Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Cara Melamar Calon Istri Yang Islami | rumahfiqih.com

Cara Melamar Calon Istri Yang Islami

Mon 21 January 2013 03:54 | Nikah | 85.056 views

Pertanyaan :
Assalamualikum rumah fiqih.

Insya dalam waktu dekat saya akan melamar seorang wanita, tapi pengetahuan saya belum mengetahui tentang tata cara melamar yang sesuai contoh Nabi Muhammad SAW.

Mohon do'a nya agar bisa berlangsung secepatnya,

Terima kasih atas jawabanya

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Melamar yang islami itu adalah melamar yang tidak melanggar ketentuan syariah. Tentang teknik dan gayanya, silahkan disesuaikan dengan adat dan kebiasaan yang berlaku pada tiap masyarakat.

Perbedaan Khitbah Dengan Pertunangan

Makna khitbah dalam bahasa Indonesia ada bermacam terjemahan, antara lain bermakna melamar atau meminang. Namun khitbah tidak selalu sama dengan pertunangan.

Pertunangan adalah semacam upacara atau ritual tertentu yang meresmikan bahwa suatu pasangan itu sepakat mau menikah nantinya. Budaya ini datang dari Barat, biasanya ditandai dengan disematkannya cincin pertunangan di jari masing-masing calon pasangan.

Sedangkan bertunangan sendiri bukan sesuatu yang original datang dari syariah Islam. Bisa saja orang menggelar acara pertunangan, tetapi di dalamnya belum tentu berupa khitbah. Atau kadang sebenarnya merupakan khitbah, tetapi diberi nama pertunangan. Sebab antara keduanya memang ada perbedaan yang mendasar.

Perbedaannya terletak pada langkahnya. Khitbah adalah pengajuan lamaran atau pinangan kepada pihak wanita. Namun pengajuan ini sifatnya belum lantas berlaku, karena belum tentu diterima. Pihak wanita bisa saja meminta waktu untuk berpikir dan menimbang-nimbang atas permintaan itu untuk beberapa waktu.

Apabila khitbah itu diterima, maka barulah wanita itu menjadi wanita yang berstatus makhthubah (مخطوبة), yaitu wanita yang sudah dilamar, sudah dipinang, atau bisa disebut dengan wanita yang sudah dipertunangkan.

Namun apabila khitbah itu tidak diterima, misalnya ditolak dengan halus, atau tidak dijawab sampai waktunya, sehingga statusnya menggantung, maka wanita itu tidak dikatakan sebagai wanita yang sudah dikhitbah. Dan pertunangan belum terjadi.

Kepada Siapa Khitbah Diajukan?

Berbeda dengan yang sering kita saksikan di dalam film Barat, atau di sinetron sesat tentang melamar seorang wanita, Islam punya prinsip melamar yang unik.

Kalau di Barat sana, laki-laki melamar seorang wanita untuk dijadikan istri. Posisinya biasanya si laki-laki berlutut di depan wanita yang ingin dilamarnya itu, sambil mengulurkan cincin pertunangan.

Tetapi dalam syariat Islam, lamaran itu bukan diajukan kepada wanita, melainkan kepada ayah kandung sebagai wali dari wanita. Sebab beliau lah nantinya yang akan menikahkan, kalau lamaran itu diterima dan pernikahan terjadi.

Jadi dalam Islam tidak akan dikenal ungkapan,"Will you marry me?'. Yang ada adalah pengajuan seorang laki-laki kepada ayah kandung wanita yang ingin dinikahinya, setidak-tidaknya berbunyi,"Kalau diizinkan, perkenankan Saya ingin menikahi puteri Bapak".

Namun biasanya urusan melamar ini dilakukan tidak langsung oleh calon suami, melainkan dengan mengajak juga orang tuanya. Sehingga nanti yang menyampaikan lamaran itu pihak orang tua laki-laki kepada pihak orang tua calon istri.

Belum Harus Diumumkan

Berbeda dengan pernikahan yang disunnahkan untuk diumumkan, sunnahnya lamaran itu tidak diumumkan, tetapi dilakukan secara tertutup atau terbatas.

Mengapa demikian?

Karena lamaran itu belum lagi merupakan kepastian sebuah pernikahan. Setelah melamar, bisa saja lamaran itu diterima dan bisa saja tidak. Atau bisa saja diterimanya nanti setelah beberapa waktu berlalu.

Nah, kalau belum apa-apa, sebuah lamaran sudah diumumkan, maka kalau ternyata tidak sampai ke jenjang pernikahan, tentu akan jadi sia-sia saja. Lain halnya kalau sudah sampai kepada akad nikah, maka sunnahnya memang diumumkan.

Pengajuan Lamaran Belum Berarti Sah dan Diterima

Penting juga untuk dicatat bahwa yang namanya pengajuan lamaran itu bukan berarti sudah mengesahkan calon istri sebagai wanita yang berstatus makhtubah. Namun harus ada jawaban dulu dari pihak wanita tentang apakah lamaran ini diterima atau tidak.

Kalau diterima, maka status calon istri itu menjadi makhtubah, sehingga sejak saat itu hingga pernikahan berlangsung, dirinya sudah tidak boleh lagi menerima lamaran laki-laki lain. Atau sampai lamaran itu dimentahkan atau dibatalkan oleh salah satu pihak, baik oleh pihak lak-laki maupun oleh pihak perempuan.

Calon Istri Belum Masih Wanita Ajnabi Yang Haram Diapa-apakan

Banyak orang keliru memahami, bahwa mentang-mentang sudah terjadi lamaran, seolah-olah sudah layaknya jadi suami istri. Orang tua lantas membolehkan pasangan ini kemana-mana berduaan, bahkan tidak sedikit mereka yang sudah mendahului melakukan percumbuan sampai zina bersetubuh.

Sayang sekali pandangn keliru ini kemudian dianggap biasa, seiring dengan masuknya gaya hidup hedonis dan permisif yang melanda umat Islam. Masyarakat seolah membolehkan kalau pasangan yang belum sah jadi suami istri berduaan dan melakukan apa-apa yang sebenarnya belum boleh mereka lakukan.

Dua Jenis Khitbah

Dalam menyampaikan khitbah dikenal ada dua macam metode, yaitu tashrih (تصريح) dan ta'ridh (تعريض).

1. Tashrih

Yang dimaksud dengan tashrih (تصريح) adalah ungkapan yang jelas dan tegas, dimana khitbah disampaikan dengan menggunakan ungkapan yang tidak bisa ditafsirkan apapun kecuali hanya khitbah. Seperti kalimat berikut ini :

Saya melamar dirimu untuk kujadikan istriku

atau

Bila masa iddahmu sudah selesai, Aku ingin menikahi dirimu

Para ulama sepakat bahwa tashrih ini bila disampaikan kepada wanita yang masih belum boleh dikhitbah, seperti wanita yang belum usai masa iddahnya, hukumnya haram. Dasarnya adalah firman Allah SWT :

وَلاَ تَعْزِمُواْ عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىَ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ

Dan janganlah kamu ber`azam untuk beraqad nikah, sebelum habis `iddahnya.(QS. Al-Baqarah : 235)

Namun khitbah dengan cara tashrih ini boleh disampaikan bila wanita yang dikhitbah memang seorang wanita yang bebas dari ikatan pernikahan dan hal-hal yang sejenisnya.

2. Ta'ridh

Yang dimaksud dengan ta'ridh (تعريض) adalah penyampaian khitbah yang menggunakan kata bersayap, sehingga bisa ditafsirkan menjadi khitbah atau juga bisa bermakna sesuatu yang lain di luar khitbah. 

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabaakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

 


Baca Lainnya :

Manhaj Majelis Tarjih Muhammadiyah
21 January 2013, 01:48 | | 10.755 views
Hak Waris Anak
20 January 2013, 21:31 | | 6.189 views
Minuman 0.00% Alkohol dengan Rasa Beer
19 January 2013, 13:20 | | 8.152 views
Nikah Gantung
19 January 2013, 12:13 | | 13.250 views
Cara Bayar Hutang Kepada Almarhum
19 January 2013, 01:55 | | 12.648 views
Ternyata Suami Istri Saudara Sesusuan, Bagaimana Nasib Pernikahan Mereka?
19 January 2013, 01:11 | | 9.994 views
Benarkah Quran Menetapkan Bahwa Matahari Mengelilingi Bumi?
18 January 2013, 21:12 | | 9.986 views
Sampai Kapan Kita Masih Jadi Musafir?
16 January 2013, 20:51 | | 11.405 views
Minta Dana Pembangunan Masjid di Tengah Jalan Bikin Macet
15 January 2013, 23:17 | | 7.695 views
Bolehkah Menabung di Bank Tanpa Ambil Bunga?
15 January 2013, 21:31 | | 8.536 views
Mana Sajakah Bacaan Rukun dan Sunah Dalam Shalat
15 January 2013, 02:58 | | 22.804 views
HP Terinstal Quran Dibawa Masuk WC, Bolehkah?
15 January 2013, 02:20 | | 21.109 views
Beberapa Contoh Judi Terselubung
15 January 2013, 01:51 | | 11.215 views
Bolehkah Nyicil Bayar Padi
14 January 2013, 04:19 | | 4.795 views
Apakah Takhrij Hadits Termasuk Hasil Ijtihad
14 January 2013, 03:46 | | 5.738 views
Adakah Tanda Bahwa Taubat Kita Diterima Allah
13 January 2013, 22:06 | | 50.261 views
Anggota Keluarga Murtad, Kita Menanggung Dosa Tujuh Turunan?
12 January 2013, 21:55 | | 9.455 views
Membasuh Kepala Tapi Tak Sehelai Rambut Pun Basah
12 January 2013, 07:00 | | 8.035 views
Rumah Kebanjiran Quran Terandam
12 January 2013, 00:19 | | 5.228 views
Anak Saya Bertanya Kenapa Daging Babi Haram?
11 January 2013, 01:00 | | 6.853 views
Daun Ganja untuk Masakan
11 January 2013, 01:00 | | 6.051 views
Mengundang Makan Orang Non-Muslim
11 January 2013, 00:00 | | 5.660 views
Berdoa Dalam Shalat Pakai Bahasa Indonesia
10 January 2013, 01:25 | | 13.967 views
Shalat Sembari Membaca Mushaf Al-Quran
9 January 2013, 23:30 | | 8.207 views
Adakah Mazhab Salaf?
9 January 2013, 01:37 | | 39.371 views
Hak Waris untuk Anak Perempuan Tunggal
8 January 2013, 10:01 | | 5.775 views
Poligami dalam Pandangan Syariah
7 January 2013, 22:57 | | 8.469 views
Menikah dalam Kondisi Hamil
7 January 2013, 22:12 | | 8.512 views
Imam Membaca Surat Pendek Makmum Membaca Al-Fatihah
6 January 2013, 22:23 | | 49.361 views
Harta Istri dan Suami Apabila Cerai
6 January 2013, 20:47 | | 17.373 views
Kalung Emas Tidak Dizakati Selama 20 Tahun
5 January 2013, 21:23 | | 6.549 views
Keluar dari Suatu Jamaah, Murtadkah Saya?
4 January 2013, 15:08 | | 7.222 views
Benarkah Pemeluk Madzhab Syafi'i Ahli Bid'ah?
4 January 2013, 02:00 | | 13.846 views
Talfiq Antar Mazhab, Apa Maksud dan Pengertiannya
4 January 2013, 01:22 | | 15.197 views
Istri Menikah Lagi Sebelum Habis Masa 'Iddah
4 January 2013, 00:47 | | 6.109 views
Perbedaan Antara Syariah dan Fiqih
3 January 2013, 02:50 | | 25.950 views
Jawaban Shalat Istikharah Apakah Harus Mimpi?
3 January 2013, 01:05 | | 15.436 views
Haruskah Memilih Satu Jama'ah Tertentu?
3 January 2013, 00:46 | | 7.472 views
Shalat Jama' Qasar dan Batasan Luar Kota
2 January 2013, 03:44 | | 17.169 views
Nabi dan Rasul Selain Muhammad SAW Beragama Apa Ya?
1 January 2013, 23:55 | | 7.912 views
Adakah 'Bidadara' di Surga Nanti?
1 January 2013, 23:47 | | 9.365 views
Apakah Uang Kertas Haram?
1 January 2013, 04:14 | | 7.827 views
Hukum Mawaris dan Konsep Keluarga Dalam Islam
1 January 2013, 02:58 | | 4.857 views
Khawatir Dzikir Bersama Malam Tahun Baru Jadi Budaya
31 December 2012, 12:25 | | 6.291 views
Berteman tapi Mesra
31 December 2012, 12:05 | | 6.733 views
Cara Elegan Dalam Menghadapi Pemikiran Liberal
31 December 2012, 02:12 | | 7.221 views
Hubungan Fiqih dan Etika
29 December 2012, 04:37 | | 5.123 views
Merry Christmas BUKAN Merry X'Mas
29 December 2012, 03:23 | | 8.184 views
Shalat di Majid yang Ada Kuburannya, Bolehkah?
28 December 2012, 03:18 | | 6.829 views
Bagaimana Cara Merelakan Suami Berpoligami?
27 December 2012, 11:28 | | 6.410 views

TOTAL : 2.279 tanya-jawab | 20,503,027 views