Kakak Wafat Meninggalkan Isteri, Anak Perempuan, Ayah, Ibu dan Saudara | rumahfiqih.com

Kakak Wafat Meninggalkan Isteri, Anak Perempuan, Ayah, Ibu dan Saudara

Wed 2 May 2007 01:28 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.557 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pak Ustadz, bagaimanakah pembagian waris menurut Islam yang adil.
Hal ini berkaitan dengan meninggalnya kakak kami, kakak kami baru menikah tahun lalu dan beliau meninggalkan seorang isteri dan seorang anak perempuan (20 bulan).

Orangtua Kami (ayah ibu) masih hidup dan Kami tiga bersaudara (2 Laki-laki dan 1 Perempuan).

Yang ingin Kami tanyakan adalah:

  1. Harta mana saja yang akan diwariskan kepada isteri dan anaknya,
    apakah harta sebelum kakak kami menikah juga diperhitungkan atau semuanya juga wajib diperhitungkan (baik harta sebelum menikah dan sesudah menikah)?
  2. Bagaimana pembagian hak waris yang adil menurut Islam?

Demikian pertanyaan kami, terimakasih atas bantuannya

Wassalam'ualaikum Wr. Wb

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kami akan menjawab pertanyaan anda yang pertama terlebih dahulu, yaitu bagaimana pembagian waris yang adil menurut Islam.

Jawabannya adalah pembagian yang mengikuti aturan pembagian ilmu faraidh, atau sering lebih dikenal dengan ilmu waris. Ilmu ini adalah salah satu cabang ilmu fiqih yang sekarang ini nyaris kurang lagi mendapat perhatian oleh para pemeluk agama Islam.

Kalau pelajaran tentang shalat, puasa, zakat atau haji, mungkin seringkali kita dapati di berbagai majelis taklim dan pengajjian. Namun pelatihan cara menghitung warisan, rasanya hampir tidak pernah kita dengar.

Sehingga wajar kalau masalah pembagian warisan termasuk hal yang seringkali dipertentangkan di tengah masyarakat, padahal mereka mengaku beragama Islam, berkitab suci Al-Quran, beriman kepada nabi Muhammad SAW dan berkiblat ke ka'bah di Makkah. Namun giliran membagi warisan, bertengkar dan meributkan cara pembagiannya. Seolah-olah tidak pernah tahu bahwa di dalam syariat agama ini, urusan pembagian warisan sudah tuntas dan selesai.

Prinsip Dasar Pembagian Harta Warisan

Setiap kali kita membagi warisan, maka harta yang dibagikan adalah harta yang 100% milik almarhum, setelah dikurangi dengan beban hutang, wasiat, biaya penyelenggaraan jenazah dan lainnya. Kalau harta itu masih milik bersama, maka nilai kepemilikannya harus ditetapan terlebih dahulu.

Tetapi harta itu tidak dibagi berdasarkan waktu mendapatkannya, apakah sebelum atau sesudah menikah. Di dalam Islam tidak dikenal harta milik bersama antara suami dan isteri. Setiap harta adalah milik suami, atau milik isteri.

Kalau pun harta itu hasil penggabungan antara harta masing-masing pihak, maka tetap saja ada porsi kepemilikan yang tetap.

Perhitungan Pembagian Warisan Almarhum Kakak Anda

Dari harta yang 100% milik almarhum, maka kita akan membagikannya kepada para ahli waris.

Yang berhak pertama kali adalah orang-orang yang ada pada lingkar terdalam, yaitu anak dan isteri almarhum. Isteri almarhum mendapatkan 1/8 atau 12, 5% dari total harta milik almarhum yang dibagi waris. Sedangkan anak perempuan tunggal itu mendapat 1/2 atau 50% dari total harta milik almarhum orang tuanya.

Lalu ayah dan ibu almarhum jugamendapat warisan juga, besarnya untuk masing-masing adalah 1/6 atau 16, 6% bagian dari total harga. Jadi untuk ibu dan ayah saja sudah 2/6 bagian atau sebesar 33, 3%.

Tentu harta itu masih bersisa bukan?

Berapa sisanya?

Sisanya, yaitu 100% - (12, 5% + 50% + 33, 3%) = 4, 2%. Maka sisa yang hanya 4, 2% itu menjadi hak para ashabah.

Siapaka para ashabah itu?

Ashabah adalah para ahli waris yang tidak punya jatah dalam prosentase yang pasti dalam haknya. Ashabah adalah para penerima sisa dari para ahli waris yang sudah punya besaran jatah sendiri dalam hak warisnya.

Di antara para ashabah itu tidak lainadalah anda sebagai saudara alarhum. Dan kalau saudaranya ada beberapa orang, tinggal dibagi lagi secara sama besar. Namun bila saudara itu ada yang perempuan, maka bagiannya hanya 1/2 dari bagian yang didapat oleh saudara yang laki-laki.

Wallahu a'lam bishshawab, wasalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Bolehkah Berwudhu di WC?
2 May 2007, 01:23 | Thaharah > Wudhu | 7.788 views
Waria, Taqdir atau Bukan?
1 May 2007, 02:27 | Kontemporer > Fenomena sosial | 7.118 views
Mengaminkan Do'a
1 May 2007, 02:27 | Umum > Hukum | 14.206 views
Syarat Imam Sholat Berjama'ah
1 May 2007, 02:26 | Shalat > Shalat Berjamaah | 15.593 views
Orang Tua Lebih Suka Anaknya Pacaran Ketimbang Menikah?
30 April 2007, 01:53 | Pernikahan > Pra nikah | 7.197 views
Petting Termasuk Zina?
30 April 2007, 00:18 | Pernikahan > Terkait zina | 16.536 views
Apakah Ada Batasan Waktu Antara Khitbah dengan Akad?
26 April 2007, 23:52 | Pernikahan > Pra nikah | 8.885 views
Jika Ada Makhluk Lain Selain Manusia
26 April 2007, 00:20 | Kontemporer > Misteri | 6.526 views
Gambar Wanita Sebagai Iklan
26 April 2007, 00:04 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 6.373 views
Kriteria Ulama dan Ilmunya
25 April 2007, 22:56 | Ushul Fiqih > Ulama | 9.154 views
Madu Asli, Halal atau Haram?
25 April 2007, 10:18 | Kontemporer > Hukum | 6.321 views
Wanita Hamil Membawa Bungkusan Jimat
25 April 2007, 09:57 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.058 views
Isteri Haidh, Bolehkan Anal Seks?
25 April 2007, 09:33 | Pernikahan > Terkait jima | 8.946 views
Pintu-Pintu Surga dan Kuncinya
24 April 2007, 04:04 | Aqidah > Surga Neraka | 8.294 views
Foto Perkawinan Non-Muslim
23 April 2007, 02:01 | Kontemporer > Hukum | 5.761 views
Antara Berbekam dan Thaharah
23 April 2007, 01:21 | Thaharah > Wudhu | 6.665 views
Kenapa Air Liur Anjing Najis?
23 April 2007, 00:49 | Thaharah > Najis | 7.987 views
Bintang untuk Melempar Setan?
19 April 2007, 22:48 | Al-Quran > Tafsir | 6.977 views
Olahraga di Tempat Umum Bagi Muslimah
19 April 2007, 21:42 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 6.937 views
Cara Mendoakan Orang yang Sudah Meninggal
18 April 2007, 22:53 | Aqidah > Alam Barzakh | 151.165 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,558,769 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-10-2021
Subuh 04:10 | Zhuhur 11:38 | Ashar 14:51 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih