarnya, yaitu mempelajari isi dan kandungan al-Quran di masa nabi SAW adalah dengan cara mempelajari beberapa ayat, setelah mendalam dan mengerti, baru diteruskan lagi beberapa ayat.

Dari Ibnu Mas’ud ra berkata: “Adalah seorang dari kami jika telah mempelajari 10 ayat maka ia tidak menambahnya sampai ia mengetahui maknanya dan mengamalkannya

Hadits ini di-shahih-kan oleh Syaikh Ahmad Muhammad Syakir dalam tahqiq-nya atas tafsir At-Thabari (I/80).

Bahwa mereka yang menerima bacaan dari Nabi SAW(menceritakan) adalah mereka apabila mempelajari 10 ayat tidak pernah meninggalkannya (tidak menambahnya) sebelum mengaplikasikan apa yang dikandungnya, maka kami mempelajari ilmu Al-Qur’an dan amalnya sekaligus.

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Menyelenggarakan Walimah Harus Pakai Hijab?
4 September 2007, 23:57 | nikah | 3.363 views
Niat Puasa Harus Tiap Malam atau di Awal Ramadhan Saja?
4 September 2007, 23:34 | puasa | 4.162 views
Haruskah Mengganti Sholat yang Kita Tinggalkan?
4 September 2007, 11:13 | shalat | 3.774 views
Memakai Batu Akik Sebagai Cincin?
3 September 2007, 01:49 | umum | 5.286 views
Pemikiran Tentang Pembangunan Masjid
3 September 2007, 01:22 | umum | 3.128 views
Apakah Harus Sholat Zhuhur Setelah Sholat Jumat?
31 August 2007, 02:04 | shalat | 4.277 views
Berapa Bagian Isteri yang Tidak Punya Anak
31 August 2007, 02:04 | mawaris | 3.275 views
Benarkah Nabi Isa Punya Ayah?
30 August 2007, 02:39 | quran | 3.917 views
Qiyamullail Setelah Tarawih
30 August 2007, 01:23 | shalat | 3.899 views
Jasad Para Nabi Apakah Masih Utuh?
29 August 2007, 03:18 | aqidah | 4.251 views
Wanita Hamil dan Menyusui Membayar Puasa atau Fidyah?
29 August 2007, 01:06 | puasa | 6.137 views
Apakah Membuat Komik Haram?
27 August 2007, 23:55 | kontemporer | 5.801 views
Hadits Haramnya Bermusuhan Lebih dari Tiga Hari
27 August 2007, 22:27 | hadits | 3.936 views
Apakah Harus Minta Ijin Orang Tua untuk Masuk Islam?
24 August 2007, 02:46 | nikah | 3.368 views
Hukum Sholat Berjamaah
23 August 2007, 23:35 | shalat | 5.636 views

TOTAL : 2266 artikel 17459882 views