Lihat per Bulan : ( 11 12 - 2017) ( 1 2 3 4 5 6 - 2018)


7. 5. Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat Tanpa Basmalah, Sah Atau Tidak Shalatnya?

Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat Tanpa Basmalah, Sah Atau Tidak Shalatnya?


YAS-7 : Thu, 7-12-2017 | Ahmad Sarwat, Lc., MA
1.Hukum Memakai Uang Yang Didapat Dari Menang Undian
2.Bolehkah Orang Yang Shalat Sunnah Bermakmum Kepada Orang Yang Shalat Wajib? Haruskah Menepuk Pundak?
3.Bolehkah Menjama Shalat Karena Macet?
4.Bolehkah Shalat Duduk Tidak Berdiri Karena Sakit Atau Perjalanan?
5.Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat Tanpa Basmalah, Sah Atau Tidak Shalatnya?
< Eps. SesudahEps. Sebelum >

Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat Tanpa Basmalah, Sah Atau Tidak Shalatnya?

 

Pertanyaan;

Bagaimana hukumnya seseorang shalat membaca surat Al Fatihah namun tidak membaca basmalah di awalnya?

 

Jawaban;

Kalau dalam pandangan para ulama yang menganggap bahwa basmalah itu bagian dari surat Al-Fatihah, ternyata dia tidak baca basmalah maka Al-Fatihah hanya kekurangan 1 ayat, kekurangan 1 ayat berarti dianggap belum baca surat Al-Fatihah. Kalau tidak baca surat Al-Fatihah shalatnya juga tidak sah maka harus diulangi dengan membaca basmalah tapi memang kita harus tahu juga bahwa ada sebagian ulama yang menganggap bahwa basmalah itu bukan ayat pertama dari surat Al-Fatihah walaupun tetap menghitung 7 ayat tapi ayat pertama adalah bukan Bismillah tetapi Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Para ulama dikalangan mazhab Hanafi & Maliki punya pendapat demikian.

 Jadi kalau orang yang bermazhab Hanafi / Maliki dari awal memang mereka menegaskan bahwa bismillah itu bukan bagian dari Al-Fatihah, sehingga kalau dalam mazhab Hanafi tetap disunnahkan membaca basmalah walaupun “dibolehkan” . Tapi dalam mazhab Maliki malah sebaliknya, haram membaca basmalah. Tapi dalam prakteknya dua-duanya hanya bacaan alhamdulillahirobbil ‘alamin sebagai ayat yang pertama, berbeda dengan dua mazhab yang berikutnya yaitu Syafi'i dan Hambali. Dua-duanya sepakat mengatakan bahwa basmalah bagian dari surat Al-Fatihah wajib dibaca. Cuma bedanya kalau mazhab Syafi'i dibaca dari awal sudah jahr sebagaimana ayat kedua, ketiga dan sebagainya, sementara dalam mazhab hambali basmalahnya dibaca dengan sir tapi wajib dibaca (wajib dibaca tapi tidak dengan keras). Oleh karena itu maka tergantung mazhabnya, kalau mazhabnya dia Syafi’i  atau Hambali wajib baca basmalah sebagai bagian dari surat Al-Fatihah, kalau tidak dibaca maka Al-Fatihahnya tidak sah, jika Al-Fatihah tidak sah berarti shalatnya pun tidak sah. Sebaliknya jika Ia bermazhab Maliki / Hanafi yang memang aslinya tidak menganggap bahwa Basmalah bagian dari surat Al-Fatihah, dia tidak baca Basmalah tidak mengapa Al-Fatihahnya sudah sah dan salatnya tentu juga sudah sah. Jadi kira-kira tergantung dari mazhab yang dipeluk selama ini, yang dipeluk berarti yang dia pelajari selama ini yang mana memang dia menggunakan mazhab itu dalam bagian dari hidupnya dia belajar di tengah masyarakat dengan guru-guru dan kitab-kitab fiqih yang sesuai dengan mazhabnya  itu maka tidak mengapa dia mengamalkan apa yang sudah dia sudah pelajari selama ini. Yang tidak boleh mengamalkan apa yang tidak pernah dia pelajari, hanya dengar-dengar selintang seliweran begitu langsung mengamalkan padahal tidak pernah mempelajari mazhabnya itu sendiri, maka itu yang justru tidak boleh dilakukan oleh kita. Tidak mempelajarinya tapi malah mengerjakannya, kita boleh mengerjakan apa yang akan kita sudah pelajari dari para ulama itu.

 

 

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Lihat per Bulan : ( 11 12 - 2017) ( 1 2 3 4 5 6 - 2018)