. .
 



baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 5,419,557 views

Pelurusan Sejarah Bangsa | Ahmad Sarwat,Lc., MA | www.rumahfiqih.com

Pelurusan Sejarah Bangsa

Sun, 4 May 2008 23:08 - 1415 | kontemporer

Assalaamu'alaikum wr. wb.

Ustadz yang saya hormati, perkenalkan lebih dulu saya seorang kary. swasta yang setia membaca di eramuslim.com.

Beberapa kali eramuslim.com menurunkan article tentang sejarah bangsa Indonesia (RA. Kartini, Islam masuk ke Indonesia, Hari Kebangkitan Bangsa "yang memalukan", dll). yang mana hampir selalu bertentangan dengan yang diajarkan di sekolah meski dengan reference yang valid.

Yang ingin saya tanyakan:

1. Adakah seminar/ conference nasional yang membahas tentang pelurusan sejarah yang dihadiri para pakar sejarah?

2. Adakah ketetapan/ peraturan yang mengatur hari besar (Hari Kebangkitan Nasional)

3. Kalo ada. Sudahkah Pihak Eramuslim mengajukan tuntutan perubahan ketetapan hari besar yang baru

4. Selagi belum ada, bagaimana seorang siswa yang membaca article/ reference dari eramulim.com sedang dalam ujian ada soal seperti "Kapan Hari Kebangkitan Nas diperingati" harus menjawab?

Demikian ustadz, syukron atas jawabannya.

Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pembelokan sejarah adalah bagian dari penjajahan. Kalau kita mau tahu apakah bangsa kita atau khususnya umat Islam sudah merdeka sepenuhnya, bukan sekedar secara de jure, maka lihatlah pelajaran sejarah.

Seandainya sejarah masih mengecilkan peranan umat Islam, ketahuilah bahwa sebenarnya umat Islam masih tertindas.

Lho kok tertindas?

Ya, umat Islam masih tertindah, karena sejarah yang ditulis resmi oleh pemerintah ini memang masih mengecilkan peran dan arti umat Islam. Dan itulah yang dulu dilakukan oleh seorang orientalis Belanda, Dr. Scouck Hurgronje (1857-1936).

Sebagai penasihat militer Belanda, orang ini telah memberikan masukan yang sangat berarti, demi menjatuhkan perlawanan umat Islam Aceh melawan Belanda. Dan pemerintah militer Belanda saat itu memang menjadikannya sebagai rujukan dalam menghadapi perlawanan dan jihad umat Islam.

Ketika negeri kita merdeka, ternyata sejarah yang ditulis tentang umat Islam adalah sejarah versi Snouck ini. Salah satu bentuk pemalsuannya, dia mengatakan bahwa Islam baru masuk Indonesia pada abad ke-13, lewat para pedagang dari Gujarat.

Dan coba ingat-ingat lagi, bukankah memang informasi ini yang ditulis dan diajarkan di sekolah kita?

Padahal Prof. Dr. Buya Hamka, ulama kharismatik dan legendaris dari Sumtera Barat yang menulis tafsir Al-Azhar telah dengan tegas membantah 'hayalan' Snouck. Berdasarkan bukti-bukti yang otentik, ilmiyah dan disepakati para ahli sejarah, Buya Hamka dengan tegas mengatakan bahwa Islam telah sampai ke nusantara sejak abad pertama Hijriyah.

Bahkan Yazid bin Mu'awiyah, salah seorang shahabat atau tabiin, telah menginjakkan kaki di negeri kita. Dan itu terjadi pada abad ketujuh masehi.

Entah apa motivasinya, tapi Diknas masih saja menulis sejarah keliru yang sangat merugikan dan mengecilkan arti umat Islam. Dan kekeliruan itu tetap masih diajarkan hingga sekarang. Tentunya ini menjadi pe-er besar buat generasi muda muslim, yang kini banyak duduk di birokrasi.

Setidaknya harus ada keinginan kuat untuk meluruskan kembali sejarah umat Islam. Sebab yang tertulis dalam buku sejarah, adalah sejarah versi orang yang tidak suka pada agama ini. Dan sayangnya, begitu banyak umat Islam yang memang buta sejarah.

Kurikulum Pendidikan Yang Rancu

Bicara kurikulum pendidikan di negeri kita, harus kita akui masih banyak yang salah dan rancu. Bukan hanya urusan sejarah, bahkan yang sifatnya eksak dan ilmiyah sekalipun, masih saja kita dapati di sana sini yang keliru dan aneh.

Salah satunya adalah dalam ilmu fisika. Selama ini kita mengenal besaran massa dengan ons dan pond. Satu ons sering kita katakan sama dengan 100 gram. Dan satu pond kita kita katakan setara dengan 500 gram.

Tapi salah satu penelitian sederhana menyebutkan bahwa skala itu tidak dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan international. Kalau pun dunia international mengenal isitlah ons, yang benar adalah bahwa 1 ounce/ons/onza = 28, 35 gram dan bukan 100 gram.

Demikian juga, dalam skala baku yang dikenal di dunia ilmu pengetahuan, ternyata 1 pound = 453 gram dan bukan 500 gram. Dan 1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons).

Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker lulusan sekolah di negeri kita meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram? Bisa-bisa pasien pada mabok, karena salah racikan.

Jadi memang masih banyak sekali pekerjaan rumah bagi kita. Salah satunya memperbaiki kurikulum pendidikan anak-anak kita di level sekloah dasar dan menengah.

Setidaknya bisa kita lakukan melalui jaringan SDIT yang kini sudah mulai menyebar di berbagai tempat. Jangan sampai kita capek-capek bikin sekola, tapi ujung-ujungnya kurikulumnya tetap saja buatan orang kafir. Jangan sampai kita hanya jago bikin gedung, tapi kurang mengerti bagaimana membuat kurikulum pendidikan yang original, efisien, tepat guna dan bermanfaat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Rumah
Fiqih
Indonesia

 


baca versi HP | view by date | top hits | bidang | total 5,419,557 views

Lihat Sebelumnya


  • Menghukum Diri Sendiri Karena Berzina | Thu, 1 May 2008 04:51 | 1769
  • Ambil Keuntungan Dalam Transaksi | Tue, 29 April 2008 23:07 | 1511
  • Apakah Islam Dulu Penjajah? | Tue, 29 April 2008 01:15 | 1612
  • Ahlul Musibah Dilarang Keluar Rumah Sebelum 40 Hari Kematian | Mon, 28 April 2008 03:56 | 1858
  • Bolehkah Kita Menuduh Malaysia Maling? | Mon, 28 April 2008 03:18 | 1556
  • Benarkah Tidak Ada Azab Kubur? | Sat, 26 April 2008 00:30 | 2559
  • Hukum Hadiah dari Suatu Perlombaan yang Berasal dari Uang Pendaftaran | Thu, 24 April 2008 23:52 | 2224
  • Ribakah yang Saya Bayar? | Thu, 24 April 2008 23:45 | 1624
  • Haramkah Laba yang Saya Peroleh? | Thu, 24 April 2008 08:49 | 1590
  • Halalkah Bekicot? | Wed, 23 April 2008 00:13 | 2081
    Konsultasi Syariah | total 5419558 views

  •  


    Pesan Disini



          1. Aqidah - 208
          2. Quran - 76
          3. Hadits - 88
          4. Fiqih - 77
          5. Thaharah - 104
          6. Shalat - 235
          7. Zakat - 75
          8. Puasa - 94
          9. Haji - 44
        10. Muamalat - 123
        11. Nikah - 204
        12. Mawaris - 107
        13. Kuliner - 63
        14. Qurban Aqiqah - 41
        15. Negara - 94
        16. Kontemporer - 131
        17. Wanita - 60
        18. Dakwah - 33
        19. Umum - 154

    • Di rubrik ini tersimpan 2,025 artikel dari 4,245 pertanyaan yang sudah masuk.

    • Silahkan mengambil manfaat dari tulisan-tulisan ini, selain mengamalkannya juga mengajarkannya serta menyebarkannya. Mohon cantumkan sumber tulisan ini agar memudahkan siapa saja untuk merujuk kepada penulisnya.

    • Pastikan Anda mencari terlebih dahulu hal-hal yang ingin Anda ketahi sebelum mengirimkan pertanyaan.

    • Pertanyaan yang terkirim mungkin tidak semua terjawab, karena kami akan diseleksi lagi dari segi kelayakannya. Sebagiannya hanya akan dikirim jawabannya via email.