Madzhab Fiqih Zaidiyah | rumahfiqih.com

Madzhab Fiqih Zaidiyah

Ahmad Zarkasih, Lc Wed 26 March 2014 21:37 | 11568 views

Bagikan lewat

Kalau mendengar fiqih syiah, mungkin yang terlintas di fikiran kita nikah mut’ah. Memang benar bahwa umumnya fiqih syiah mengakui adanya kawin kontrak alias nikah mut’ah.

Menarik untuk dicatat, ternyata dalam litelatur fiqih Zaidiyah –salah satu dari golongan syiah- nikah mut’ah justru ditentang dan tidak dibenarkan. Dan penting juga untuk diketahui, bahwa syiah tidak hanya satu kelompok saja melainkan terdiri dari banyak kelompok, mazhab fiqih dan juga golongannya. Salah satunya mazhab fiqih Zaidiyah yang akan kita bahas ini.

Madzhab Fiqih Zaidiyah adalah madzhab Fiqih para pengikut Imam Zaid bin Ali Zainal-Abidin. Beliau adalah salah satu imam ahli bait (keluarga Nabi), yang merupakan cucu dari sayyidina Ali bin Abi thalib dari jalur Husain.

Keberadaan fiqih madzhab Zaidiyah ini secara keseluruhan diakui dan diterima para ulama ahlussunnah sebagai mazhab fiqih resmi. Artinya madzhab fiqih Zaidiyah adalah madzhab fiqih yang diterima dan boleh diamalkan oleh muslim dimana saja, karena sudah mendapat pengakuan.

Sebagaimana kita ketahui setidaknya ada 7 madzhab fiqih yang diakui keberadaan oleh ulama dan telah disepakati atas kebolehan mengikuti madzhab-madzhab tersebut. Mereka adalah:

  1. Madzhab Imam Abu Hanifah An-Nu’man (150 H)
  2. Madzhab Imam Zaid bin Ali (122 H)
  3. Madzhab Imam Ja’far Al-Shadiq (148 H)
  4. Madzhab Imam Anas bin Malik (179 H)
  5. Madzhab Imam Muhammad bin Idris Al-Syafi’i (204 H)
  6. Madzhab Imam Ahmad bin Hanbal (241 H)
  7. Madzhab Imam Abu Daud Al-Dzahiri (270 H)

Kemudian, dalam kitab Ushul Al-Madzahib Al-Islamiyah, Syeikh Muhammad Abu Zahrah menambahkan satu madzhab lagi, yaitu madzhab Imam Ibnu Taimiyyah (728 H). Namun sejatinya beliau adalah pengikut madzhab Imam Ahmad bin Hanbal.

Tidak Banyak Berbeda Dengan Ahlu Sunnah

Madzhab fiqih Zaidiyah adalah madzhab fiqih syiah yang paling dekat dengan ahli sunnah, sebagaimana umumnya pengakuan banyak ulama.

Al-Ustadz Muhammad Al-Khudhari Bik dalam kitabnya  Tarikh Al-Tasyri’ Al-Islami, menyebutkan alasan kenapa madzhab Zaidiyah banyak diterima oleh Ahlu sunnah. Alasan yang paling utama karena madzhab ini tidak sama sekali menghina Shaikhan; Abu Bakar dan Umar bin Khathtab. Mereka hanya lebih mendahulukan atau mengutamakan Ali bin Abi Thalib ketimbang keduanya.

Ulama mencatat setidaknya hanya ada 3 perbedaan mendasar dimana fiqih madzhab Zaidiyah menyelisihi para ulama ahlussunnah. Dan ini juga yang dituliskan oleh Sheikh Al-Hafnawi dalam kitabnya Al-Fath Al-Mubin fi Ta’riif Musthalah Al-Fuqaha’ wa Al-Ushuliyiin

  1. Mereka tidak mengakui masyru'iyah al-mashu ‘ala al-khuffain (mengusap dua khuf)
  2. Mereka juga mengharamkan laki-laki muslim menikah dengan seorang wanita kitabiyah, baik Nasrani atau Yahudi. Sedangkan madzhab fiqih Ahli Sunnah membolehkan itu.
  3. Mereka mengharamkan sembelihan selain muslim, sedangkan madzhab fiqih ahli sunnah membolehkan memakan sembelihan Ahli Kitab.

Hanya di ketiga masalah ini saja madzhab fiqih Zaidiyah berselisih dengan madzhab fiqih Ahli Sunnah.

Madzhab fiqih Zaidiyah ini termasuk madzhab Syiah yang tidak diskriminatif dalam menerima hadits. Mereka juga menerima hadits-hadits yang diriwayatkan oleh selain pengikut syiah itu sendiri. Mereka menerima riwayat tsiqah (orang terpercaya) dari kalangan ahli sunnah, sebagaimana mereka juga menerima riwayat tsiqah dari kalangan mereka sendiri.

Bukan hanya menerima, mereka juga menjadikannya sebagai dalil atas sebuah hukum. Disinilah letak titik penyebab kenapa banyak pendapat Imam Zaid atau madzhab Zaidiyah secara keseluruhan tidak banyak berbeda dengan madzhab-madzhab Fiqh Ahli sunnah. Ternyata ada kesamaan jalur riwayat yang digunakan.

Berbeda dengan madzhab Syiah Imamiyah yang tidak mau menerima riwayat tsiqah selain dari kalangannya sendiri. Jadi wajar saja, banyak pendapat fiqih Syiah Imamiyah yang berbeda dengan madzhab Ahli Sunnah, bahkan dengan madzhab Zaidiyah sekalipun.

Imam Zaid Menerima Riwayat Dengan Adil

Salah satu faktor yang membuat Imam Zaid begitu adil menerima periwayatan dari kalangan ulama ahlusunnah karena pandangannya yang memang berbeda dari kelompok syiah lainnya, khususnya tentang Imamah.

Kelompok syiah mayoritas berkeyakinan bahwa kepemimpinan setelah Rasulullah SAW wafat itu seharusnya diserahkan kepada Ali bin Abi Thalib dan bukan Abu Bakar atau Umar. Dalam aqidah yang tertanam di dada mereka, Nabi SAW telah mewasiatkan tongkat khilafah kepada Ali secara langsung, dan bukan dengan dipilih atau musyawarah.

Dalam pandangan mereka, hanya keturunan Alawiyin-lah yang pantas menduduki kursi kepimpinan. Sementara Abu Bakar dan Umar dianggap telah merampas kepimpinan dari tangan Ali. Karena itu mereka berdua layak mendapat ejekan dan hinaan. Bahkan kebenciannya melebar sampai memusuhi juga siapa pun yang mengakui kekhalifahan Abu Bakar dan Umar. Salah satu bentuknya adalah menolak semua periwayatan hadits dari seluruh shahabat nabi ridhwanullahi 'alaihim, kecuali hanya beberapa orang yang mereka anggap sebagai ahlulbait.

Ini jelas berbeda dengan apa yang ditunjukkan oleh Imam Zaid bin Ali. Beliau memang masih memandang bahwa yang seharusnya mendapat kursi kepimpinan selepas wafatnya Nabi SAW adalah Ali bin Abi Thalib. Tetapi tidak mengapa juga kalau bukan Ali yang jadi khalifah, cuma dianggap kurang afdhal. Dalam pandangan mereka, Ali tetap yang terbaik.

Imam Zaid memandang bahwa Ali adalah sebaik-baik sahabat, tetapi tidak mencela atau mencaci-maki Abu Bakar atau Umar. Dan tentunya juga tidak mengkafirkan. Justru pemikiran seperti itu adalah objek yang selalu diluruskan oleh Imam Zaid kepada pengikutnya.

Kita akan takjub dengan apa yang dilakukan oleh Imam Zaid kalau kita tahu bagaimana kerasnya upaya beliau dalam meluruskan pandangan para kelompok syiah terhadap Abu Bakar dan Umar. Imam Al-Syihristani dalam kitabnya Al-Milal wa Al-Nihal (1/153) menyebutkan hal ini dengan tegas.

Maka masuk akal kalau mazhab Zaidiyah sama sekali tidak mempermasalahkan periwayatan hadits dari semua shahabat, walaupun tidak mendukung Ali sebagai khalifah. Yang terpenting ialah hadits itu diriwayatkan oleh orang yang tsiqah dan mendapat rekomendasi dari tsiqah lainnya yang sezaman. Maka hadits itu mereka terima apa adanya.

Al-Majmu’ Al-Kabir

Banyak dari para pendiri mazhab fiqih yang tidak menuliskan sendiri  fatwa dan ijtihadnya. Tetapi para muridnya yang kemudian menuliskan dan membukukan fatwa serta ijtihad para Imam tersebut.

Imam Abu Hanifah tidak menuliskan fatwa-fatwa Fiqihnya. Akan tetapi madzhab Imam Abu Hanifah terbukukan oleh muridnya yaitu Ya’qub Abu Yusuf (182 H) dan Muhammad (bin Hasan Al-Syaibani (189 H).

Hal yang sama terjadi dalam madzhab Zaidiyah ini. Imam Zaid bin Ali tidak menuliskan sendiri pendapat-pendapat fiqihnya. Madzhabnya kemudian tersebar atas jasa salah seornag muridnya, Abu Khalid bin Amr bin Khalid Al-Wasithy[1]. Beliau lah yang membukukan riwayat-riwayat Imam Zaid bin Ali.

Riwayat haditsnya disebut dengan Majmu’ Al-hadits, sedangkan riwayat fiqih-nya (fatwa dan ijtihad) disebut dengan Majmu’ Al-Fiqh. kedua kitab induk ini disebut oleh kebanyakan ulama Zaidiyah dengan istilah Al-Majmuu’ Al-Kabiir.

Dan kitab ini mendapat sambutan baik dari hampir seluruh ulama zaidiyah di zamannya dan zaman setelahnya, bahkan sampai sekarang.

Zaidiyah Bukan Rafidhah

Banyak orang kurang cermat dengan menyama-ratakan seluruh kelompok syiah, bahwa semuanya sesat dan jahat. Padahal kalau agak teliti sesungguhnya syiah dan kelompok-kelompok yang dinisbatkan sebagai syiah penuh dengan pernak-pernik.

Memang umumnya kelompok syiah menempatkan Abu Bakar dan Umar sebagai perampas kekuasaan. Dan umumnya mereka meyakini bahwa kursi khilafah hanya boleh diduduki hanya oleh Alawiyin saja. Yang lain tidak boleh.

Tetapi syiah Zaidiyah lain sendiri. Mereka justru menentang itu semua. Imam Zaid bin Ali berseberangan pandangan dengan kelompok Rafidhah (artinya: penolak/penentang). Justru mereka menolak semua penghinaan kepada Abu Bakar dan Umar. Dan malah sebutan rafidhah  itu sendiri disematkan oleh Imam Zaid bin Ali kepada mereka yang menentang kemuliaan sahabat Abu Bakr dan Umar.

Dalam kitab Musnad Imam Zaid bin Ali (hal. 11) diceritakan bahwa beliau (Imam Zaid) pernah didatangi sekelompok orang dari kalangan syiah yang sangat membenci Abu Bakar dan Umar. Mereka berkata:

“Wahai Imam (Zaid), Tabarro’ (berlepas diri lah!) dari Abu Bakar dan Umar (maksudnya, lepaskan diri dari penghormatan kepada Abu Bakr dan Umar). Kalau kau sudah ber-tabarro’ dari keduanya, kami akan membaiat anda wahai Imam!”

Imam Zaid dengan tegas menjawab: “Tidak! Aku tidak akan berlepas diri dari mereka berdua (Abu Bakr dan Umar)”. Mereka menanggapi: “kalau gitu, kami menolakmu (Rafdh)”.

Imam Zaid tanpa basa basi menjawab,"Baik, pergilah kalian. Kalian semua adalah penolak/penentang! (Rafidhah)”

Sejak saat itulah istilah 'rafidhah' digunakan bagi mereka yang membenci dan menentang sayyidina Abu Bakr dan sayyidina Umar. Dan nama 'zaidiyah'  digunakan bagi mereka yang mengikuti Imam Zaid dalam pandangannya terhadap Abu Bakar dan Umar.

Cerita ini juga dinukil oleh Sheikh Ali bin Ibrahim Al-Halabi dalam kitabnya, Al-Sirah Al-Halabiyah (2/49).

Imam Zaid bin Ali    

Beliau hidup di masa yang sama dengan Imam Abu Hanifah, yaitu ketika pergolakan politik dan perpindahan kekuasaan antara Bani Umayah dan Ahl Bait. Yang menyedihkan ialah beliau hidup di zaman banyak dari keluarga dibunuh, termasuk kakek beliau sendiri yaitu Husain bin Ali bin Abi Thalib. Karena itu banyak sejarawan menyebut bahwa hidupnya Imam Zaid penuh dengan air mata dan kesedihan.      

Beliau lahir antara tahun 75 – 80 Hijriyah, dan besar dalam lingkungan para ahli agama dari kalangan alawiyin. Tak tahan dengan tekanan yang diberikan oleh pemerintahan Bani Umayah yang ketika itu dipimpin oleh Hisyam bin Abd. Malik, akhirnya beliau pindah ke Syam dan juga Madinah dan menetap lama di kota Nabi SAW itu.

Beliau berguru dalam fiqih ahlulbait kepada Imam Muhammad bin Al-Hasan yang merupakan sepupu ayahnya, Imam Ali Zainal-Abidin bin Al-Husain. Dan juga mengambil ilmu dari kakaknya, Imam Muhammad Al-Baqir, seorang ahli fiqih Syiah ketika itu.

Hebatnya, beliau tidak hanya bergaul dengan kalangan alawiyin saja tetapi juga kepada semua kalangan. Maka wajar kalau muridnya pun banyak yang bukan dari kalangan alawiyin, diantara yang masyhur ialah Imam Abu Hanifah, dan juga Sufyan Al-Tsauri.

Tentang kecerdasannya, Imam Al-Zirikly, dalam kitabnya Al-A’lam menukil pujian Imam Abu Hanifah kepada Imam Zaid. Imam Abu Hanifah berkata:

“Aku tidak melihat ada yang lebih pintar dari Imam Zaid di zamannya, dan juga tidak menemukan orang yang bisa secepat Imam Zaid dalam menjawab pertanyaan, serta lugas penjelasannya”

Beliau wafat tahun 122 Hijriyah dalam peperangan di kufah.

Wallahu a’lam.



[1] Tidak dipastikan tahun wafat beliau. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Taqriib Al-Tahdziib mengatakan bahwa beliau meninggal setelah tahun 120 H. sedangkan Imam Abu Zahroh mengatakan bahwa ia wafat antara tahun 150 – 175 Hijriyah.


Baca Lainnya :

Model Penulisan Kitab Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 March 2014, 13:41 | 4.970 views
Mantan Ustadz
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 22 March 2014, 08:27 | 10.073 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 5.761 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 4.847 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 5.248 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Kalau Awam Boleh Ijtihad
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 September 2017, 08:03 | 4.751 views
Mampu atau Tidak Berkurban? Ini Standarnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2017, 06:31 | 3.927 views
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 4.690 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 6.656 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 9.460 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 9.807 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 11.148 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 8.125 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 8.009 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 9.472 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 15.208 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 7.283 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 6.321 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 7.982 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 14.953 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 7.729 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 8.807 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 12.463 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 18.525 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 10.837 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 6.406 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 15.915 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 9.583 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 10.664 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 7.933 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 6.434 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 13.909 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 5.451 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 45.976 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 6.702 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 15.082 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 8.973 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 7.019 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 6.940 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 8.724 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 11.568 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 7.130 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 5.844 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 6.029 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 6.243 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 6.778 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 6.164 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 9.380 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 8.401 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 8.331 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 5.157 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 6.919 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 5.308 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 8.471 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 6.077 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 8.309 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 6.018 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 7.872 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 5.460 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 6.408 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 8.893 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 5.020 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 8.359 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 13.023 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 13.823 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 7.412 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 13.398 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 8.588 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 7.224 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 8.411 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 7.914 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 12.657 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 10.687 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 10.749 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 7.093 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 12.900 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 14.184 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 8.379 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 7.573 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 7.506 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 13.361 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 11.046 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 9.208 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 9.428 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 5.394 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 7.700 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 8.405 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 6.707 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 9.804 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 8.059 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 6.863 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 5.933 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 17.984 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 13.383 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 8.883 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 14.120 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 6.276 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 7.454 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 7.209 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 6.751 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 7.506 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 7.308 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 9.236 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 7.542 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 6.384 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 5.668 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 11.395 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 6.594 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 6.446 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 6.661 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 8.801 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA59 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA48 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA23 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc15 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc13 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Isnawati, Lc., MA9 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Siti Chozanah, Lc7 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Maharati Marfuah Lc4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan
Luki Nugroho, Lc0 tulisan
Nur Azizah, Lc0 tulisan
Wildan Jauhari, Lc0 tulisan
Syafri M. Noor, Lc0 tulisan
Ipung Multinigsih, Lc0 tulisan
Solihin, Lc0 tulisan
Teuku Khairul Fazli, Lc0 tulisan

Jadwal Shalat DKI Jakarta

7-12-2019
Subuh 04:07 | Zhuhur 11:46 | Ashar 15:12 | Maghrib 18:02 | Isya 19:16 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img