Ahmad Zarkasih, Lc

Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah

Tue, 1 April 2014 02:06

Masa pemalsuan hadits pun masih berbekas pengaruhnya sampai datang masanya Imam Malik bin Anas (179 H). cara yang dipakai untuk meminimalisir masuk haidts palsu ke dalam syariat ini pun sama seperti apa yang dilakukan oleh Imam Abu Hanifah dalam menangkalnya, yaitu dengan menerima hadits mursal dari para Imam Ahli Madinah yang masuk dalam kelompok 7 Ahli fiqih Madinah, yang ketika itu beberapa di antaranya menjadi penasehat khalifah harun Al-Rasyid.

Salah satu punggawanya ialah Imam Sa’id bin Al-Musayyib (94 H). Mengambil hadits mursal dari para Imam Ahli Madinah, tentu jauh lebih aman dibanding mengambil hadits yang tidak jelas berseliweran, khawatir tentunya kalau itu hadits palsu. Berbeda dengan hadits mursal ini yang memang diriwayatkan oleh mereka yang sudah terpercaya, yaitu para Ahli Fiqih Madinah. 

Imam Malik dan ‘Amal Ahli Madinah

Disamping hadits Mursal, yang masyhur dari madzhab Al-Maliki ini adalah penggunaannya terhadap ‘Amal Ahli Madinah sebagai sumber dalil dalam ibadah setelah Al-quran, Hadits Mutawatir, dan Ijma’.

Dan banyak dari beberapa kalangan yang mencibir ini, bahkan menghina Imam Malik meninggalkan hadits dan mendahulukan pekerjaan orang-orang yang tidak makshum (terjaga) sebagai landasan dalil. Ini aneh, bagaiamana Imam Malik yang disebut oleh para Ahli Hadits sebagai pemilik silsilah Al-Dzahabiyah (sanad emas) dalam hadits, (yaitu dari Imam Malik, dari Nafi’, dari Ibnu Umar) itu dikatakan meninggalkan hadits Nabi saw?

Tunggu dulu! Kita lihat kenapa Imam Malik lebih memilih pekrjaan penduduk madinah dibanding hadits? Hadits Ahad tepatnya. Yaitu hadits yang diriwayatkan oleh satu orang di setiap tingakatan sanadnya.

Kita lihat bahwa syariah itu dibangun secara menyeluruh oleh Nabi saw setelah beliau hijrah dari Mekkah ke Madinah. Jadi Madinah lah kota dimana syariah itu benar-benar dibangun dengan pondasi yang kuat. Maka setiap ibadah yang dilakukan oleh Nabi saw, pastilah itu dikerjakan di madinah (kebanyakan amal).

Karena Nabi saw adalah sumber syariah maka apa yang dilakukan oleh beliau saw menjadi syariah yang harus diikuti oleh orang muslim ketika itu, khususnya di Madinah. Dengan begitu, penduduk madinah sudah terbiasa dengan kebiasaan syariah sejak zaman Nabi sampai terus berlanjut ke masanya Imam Malik.

Maka ketika Imam Malik mendapati hadits ahad, yang diriwayatkan tunggal oleh setiap tingkatan sanadnya. Beliau menimbangnya dengan ‘Amal Ahli Madinah, apakah sejalan atau tidak? kalau bertentangan tentu ‘Amal Ahli Madinah lah yang dijalankan, bukan hadits Ahad tersebut. Kenapa?

‘Amal Ahli Madinah Lebih Kuat

Karena jalur periwayatan ‘Amal Ahli Madinah jauh lebih kuat, karena diriwayatkan oleh seluruh penduduk madinah yang jumlah sangat banyak sekali sampai kepada Nabi saw. Berbeda dengan hadits Ahad, yang hanya diriwwayatkan oleh satu orang di setiap tingkatannya. Mana yang lebih kuat satu orang atau satu negeri? Tentu satu negeri.

Tentu juga mengingat bahwa ketika masa itu masih ada beberapa pihak yang sering menyebarkan hadits palsu, dan hadits ahad sangat rentan terhadap masuknya pemalsuan dalam sanadnya, apalagi belum ada ketika itu istilah jarh wa ta’dil walaupun prkateknya sudah dilakukan tapi belum seketat masa-masa selanjutnya.

Berbeda dengan ‘Amal Ahli Madinah yang tidak mungkin dimasuki kepalsuan sebagaimana itu bisa masuk dalam sanad hadits. Karena itu lah beliau lebih prefer kepada pekerjaan penduduk madinah dibanding hadits ahad.

Yang dilakukannya ini tentu untuk melindungi syariah itu sendiri dari distorsi-dostorsi yang pasti merusak syariah dan kemurnian wahyu Allah swt.

Wallahu a’lam

LAINNYA
Sanad Fiqih Imam Asy-Syafii (bag-1-masyayikh-hijaz)
Ahmad Zarkasih, Lc | Mon, 22 May 2017 09:30
Mencampuradukan Madzhab, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 24 January 2017 04:39
Sanad Fiqih Imam Malik
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 10 January 2017 04:36
Madzhab, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 27 December 2016 05:20
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | Sun, 4 December 2016 07:24
Saya Pilih Madzhab Apa?
Ahmad Zarkasih, Lc | Sat, 23 July 2016 05:33
Bermadzhab, Untuk Apa?
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 5 July 2016 17:12
Mencatut Nama Qur'an dan Sunnah, Bukan Pekerjaan Ulama Salaf!
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 26 January 2016 05:24
Sahabat Nabi SAW Tidak Bermadzhab, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | Mon, 25 January 2016 05:43
Bermadzhab, Untuk Apa?
Ahmad Zarkasih, Lc | Sat, 1 August 2015 11:10
Bermadzhab, Untuk Apa?
Ahmad Zarkasih, Lc | Thu, 15 January 2015 16:40
Orang Awam Wajib Taqlid Kepada Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | Mon, 8 December 2014 00:00
Relativisme Kebenaran Dalam Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 12 August 2014 17:55
Madzhab Fiqih Yang Hilang [Bag. 1]
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 3 June 2014 04:23
Semua Orang Mengaku Syafiiyah Karena Haditsnya Shahih?
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 20 May 2014 11:27
Selain Madzhab Empat
Ahmad Zarkasih, Lc | Fri, 2 May 2014 16:37
Kenapa Imam Ahmad Punya Banyak Riwayat Fatwa?
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 22 April 2014 14:24
Kenapa Imam Syafii Digelari Pembela Sunnah?
Ahmad Zarkasih, Lc | Thu, 17 April 2014 09:19
Ini Pendapatku, Bukan al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | Sun, 6 April 2014 17:09
Sebelum Imam Syafi'i, Imam Madzhab Tidak Punya Ushul?
Ahmad Zarkasih, Lc | Fri, 4 April 2014 09:13
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | Thu, 3 April 2014 02:08
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | Wed, 2 April 2014 02:07
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | Tue, 1 April 2014 02:06
Imam Abu Hanifah dan Qiyas
Ahmad Zarkasih, Lc | Mon, 31 March 2014 02:05
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | Sun, 30 March 2014 02:04
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | Sat, 29 March 2014 02:04
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | Fri, 28 March 2014 02:03

Jadwal Shalat DKI Jakarta

14-7-2020
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img