Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bingung Menyikapi Perbedaan | rumahfiqih.com

Bingung Menyikapi Perbedaan

Sat 19 April 2008 01:16 | Ushul Fiqih | 6.850 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz

Maaf sebelumnya, saya mau bertanya ustadz, saya mengikuti sebuah organisasi Islam di kampus, namun karena kami berasal dari latar belakang pengetahuan dan pemahaman yang agak berbeda (sebagian teman saya mengaku bermanhaj salaf sedangkan saya cenderung kepemahaman yang untuk beberapa hal moderat misal isbal dan nasyid).

Jadi setiap ada acara kami harus memperdebatkan panjang lebar yang pada akhirnya akan membuat tidak maksimalnya kami dalam bekerja (akibat perbedaan pendapat) atau acaranya tidak jadi sekalian.

Padahal menurut saya itu baik. Ustadz bagaimana saya menyikapi hal tersebut?


Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kami punya usul, kalau Anda mau terima dan menjalankannya, mungkin bisa menjadi salah satu alternatif solusi.

Dari pada tiap hari berdebat yang tidak jelas ujung dan pangkalnya, mengapa Anda dan teman-teman salafi anda itu tidak belajar ilmu syariah saja sekalian. Sebab perdebatan itu agak mengkhawatirkan. Karena bisa saja Anda semua malah tidak jadi berdakwah, yang terjadi malah 'perang saudara' antara sesama.

Mengapa tidak mendatangkan para ustadz yang ahli di bidang ilmu syariah ke kampus Anda, bukan sekedar ceramah lalu pulang, tapi bangunlah sebuah ma'had syariah.

Di dalam kurikulumnya dibahas berbagai macam persoalan yang terkait dengan hal-hal yang sering anda ikhtilafkan. Semua pendapat dibahas dan dibedah. Bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga dibedah tentang asal-usul dan dalil-dalilnya. Semua bisa kita perbandingkan secara detail.

Jadi Anda semua akan paham dan jelas, di mana sebenarnya titik perbedaan masalah yang selama ini seringkali anda ributkan.

Kalau pun misalnya tidak ada titik temunya, setidaknya masing-masing pihak sudah tahu bahwa dalam masalah itu ada khilafiyah yang tidak bisa dihindari. Dan semua jadi tahu bahwa hujjah masing-masing pendapat itu juga tidak bisa diremehkan begitu saja. Dan semua tahu bahwa menghormati sebuah hasil ijtihad itu adalah bagian dari implementasi beragama Islam.

Hindari Debat, Belajar Lebih Dalam

Karena anda semua adalah mahasiswa yang aktif di jalur dakwah, maka anda sebaiknya lebih banyak meluangkan waktu untuk belajar langsung kepada esensi agama Islam.

Ini harus menjadi skala prioritas, jangan dijadikan sampingan. Adapun mengadakah acara-acara seremoni dan sejenisnya, boleh saja dijalankan, tapi prioritas sebenarnya justru kepada diri sendiri.

Jangan sampai karena aktif dan sibuk memanaj ROHIS, kita sendiri malah tidak pernah belajar Islam secara intensif. Dan bukti bahwa kita sudah belajar agama Islam secara mendalam, sebenarnya amat sederhana. Yaitu bisakah kita berbahasa Arab? Bisakah kita membaca literatur agama Islam dari rujukan aslinya?

Kalau belum, yah berarti jelas sudah bahwa kita belum mengenal apa-apa tentang agama Islam ini. Membaca Al-Quran tidak paham, membaca Hadits juga tidak paham, apalagi membaca sekian banyak literatur keIslaman.

Kami sendiri sepakat, mendingan anda belajar bahasa arab dari pada belajar nasyid. Buat apa bikin group nasyid yang isinya memang hanya menyanyi-nyanyi saja, tapi justru literatur agama Islam malah tidak bisa menguasainya. Pertanyaannya, kita mau dakwah atau mau menghibur diri?

Kalau mau dakwah, wajib hukumnya kita menguasai ilmu syariah, dan wajib pula menguasai bahasa Arab. Tapi kalau tidak mau dakwah, maunya hanya nyanyi-nyanyi saja, silahkan bernasyid ria. Tapi jangan mengaku jadi ahli dakwah.

Tidak ada dakwah kalau kita sendiri malah buta syariah. Dan tidak ada syariah kalau kita tidak mengerti bahasanya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Rindu Teori dan Sistem Pendidikan Islam
19 April 2008, 00:57 | Negara | 5.722 views
Kekuatan Asing di Belakang Ahmadiyah?
18 April 2008, 00:00 | Aqidah | 6.621 views
Mengulang Shalat Karena Kurang Khusyu'
17 April 2008, 01:06 | Shalat | 26.459 views
Adegan Lesbianisme di Video Klip PADI
16 April 2008, 21:41 | Kontemporer | 6.728 views
Apakah Perbedaan Itu Rahmat Ataukah Adzab?
15 April 2008, 23:04 | Ushul Fiqih | 8.346 views
Ahmad Heriyawan, Ustadz yang Jadi Gubernur
15 April 2008, 00:38 | Negara | 6.550 views
Mengapa Manusia Berbeda-Beda?
14 April 2008, 19:44 | Umum | 24.243 views
Mama Lauren Bukan Dukun?
14 April 2008, 01:58 | Aqidah | 8.001 views
Zakat Mobil
14 April 2008, 01:53 | Zakat | 6.498 views
Kehalalan Alkohol?
11 April 2008, 23:18 | Kuliner | 8.834 views
Fatwa Dr. Yusuf Qordhowi Tentang Halalnya 0.5% Alkohol
11 April 2008, 02:57 | Kuliner | 11.811 views
Haramkah Uang Rupiah Kita?
11 April 2008, 01:31 | Muamalat | 6.941 views
Harta Pemberian Orang Tua
10 April 2008, 23:15 | Mawaris | 5.896 views
Hadits Pejabat yang Menerima Hadiah
10 April 2008, 01:48 | Hadits | 9.678 views
Film Islami yang Sesuai Syariat Islam
8 April 2008, 22:51 | Umum | 7.964 views
Warisan-Anak Meninggal Duluan
8 April 2008, 22:50 | Mawaris | 6.135 views
Menolak Ijab Kabul Pacar yang Dinikahkan dengan Orang Lain
8 April 2008, 21:47 | Nikah | 6.278 views
Apa yang Harus Kita Lakukan dengan Film Fitna?
7 April 2008, 20:04 | Umum | 5.415 views
Foto Syur Artis Indonesia di Kolam Renang
7 April 2008, 19:26 | Kontemporer | 12.252 views
Keutamaan Shalat Jama'ah
4 April 2008, 01:02 | Shalat | 7.117 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,453,307 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-12-2019
Subuh 04:10 | Zhuhur 11:49 | Ashar 15:17 | Maghrib 18:06 | Isya 19:20 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img