Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah? | rumahfiqih.com

Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah?

Sat 21 June 2014 06:00 | Puasa | 44.398 views

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Ustadz yang dimuliakan Allah. Perkenankan saya ingin bertanya tentang fenomena umat Islam ramai-ramai ke kuburan menjelang masuknya bulan Ramadhan.

1. Apa hukum ziarah kubur ini dan untuk apa sebenarnya kita berziarah kubur?

2. Hal-hal apa saja yang dilarang ketika seorang berziarah kubur?

3. Ada orang yang bilang bahwa ziarah kubur menjelang Ramadhan itu harus dilakukan sebagai ibadah ritual tahunan kita, sehingga kalau sampai tidak dikerjakan akan berdosa. Apa benar hal ini pak Ustadz?

Demikian pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita setiap menjelang datangnya bulan Ramadhan, banyak lokasi kuburan umum yang dipadati peziarah. Di Jakarta ini, jalanan menjadi agak macet, karena para peziarah seringkali memarkir kendaraannya di pinggir jalan pada bahu jalan yang sebenarnya dilarang parkir. Maka ramailah tukang-tukang parkir liar sibuk dengan pekerjaan kagetannya.

Begitu juga dengan tukang kembang, mereka menangguk rejeki yang musimnya hanya setahun sekali ini. Mereka sibuk berjualan bunga, air mawar dan berbagai macam asesoris urusan berziarah ke kuburan.

Dan para peziarah sendiri seringkali tanpa disadari secara kompak mengenakan kostum khas, pakaian atasan dan bawahan berwarna hitam, tidak lupa berkaca mata juga hitam, dan payung penahan panas matahari, yang entah siapa yang mengkoordinir, ternyata berwarna hitam juga.

Fenomena ini kalau kita perhatikan, nyaris menjadi sebuah tradisi tahunan, khususnya menjelang datangnya bulan Ramadhan, dan ditambah dengan hari Raya Idul Fithri.

Hukum Ziarah Kubur

Lalu apa hukum berziarah kubur dan bagaimana dasar dalil dari urusan ziarah kubur ini?

Dalam syariat Islam, awalnya Rasulullah SAW mengharamkan ziarah kubur. Alasannya saat itu karena para shahabat masih belum terbiasa untuk berziarah kubur tanpa melakukan kemusyrikan. Mengingat sebelum memeluk Islam, orang-orang Arab sudah terbiasa menyembah kuburan, meminta dan berdoa serta memberikan berbagai persembahan kepada ruh yang ada di dalam kubur. Sehingga Rasulullah SAW melihat sebaiknya ziarah kubur itu dilarang terlebih dahulu.

Setelah bertahun-tahun berjalan, dan kedalaman iman dan aqidah para shahabat dianggap telah kokoh dan mantap, tanpa ada resiko jatuh kepada jenis-jenis kesyirikan dalam kubur, akhirnya kemudian ziarah kubur itu dibolehkan kembali. Beliau dalam hal ini bersabda :

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ القُبُورِ أَلاَ فَزُوْرُوْهَا

“Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah-kubur. Namun sekarang berziarah lah.” (HR. Muslim)

Tujuan Ziarah Kubur

Setidaknya ada dua tujuan utama kenapa kita berziarah kubur, selain karena memang ada perintah langsung dari Rasulullah SAW. Yang pertama melembutkan hati dan mengingatkan kematian dan yang kedua bertujuan untuk mendoakannya.

1. Melembutkan Hati dan Ingat Mati

Ziarah kubur adalah bagian dari syariat Islam yang diperintahkan dengan sah, dalam kapasitas ibadah sunnah. Di antara tujuan berziarah kubur sebagaimana dijelaskan di dalam riwayat dari Al-Hakim, hikmahnya adalah agar peziarah ini dapat melembutkan hati, berlinang air mata serta mengingatkan akan kematian dan hari akhir.

Tujuan ini disebutkan di dalam sabda beliau SAW :

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ القُبُورِ أَلاَ فَزُوْرُوْهَا فَإِنَّهَا تَرِقُ القَلْبَ وَتَدْمَعُ العَيْنَ وَتُذْكِرُ الآخِرَةَ وَلاَ تَقُولُوا هَجْرًا

“Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah-kubur. Namun sekarang ketahuilah, hendaknya kalian berziarah kubur. Karena ia dapat melembutkan hati, membuat air mata berlinang, dan mengingatkan kalian akan akhirat namun jangan kalian mengatakan perkataan yang tidak layak (qaulul hujr).” (HR. Al-Hakim)

Jadi tema utama ziarah kubur yang sesuai dengan syariah adalah ingat mati, bersedih demi melembutkan hati yang keras.

Al Munawi berkata bahwa tidak ada obat yang paling bermanfaat bagi hati yang kelam selain berziarah kubur. Dengan berziarah kubur, lalu mengingat kematian, akan menghalangi seseorang dari maksiat, melembutkan hatinya yang kelam, mengusir kesenangan terhadap dunia, membuat musibah yang kita alami terasa ringan. Ziarah kubur itu sangat dahsyat pengaruhnya untuk mencegah hitamnya hati dan mengubur sebab-sebab datangnya dosa. Tidak ada amalan yang sedahsyat ini pengaruhnya.

Karena itu kalau direnungkan, adalah kurang tepat bila ziarah kubur ini dilakukan di hari-hari yang bahagia, seperti hari Raya Idul Fithri. Bukan tidak boleh atau haram, tetapi tema ziarah kubur pada dasarnya adalah tema kesedihan, sedangkan hari Raya bertema kegembiraan, bahkan orang yang berpuasa saja dilarang di hari Raya Idul Fithri. Maka kalau di hari itu justru kita datang ke kuburan, ada yang agak terasa janggal.

2. Mendoakan Yang Mati

Selain untuk mengingat mati, ziarah kubur tentu saja bermanfaat untuk kebaikan yang menghuni kubur. Sebab Rasulullah SAW telah mengajarkan kita untuk mendoakan orang yang di dalam kubur, mulai dari salam ketika datang hingga memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa-dosanya, serta mendoakan kebaikan-kebaikan.

كَيْفَ أَقُولُ لَهُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ قُولِي السَّلاَمُ عَلىَ أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِيْنَ وَالمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ اللهُ المُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالمُسْتَأْخِرِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلاَحِقُوْنَ

Aisyah bertanya: Apa yang harus aku ucapkan bagi mereka (shahibul qubur) wahai Rasulullah? Beliau bersabda ”Ucapkanlah, Salam sejahtera untuk kalian wahai kaum muslimin dan mukminin penghuni kubur. Semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului dan juga orang-orang yang diakhirkan. Sungguh, Insya Allah kami pun akan menyusul kalian”. (HR. Muslim)

Hal-Hal  Yang Dilarang Dalam Ziarah Kubur

Untuk itu agar ziarah kubur yang kita lakukan diterima Allah SWT sebagai ibadah, maka kita wajib menjaga dan menghormati ketentuan dan larangan yang telah Allah tetapkan.

Di antara yang dilarang dalam perbuatan ini yaitu berdoa dan memohon kepada ahli kubur agar mendapat rejeki yang banyak, agar mendapatkan jodoh untuk pasangan hidup, agar naik pangkat dan jabatan, agar dimenangkan dalam pemilu atau pilkada, dan juga untuk mendapatkan bocoran nomor judi buntut.

Sebab yang diminta tidak lebih mampu dari yang meminta. Sebab keduanya sama-sama makhluk Allah SWT yang tidak berdaya, khususnya mereka yang sudah wafat dan berada di alam barzakh.

Dan termasuk perbuatan yang keliru dalam ziarah kubur adalah memohon kepada ahli kubur petunjuk agama dari perkara hukum-hukum syariah. Bertanya dan meminta petunjuk ilmu agama bukan dengan cara ke kuburan, melainkan dengan cara menuntut ilmu agama secara serius, telaten dan berkesinambungan.

Juga diharamkan memberikan sesajen, sesembahan, sembelihan hewan, dengan keyakinan bahwa semua itu akan membahagiakan ahli kubur.

Tabur bunga dan siram air mawar pun sesungguhnya tidak ada manfaatnya bagi ahli kubur, kecuali sekedar keindahan bagi orang yang hidup.

Ramadhan dan Ziarah Kubur

Adapun perintah secara khusus untuk berziarah kubur menjelang bulan Ramadhan sebenarnya nyaris tidak ada dalil yang bersifat eksplisit. Sehingga hukumnya tidak secara khusus disunnahkan, apalagi diwajibkan. Maka bila Anda tidak ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan, sebenarnya Anda tidak melanggar ketentuan apapun, kecuali sekedar 'agak berbeda' dengan kebiasaan masyarakat di tempat Anda tinggal.

 

 


Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA


Baca Lainnya :

Lafadz Ulama Dalam Al-Quran dan Hadits
20 June 2014, 06:00 | | 10.083 views
Apakah Jilbab Itu Harus Berupa Gamis Lebar dan Cadar?
19 June 2014, 05:30 | | 17.201 views
Wajibkah Rejeki Dari Hadiah, Bonus dan THR Dizakatkan?
18 June 2014, 06:00 | | 13.476 views
Ramadhan Belum Sempat Mandi Janabah Terlajur Shubuh
17 June 2014, 05:40 | | 9.151 views
Hafal Quran Tapi Tidak Tahu Hukum Agama
16 June 2014, 06:34 | | 11.502 views
Bolehkah Aqiqah Kambing Diganti Sapi?
15 June 2014, 07:07 | | 63.597 views
Hukum Menshalati Jenazah Yang Sudah Dikubur
14 June 2014, 05:00 | | 6.721 views
Bagian Mana Dari Tubuh Calon Istri Yang Boleh Dipandang?
13 June 2014, 05:00 | | 24.191 views
Benarkah Keledai Itu Hewan Yang Haram Dimakan?
12 June 2014, 07:00 | | 22.972 views
Perbedaan Antara Khitbah Dan Pertunangan
11 June 2014, 06:00 | | 11.702 views
Mati Bunuh Diri, Apakah Jenazahnya Dishalatkan?
10 June 2014, 06:01 | | 14.316 views
Rumah Cicilan Ini Milik Ayah Atau Milik Ibu?
9 June 2014, 05:05 | | 5.773 views
Zakat Profesi dan Zakat Maal
6 June 2014, 05:48 | | 37.911 views
Bagi Waris Buat Satu Istri dan Dua Anak Laki Dua Anak Perempuan
5 June 2014, 05:12 | | 28.062 views
Perbedaan Hukum Ta'zir Dengan Hukum Hudud
4 June 2014, 05:00 | | 15.031 views
Warisan Ayah Dikuasai Ibu Tiri
3 June 2014, 06:12 | | 9.004 views
Menyesal Mentalak Tiga Istri, Bolehkah Istri Pura-pura Menikah Dulu Dengan Orang Lain?
2 June 2014, 04:25 | | 14.387 views
Apakah Bayi Yang Lahir Tidak Bernyawa Harus Dishalatkan?
1 June 2014, 11:45 | | 6.053 views
Benarkah Zakat Jual Beli Tidak Dikenal Dalam Syariat?
30 May 2014, 10:00 | | 5.714 views
Apakah Dalam Shalat Tarawih Makmum Tidak Wajib Baca Fatihah?
29 May 2014, 05:02 | | 28.600 views
Ghibah dalam Memilih Capres, Bolehkah?
28 May 2014, 08:23 | | 7.599 views
Bolehkah Memilih Pendapat Yang Mana Saja?
27 May 2014, 05:00 | | 7.717 views
Suami Menelan Air Susu Istri, Apakah Jadi Mahram?
26 May 2014, 05:20 | | 17.375 views
Batasan Peran Negara Dalam Menegakkan Syariat Islam
25 May 2014, 07:30 | | 5.854 views
Saya Sedang Menjalani Masa Iddah, Apa Saja Yang Haram Saya Lakukan?
23 May 2014, 20:20 | | 23.023 views
Apakah Bacaan Quran Harus Khatam Pada Sebulan Shalat Tarawih?
22 May 2014, 09:00 | | 6.468 views
Belum Membai'at Khalifah, Mati Jahiliyyah Kah?
21 May 2014, 06:45 | | 11.521 views
Apa Yang Dimaksud Dengan Haji Qiran, Ifrad dan Tamattu?
19 May 2014, 06:05 | | 39.868 views
Mengapa Banyak yang Tidak Menerapkan Hukum Waris?
18 May 2014, 06:29 | | 7.005 views
Membaca Al-Qur'an Latinnya Saja
17 May 2014, 21:00 | | 40.703 views
Posisi Duduk Masbuk Saat Imam Tahiyat Akhir
15 May 2014, 06:07 | | 17.957 views
Masbuk Meneruskan Rakaat Tertinggal, Rakaat Manakah Yang Diganti?
14 May 2014, 10:07 | | 13.506 views
Bolehkah Qadha' Puasa Dicicil Tiap Senin dan Kamis?
13 May 2014, 04:45 | | 102.102 views
Benarkah Harta Asal Harus Kembali ke Asal?
12 May 2014, 04:05 | | 6.291 views
Melunasi Kredit Lebih Cepat Jadi Turun Harga, Bolehkah?
10 May 2014, 11:00 | | 7.342 views
Apakah Kredit Saya Sudah Sesuai Syariah?
9 May 2014, 08:40 | | 13.978 views
Shalat Jum'at di Aula
8 May 2014, 07:20 | | 8.580 views
Bagaimana Seharusnya Kostum Pemain Negara Islam yang Ikut Piala Dunia
7 May 2014, 04:40 | | 8.609 views
Kapan Makmum Dapat Satu Rakaat?
5 May 2014, 08:10 | | 10.740 views
Mazhab Dalam Islam
4 May 2014, 13:46 | | 19.353 views
Hukum Ternak Cacing
2 May 2014, 07:01 | | 19.830 views
Wudhu Tanpa Membuka Jilbab
1 May 2014, 04:12 | | 9.743 views
Bagaimana Hukumnya Dokter Kandungan/Bersalin Laki-Laki?
30 April 2014, 12:57 | | 21.430 views
400 Penumpang Pesawat Mau Shalat Semua, Bagaimana Caranya?
29 April 2014, 05:12 | | 5.524 views
Menthalaq Isteri Saat Haidh
28 April 2014, 06:37 | | 5.146 views
Meninggal di Hari Jum'at Bebas Siksa Kubur?
26 April 2014, 06:36 | | 23.959 views
Ijab Qabul, Harus Wudhu?
25 April 2014, 06:59 | | 11.133 views
Bolehkah Suami Melihat Kemaluan Isterinya?
24 April 2014, 05:13 | | 20.650 views
Non Muslim Menanyakan Kenapa Babi Haram?
23 April 2014, 06:50 | | 11.371 views
Nikah Jarak Jauh
22 April 2014, 06:53 | | 10.745 views

TOTAL : 2.278 tanya-jawab | 20,468,107 views