Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Qiyamullail Berjamaah, Bid'ahkah? | rumahfiqih.com

Qiyamullail Berjamaah, Bid'ahkah?

Fri 15 December 2006 08:39 | Shalat | 6.709 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustadz Rahimakumullah,

Menjelang pergantian tahun, baik itu hijriyah maupun masehi, sering kita jumpai acara MABIT di masjid-masjid. Tujuannya, biasanya, selain taqorrub illallah adalah juga muhasabah. Di dalam rangkaian acara MABIT itu juga dilakukan sholat qiyamul lail, yang biasanya dikerjakan secara berjamaah.

Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah qiyamul lail secara berjamaah boleh dilakukan selain daripada sholat taraweh di bulan Ramadhan? Adakah hadist Rosul yang menjelaskan tentang hal ini?

Demikan Ustdaz pertanyaan saya, syukron, jazakumullah atas jawabannya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Setiap shalat sunnah punya aturan sendiri-sendiri, dalam hal apakah dilakukan dengan berjamaah atau tidak. Sebagian shalat sunnah harus dikerjakan dengan cara berjamaah, seperti shalat Idul fithri, shalat Idul Adha, shalat Istisqa', shalat Khusuf dan shalat Kusuf.

Shalat-shalat itu dahulu dikerjakan oleh Rasulullah SAW dengan cara berjamaah, tidak sendiri-sendiri.

Sebagian lainnya tidak diutamakan untuk dikerjakan secara berjamaah, misalnya shalat sunnah rawatib qabliyah dan ba'diyah, shalat tahiyatul masjid, shalat dhuha, shalat lail dan seterusnya. Shalat-shalat ini dahulu dilakukan oleh Rasulullah SAW dengan sendirian (munfarid), tidak dengan berjamaah.

Menurut para ulama, shalat yang tidak dianjurkan untuk dikerjakan berjamaah ini, apabila tetap dikerjakan dengan berjamaah, hukumnya sah, asalkan tidak dilakukan secara rutin dan terus menerus. Cukup sekali waktu saja.

Bila sampai menjadi suatu kebiasaan dan adat, maka hukumnya jatuh menjadi bid'ah yang harus ditinggalkan. Karena bertentangan dengan petunjuk dari nabi Muhammad SAW.

Adapun hujjah tentang shalat lail atau shalat lainnya yang asalnya dikerjakan dengan sendirian lalu dibolehkan untuk dikerjakan sesekali waktu dengan berjamaah -tidak setiap waktu- adalah hadits berikut ini:

Dari Ibnu Abbas ra. berkata,"Aku shalat bersama Rasulullah SAW pada suatu malam, aku duduk di sebelah kiri beliau. Lalu Rasulullah SAW memegang kepalaku dari belakang dan menggeser aku hingga berada pada posisi di sebelah kanan beliau." (HR Bukhari dan Muslim)

Di samping itu, karena asalnya hanya merupakan shalat sendiri (munfarid), maka para ulama mengatakan bahwa bila tetap dilakukan dengan cara berjamaah, tidak mendapat pahala berjamaah. Lantaran tidak ada perintah untuk berjamaah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Wudhu Batal kalau Bersentuhan dengan Orang Kafir?
14 December 2006, 04:16 | Thaharah | 20.223 views
Isteri Kedua Wafat Meninggalkan Harta Hibah dari Suami
14 December 2006, 04:09 | Mawaris | 4.930 views
Memakai Kalung ID Card bagi Laki-laki
14 December 2006, 04:04 | Kontemporer | 6.400 views
Masbuk ketika Imam Duduk Tasyahud Akhir?
13 December 2006, 01:26 | Shalat | 6.600 views
Menggunakan Fasilitas Kesehatan Orang Lain
13 December 2006, 01:16 | Umum | 4.579 views
Arisan Qurban, Bisakah?
12 December 2006, 04:11 | Qurban Aqiqah | 8.334 views
Berniat Qurban Sapi, Apakah Akan Ditegur Allah Bila Saya Kurban Kambing?
12 December 2006, 02:12 | Qurban Aqiqah | 6.796 views
Pembangunan Masjid Dua Lantai Multi Fungsi
12 December 2006, 01:08 | Umum | 6.984 views
Dasar Zakat Penghasilan
11 December 2006, 01:00 | Zakat | 6.617 views
Mengapa Rasulullah Melarang Puterinya Dipoligami?
8 December 2006, 02:39 | Nikah | 9.764 views
Kafalah untuk Pengelola Lembaga Amil Zakat
8 December 2006, 02:39 | Zakat | 8.197 views
Sebenarnya Perempuan Pakai Celana, Boleh Gak Sih?
8 December 2006, 02:23 | Kontemporer | 13.649 views
HIV/AIDS dalam Perspektif Islam dan Upaya Pencegahannya
8 December 2006, 02:19 | Umum | 6.532 views
Ibu Menikah Saat Hamil, Dapatkah Kakak Saya Menjadi Wali?
8 December 2006, 02:14 | Nikah | 6.329 views
Menghajikan Almarhum Ayah dan Wakaf Tunai
7 December 2006, 00:32 | Haji | 7.577 views
Tata Cara Berjamaah dan Masbuk Shalat
7 December 2006, 00:21 | Shalat | 10.425 views
Hukum Merokok
7 December 2006, 00:18 | Kontemporer | 7.346 views
Makna Hadits "Belum beriman seseorang sehingga aku lebih dicintai..."
6 December 2006, 00:29 | Hadits | 6.966 views
Bagi Warisan Apabila Anak Masih Kecil-Kecil
5 December 2006, 02:47 | Mawaris | 4.993 views
Halalkah Meminjam Uang di Bank untuk Kredit Rumah?
4 December 2006, 02:34 | Muamalat | 11.218 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 42,934,462 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

30-3-2020
Subuh 04:40 | Zhuhur 11:59 | Ashar 15:14 | Maghrib 18:02 | Isya 19:10 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img