2. 4. Apa Hukumnya Makan Hadiah Tetangga Non Muslim Sisa Ritual Mereka

Apa Hukumnya Makan Hadiah Tetangga Non Muslim Sisa Ritual Mereka


YAS-2 : Tue, 21-11-2017 | Ahmad Sarwat, Lc., MA
1.Benarkah Kalau Sedang Haid Tidak Boleh Membaca Al Quran Atau Memegang Mushaf?
2.Bagaimana Hukumnya Safar Atau Bepergian Tanpa Mahram Zaman Sekarang?
3.Bagaimana Kalau Haid Telah Selesai Tapi Besoknya Keluar Cairan Seperti Haid Tapi?
4.Apa Hukumnya Makan Hadiah Tetangga Non Muslim Sisa Ritual Mereka
5.Adakah Penjelasan Tentang Hukum KPR Subsidi Pemerintah Akadnya Benar Namun Bank Nya Pakai Bank Konvensional

Apa Hukumnya Makan Makanan Hadiah Tetangga Non Muslim Sisa Ritual Mereka

 

Pertanyaan

 

Assalamualaikum Ustadz, mau tanya apa hukum memakan jajanan atau buah-buahan dari tetangga saya yang beragama Hindu. Soalnya menurut informasi yang saya dapatkan, bahwa makanan tersebut sebelum diberikan kepada tetangga, makanan tersebut untuk acara ritual mereka. Apakah ini halal

 

Jawaban

 

Begini. Halal atau tidak halalnya makanan ini, dilihat dari 2 sisi.

 

Ada makanan yang sifatnya terbuat dari hewan, sifatnya hewani.  Nah untuk itu, kalau untuk mau halal, dia harus disembelih. Penyembelihnya itu kalaulah bukan orang yang beragama Islam, boleh orang-orang ahlul Kitab, seperti Yahudi atau Nasrani. Sebagaimana disebutkan di dalam al-quran al Maidah ayat 5, yang artinya, ... makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Alkitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka ... (QS. Al-Maidah : 5). Jadi setidaknya disembelih oleh orang Muslim atau ahli kitab, baru halal dan bisa kita makan.

 

Sedangkan kalau yang menyembelihnya bukan beragama Islam, bukan beragama Yahudi atau  Nasrani, maka memang sembelihan itu dalam syariat Islam, dianggap tidak menghalalkan hewan tersebut. Ini kalau bahan-bahan nya (makanan yang diberikan kepada kita dari tetangga tersebut), berbentuk hewani seperti jadi daging, dan sebagainya.

 

Adapun kalau buah-buah, sayuran dan sebagainya, maka tidak ada ketentuan penyembelihan (karena bukan hewan). Bahwa dia (makanan yang diberikan kepada  kita) sudah dijadikan sebagai sesaji  dan sebagainya, sesuai kepercayaan tetangga “kita” yang ber agama Hindu, maka hal ini tidak ada kaitannya dengan Halal Haram, karena tidak ada proses “penyembelihan” (karena bukan hewani).  Seandainya yang diberikan pada kita itu wujudnya daging misalnya (makanan dari hewani), yang memang harus disembelih, tentu saja haram hukumnya bila disembelih bukan oleh orang Islam atau ahlul Kitab. Tapi kalau dia adalah buah-buahan,  dan sebagainya (bukan makanan hewani) yang diberikan kepada kita, maka tidak ada kaitanya dengan masalah keharaman. Mau itu sudah dijadikan ritual, sesaji dan lain sebagainya, maka tidak ada kaitannya.

 

Wallahua’lam

 

Ust Ahmad Sarwat Lc.MA

more . . .