Madu Asli, Halal atau Haram? | rumahfiqih.com

Madu Asli, Halal atau Haram?

Wed 25 April 2007 10:18 | Kontemporer > Hukum | 6.317 views

Pertanyaan :

Ustad yang dirahmati Allah

Saya ingin bertanya, apakah benar madu itu bisa menjadi haram bila tidak benar cara mengolahnya?

Jika madu berada dalam tempat(botol/ jerigen) jika dibuka mengeluarkan gas, dan rasanya pun terasa seperti ada sodanya, apakah itu mengandung alkohol?

Trus madu yang bisa diminum/ dikonsumsi kita itu yang gimana?

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Perlu kita ketahui bahwa yang diharamkan Allah SWT adalah benda-benda yang sudah jelas disebutkan di dalam Al-Quran dan sunnah.

Terkadang ada benda yang keharamannya disebutkan namanya secara tegas, seperti babi, khamar, darah, bangkai atau hewan yang disembelih dengan nama selain nama Allah.

Namun ada juga benda yang keharamannya tidak disebutkan namanya, namun sifatnya, atau hanyadisebutkan kelompoknya saja. Bahkan terkadang malah hanya kriterianya saja.

Tentang minuman keras atau minuman yang memabukkan, sesungguhnya nash di dalam Al-Quran hanya menyebutkan kata khamar saja. Lalu para ulama mencoba mencari 'illat-nya. Sebab kata khamar hanya mengacu kepada perasan buah anggur yang telah berubah menjadi minuman yang memabukkan. Di luar perasaan buah anggur, namanya bukan khamar.

Maka para ulama menetapkan bahwa yang diharamkan bukan pada bentuk pisiknya, namun pada sifat dan karakternya. Mereka menyebutkan bahwa segala minuman yang bisa memabukkan adalah khamar. Sehingga tidak terbatas pada perasan buah anggur saja, tetapi benda yang bisa menimbulkan efek mabuk, apapun namanya tanpa melihat zatnya.

Berbeda dengan daging babi yang 'illat-nya adalah zatnya langsung. Bukan pada sifat dan efeknya.

Ada pun alkohol sebagai sebuah unsur, tidak pernah ditetapkan kenajisannya oleh nash syar'i. Tidak ada satu pun ayat Quran atau pun hadits yang mengatakan bahwa unsur Alkohol adalah unsur yang najis.

Kalau pun Alkohol itu menjadi haram diminum, karena Alkohol itu menjadi campuran minuman keras yang memabukkan. Di mana minuman itu memang telah berefek mengakibatkan mabuk. Sedangkan bila sebuah minuman mengandung Alkohol dan variannya, tanpa menghasilkan efek mabuk, maka tidak bisa dikatakan sebagai khamar.

Karena definisi khamar adalah segala minuman yang bisa memabukkan. Dan standarnya adalah orang yang tidak pernah minum khamar sebelumnya. Kalau dia meminum cairan itu, lalu mabuk, maka minuman itu adalah khamar. Tetapi bila orang yang belum pernah minum khamar sebelumnya meminum cairan itu, tetapi tidak mabuk-mabuk juga, berarti minuman itu memang bukan khamar, meski dituduh mengandung Alkohol.

Madu yang ditutup lama lalu dibuka sehingga mengeluarkan gas, boleh saja 'dituduh' mengandung alkohol. Tetapi vonisnya belum bisa ditetapkan, sebelum dicobakan kepada orang awam yang tidak pernah minum khamar. Cobalah dia disuruh minum madu itu, lalu lihatlah, apakah dia mabuk atau tidak. Kalau dia sehat-sehat saja, meski minum beberapa kali, maka jelas madu itu bukan khamar. Hukumnya halal dan silahkan dikonsumsi.

Tetapi kalau baru minum dua atau tiga teguk, langsung teler dan mabuk betulan, bukan sakit perut karena keracunan, maka madu itu bisa dikategorikan sebagai khamar. Hukumnya haram diminum karena memabukkan.

Kesimpulannya, khamar atau bukan, ditentukan oleh mabuk atau tidak kalau diminum oleh orang awam yang belum pernah minum khamar. Bukan oleh ada atau tidak adanya unsur Alkohol.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Wanita Hamil Membawa Bungkusan Jimat
25 April 2007, 09:57 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.053 views
Isteri Haidh, Bolehkan Anal Seks?
25 April 2007, 09:33 | Pernikahan > Terkait jima | 8.936 views
Pintu-Pintu Surga dan Kuncinya
24 April 2007, 04:04 | Aqidah > Surga Neraka | 8.291 views
Foto Perkawinan Non-Muslim
23 April 2007, 02:01 | Kontemporer > Hukum | 5.756 views
Antara Berbekam dan Thaharah
23 April 2007, 01:21 | Thaharah > Wudhu | 6.659 views
Kenapa Air Liur Anjing Najis?
23 April 2007, 00:49 | Thaharah > Najis | 7.982 views
Bintang untuk Melempar Setan?
19 April 2007, 22:48 | Al-Quran > Tafsir | 6.973 views
Olahraga di Tempat Umum Bagi Muslimah
19 April 2007, 21:42 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 6.932 views
Cara Mendoakan Orang yang Sudah Meninggal
18 April 2007, 22:53 | Aqidah > Alam Barzakh | 151.159 views
Bingung Pembagian Warisan
18 April 2007, 02:15 | Mawaris > Bagi waris berbagai keadaan | 6.101 views
Bisakah Kita Berbicara dengan Allah
16 April 2007, 23:47 | Aqidah > Allah | 7.394 views
Belajar Islam Ikut Jamaah Hijrah
16 April 2007, 22:49 | Aqidah > Islam | 7.481 views
Asal Segala Sesuatu Adalah Halal
16 April 2007, 06:09 | Ushul Fiqih > Dalil | 15.000 views
Haramkah Dapat Pinjaman dari Perusahaan?
13 April 2007, 03:58 | Muamalat > Hutang | 6.079 views
Lelaki dengan 2 Mantan Isteri
13 April 2007, 02:21 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.461 views
Apa Hukumnya Wanita Tidak Khitan
12 April 2007, 00:48 | Wanita > Khitan | 8.160 views
Bagaimanakah Walimah yang Dicontohkan Nabi
11 April 2007, 04:04 | Pernikahan > Walimah | 6.707 views
Benarkah Maulid Nabi Bukan dari Madzhab Syafi'i?
10 April 2007, 05:13 | Kontemporer > Perspektif Islam | 10.341 views
Pulang ke Jakarta, Masihkah Boleh Jama' Qashar?
10 April 2007, 05:01 | Shalat > Shalat Jama | 6.676 views
Ereksi Saat Shalat
10 April 2007, 02:29 | Shalat > Yang Membatalkan Shalat | 7.780 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,536,420 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-10-2021
Subuh 04:12 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:49 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih