Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Makna Idul Fithri Bukan Kembali Menjadi Suci? | rumahfiqih.com

Makna Idul Fithri Bukan Kembali Menjadi Suci?

Tue 29 July 2014 09:35 | Puasa | 56.306 views

Pertanyaan :
Assalamu 'alakum wr. wb.

Saya adalah pembaca setia situs www.rumahfiqih.com. Mohon izin untuk menyampaikan pertanyaan seputar 'Idul Fitri' yang sedang kita rayakan.

Apa sebenarnya makna kata Idul Fitri? Benarkah artinya adalah kembali kepada fitrah atau kembali kepada kesucian? Apakah Ied itu berarti kembali? Apakah kata fitri itu sama dengan fitrah yang artinya suci?

Mohon penjelasan dari ustadz. Dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Makna lafadz Idul Fithri memang bukan kembali menjadi suci. Meskipun memang ada sedikit kemiripan dari dua kata itu, namun sebenarnya keduanya punya makna yang lain.

Justru karena kemiripan inilah makanya banyak orang silap dan keliru memaknainya. Bahkan para reposter televisi nasional kita pun latah ikut-ikutan keliru juga. Malah tidak sedikit para ustadz dan penceramah yang ikut-ikutan menyebarkan kekeliruan massal ini ini tanpa tahu ilmu dan sumbernya.

Makna 'Ied' Bukan Kembali

Kata 'Ied' (عيد) dalam Iedul Fithri sama sekali bukan kembali. Dalam bahasa Arab, Ied (عيد) berarti hari raya. Bentuk jamaknya a'yad (أعياد). Maka setiap agama punya Ied atau hari raya sendiri-sendiri.

Dalam bahasa Arab, hari Natal yang dirayakan umat Nasrani disebut dengan Iedul Milad (عيد الميلاد), yang artinya hari raya kelahiran. Maksudnya kelahiran Nabi Isa alaihissalam. Mereka merayakan hari itu sebagai hari raya resmi agama mereka.

Hari-hari kemerdekaan suatu negeri dalam bahasa Arab sering disebut dengan Iedul Wathan (عيد الوطن). Memang tidak harus selalu hari kemerdekaan, tetapi maksudnya itu adalah hari besar alias hari raya untuk negara tersebut.

Lalu kenapa banyak orang mengartikan Ied sebagai 'kembali'?

Nah itulah masalahnya. Banyak orang kurang mengerti bahasa Arab, sehingga bentuk sharf dari suatu kata sering terpelintir dan terbolak-balik tidak karuan.

Dalam bahasa Arab, kata kembali adalah 'aada - ya'uudu -'audatan (عاد - يعود - عودة). Memang sekilas hurufnya rada mirip, tetapi tentu saja berbeda jauh maknanya dari 'ied. Jadi kalau maksudnya mau bilang kembali, jangan sebut 'ied tetapi sebutlah 'audah.

Sayangnya, banyak ustadz, kiyai dan penceramah yang rada gegabah dalam masalah ini. Sudah salah dan keliru, bicaranya di layar kaca pula, ditonton jutaan pasang mata orang awam. Maka kekeliruan itu pun terjadi secara 'masif, terstruktur dan sistematis'.

Makna Kata Fithri Juga Bukan Suci

Dalam bahasa Arab kita mengenal dua kata yang nyaris mirip tetapi berbeda, yaitu fithrah (فطرة) dan fithr (فطر).

1. Makna Fithrah

Yang pertama adalah kata fithrah (فطرة). Jumlah hurufnya ada empat yaitu fa', tha', ra' dan ta' marbuthah. Umumnya fithrah diartikan oleh para ulama sebagai kesucian atau juga bermakna agama Islam. Seperti hadits berikut ini :

عَشْرٌ مِنَ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الأْظْفَارِ وَغَسْل الْبَرَاجِمِ وَنَتْفُ الإْبْطِ وَحَلْقُ الْعَانَةِ وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ

Ada sepuluh hal dari fitrah (kesucian), yaitu memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencukup bulu kemaluan dan istinjak (cebok) dengan air. ” (HR. Muslim).

Dan juga bermakna agama Islam, sebagimana hadits berikut ini :

مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلاَّ وُلِدَ عَلىَ الفِطْرَةِ أَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ وَيُنَصِّرَانِهِ وَيُمَجِّسَانِهِهِ

Tidak ada kelahiran bayi kecuali lahir dalam keadaan fitrah (muslim). Lalu kedua orang tuanya yang akan menjadikannya yahudi, nasrani atau majusi. (HR. Muslim)

2. Makna Fithr

Sedangkan kata fithr (فطر) sangat berbeda maknnya dari kata fithrah. Memang sekilas keduanya punya kemiripan. Tetapi coba perhatikan baik-baik, ternyata kata fithr itu hurufnya cuma ada tiga saja, yaitu fa', tha' dan ra', tanpa tambahan huruf ta' marbuthah di belakangnya.

Apakah perbedaan huruf ini mempengaruhi makna?

Jawabnya tentu saja mempengaruhi makna. Keduanya punya makna yang berbeda dan amat jauh perbedaannya.

Dalam bahasa Arab, kata fitrh (فطر) bermakna makan atau makanan dan bukan suci ataupun keislaman. Pembentukan kata dasar ini bisa menjadi makan pagi, yaitu fathur (فطور), dan juga bermakna berbuka puasa, yaitu ifthar (إفطار). 

Disinilah banyak orang yang rancu dan kurang bisa membedakan makna. Dikiranya fithr itu sama saja dengan fithrah. Sehingga dengan ceroboh diartinya seenaknya menjadi kembali kepada fitrah.

Coba perhatikan, betapa banyak kita menyaksikan kekeliruan demi kekeliruan yang dipajang dengan bangga, padahal keliru. Baliho yang dipasang, kartu ucapan selamat, bahkan SMS yang dikirimkan, termasuk televisi nasional ramai-ramai menganut kekeliruan massal ini, tanpa pernah teliti dan bertanya kepada ahlinya.

Makna Idul Fithr

Kalau kita jujur dengan istilah aslinya, sesungguhnya kata 'Idul Fithri' itu bukan bermakna kembali kepada kesucian. Tetapi yang benar adalah Hari Raya Makanan.

Dan hari raya Islam yang satunya lagi adalah Idul Adha, tentu maknanya bukan kembali kepada Adha, sebab artinya akan jadi kacau balau. Masak kembali kepada hewan qurban? Idul Adha artinya adalah hari raya qurban (hewan sembelihan).

Bahwa setelah sebulan berpuasa kita harus kembali menjadi suci, mencusikan hati, mensucikan pikiran dan mensucikan semuanya, tentu memang harus. Cuma, jangan kemudian main paksa istilah yang kurang tepat. Mentang-mentang kita harus kembali suci, lalu ungkapan 'Idul Fithri' dipaksakan berubah makna menjadi 'kembali suci'.

Hari Raya Makan?

Ya memang sejatinya pada hari itu umat Islam diwajibkan untuk makan dan haram untuk berpuasa. Berpuasa para tanggal 1 Syawwal justru haram dan berdosa bisa dilakukan.

Dan sunnahnya, makan yang menjadi ritual itu dilakukan justru sebelum kita melaksanakan shalat Idul Fithri. Lihat tulisan sebelumnya :  Makan Dulu Sebelum Shalat Iedul Fithri

Dan oleh karena itulah kita mengenal syariat memberi zakat al-fithr, yang maknanya adalah zakat dalam bentuk makanan. Tujuannya sudah jelas, agar tidak ada yang tersisa dari orang miskin yang berpuasa hari itu dengan alasan tidak punya makanan. Dengan adanya zakat al-fithr, maka semua orang bisa makan di hari itu.

Dan hari raya umat Islam disebut dengan 'Iedul Fithr, yang secara harfiyah bermakna hari raya untuk makan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA


Baca Lainnya :

Ketentuan Khutbah Idul Fithri
28 July 2014, 03:00 | | 11.604 views
Masalah Haul pada Zakat Emas Perak dan Tabungan
27 July 2014, 18:00 | | 11.389 views
Makan Dulu Sebelum Shalat Iedul Fithri
27 July 2014, 04:01 | | 7.258 views
Shalat Pakai Sepatu dan Sandal, Bolehkah?
26 July 2014, 02:00 | | 14.879 views
Sahur On The Road, Sunnah Atau Bid'ah?
25 July 2014, 03:00 | | 5.751 views
Qunut Pada Shalat Witir, Bid'ahkah?
24 July 2014, 05:13 | | 9.816 views
Benarkah Zionis Yahudi Keturunan Kera dan Babi?
23 July 2014, 06:14 | | 8.718 views
Bagaimana Cara Melakukan Qunut Nazilah
22 July 2014, 18:46 | | 28.928 views
Bolehkah Wanita Berhias Dengan Mewarnai Kuku Jarinya?
18 July 2014, 10:20 | | 8.110 views
Mengapa Witir Dua Rakaat Plus Satu?
17 July 2014, 05:00 | | 11.196 views
Bagaimana Puasanya Para Pekerja Berat
16 July 2014, 01:00 | | 12.710 views
Hukum Menggunakan Uang Elektronik
15 July 2014, 01:23 | | 7.705 views
Zakat Mal untuk Pembangunan Masjid
13 July 2014, 05:52 | | 14.805 views
Adakah Hak Israel atas Palestina?
13 July 2014, 03:04 | | 10.047 views
Lailatul Qadar : Tanggal Berapa Yang Benar?
12 July 2014, 05:00 | | 15.458 views
Apa yang Dimaksud dengan Imsak?
11 July 2014, 13:54 | | 31.195 views
Sudah Terlanjur Shalat Witir Masih Bolehkah Tahajjud?
9 July 2014, 06:40 | | 11.977 views
Baru Tahu Ternyata Uang Tabungan Harus Dizakati
7 July 2014, 05:43 | | 12.320 views
Hadits Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah
5 July 2014, 21:43 | | 11.888 views
Merokok Membatalkan Puasa, Kalau Terhisap Asap Rokok?
4 July 2014, 08:00 | | 22.540 views
Ramadhan dan 'Setan' Televisi
3 July 2014, 06:00 | | 7.504 views
Kewajiban Zakat Hadiah Qiyas Dari Zakat Rikaz, Benarkah?
2 July 2014, 07:00 | | 8.034 views
Tujuh Perbedaan Antara Zakat dan Pajak
1 July 2014, 05:00 | | 8.141 views
Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan
29 June 2014, 13:11 | | 9.836 views
Posisi Tangan Ketika Beri'tidal Bersedekap atau Tidak?
28 June 2014, 06:35 | | 14.014 views
Disebut Tarawih Berarti Istirahat, Apa Hubungannya?
27 June 2014, 07:00 | | 11.668 views
Banyak Pilihan Pendapat, Mana Yang Paling Benar?
26 June 2014, 07:07 | | 6.494 views
Puasa Sunnah Menjelang Ramadhan, Tidak Bolehkah?
22 June 2014, 07:11 | | 26.857 views
Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah?
21 June 2014, 06:00 | | 44.695 views
Lafadz Ulama Dalam Al-Quran dan Hadits
20 June 2014, 06:00 | | 10.096 views
Apakah Jilbab Itu Harus Berupa Gamis Lebar dan Cadar?
19 June 2014, 05:30 | | 17.219 views
Wajibkah Rejeki Dari Hadiah, Bonus dan THR Dizakatkan?
18 June 2014, 06:00 | | 13.558 views
Ramadhan Belum Sempat Mandi Janabah Terlajur Shubuh
17 June 2014, 05:40 | | 9.169 views
Hafal Quran Tapi Tidak Tahu Hukum Agama
16 June 2014, 06:34 | | 11.521 views
Bolehkah Aqiqah Kambing Diganti Sapi?
15 June 2014, 07:07 | | 63.660 views
Hukum Menshalati Jenazah Yang Sudah Dikubur
14 June 2014, 05:00 | | 6.728 views
Bagian Mana Dari Tubuh Calon Istri Yang Boleh Dipandang?
13 June 2014, 05:00 | | 24.212 views
Benarkah Keledai Itu Hewan Yang Haram Dimakan?
12 June 2014, 07:00 | | 22.996 views
Perbedaan Antara Khitbah Dan Pertunangan
11 June 2014, 06:00 | | 11.712 views
Mati Bunuh Diri, Apakah Jenazahnya Dishalatkan?
10 June 2014, 06:01 | | 14.332 views
Rumah Cicilan Ini Milik Ayah Atau Milik Ibu?
9 June 2014, 05:05 | | 5.777 views
Zakat Profesi dan Zakat Maal
6 June 2014, 05:48 | | 38.321 views
Bagi Waris Buat Satu Istri dan Dua Anak Laki Dua Anak Perempuan
5 June 2014, 05:12 | | 28.077 views
Perbedaan Hukum Ta'zir Dengan Hukum Hudud
4 June 2014, 05:00 | | 15.039 views
Warisan Ayah Dikuasai Ibu Tiri
3 June 2014, 06:12 | | 9.026 views
Menyesal Mentalak Tiga Istri, Bolehkah Istri Pura-pura Menikah Dulu Dengan Orang Lain?
2 June 2014, 04:25 | | 14.407 views
Apakah Bayi Yang Lahir Tidak Bernyawa Harus Dishalatkan?
1 June 2014, 11:45 | | 6.060 views
Benarkah Zakat Jual Beli Tidak Dikenal Dalam Syariat?
30 May 2014, 10:00 | | 5.722 views
Apakah Dalam Shalat Tarawih Makmum Tidak Wajib Baca Fatihah?
29 May 2014, 05:02 | | 28.698 views
Ghibah dalam Memilih Capres, Bolehkah?
28 May 2014, 08:23 | | 7.604 views

TOTAL : 2.279 tanya-jawab | 20,503,013 views