Pembagian Harta Warisan | rumahfiqih.com

Pembagian Harta Warisan

Thu 13 July 2006 03:44 | Mawaris > Bagi waris berbagai keadaan | 8.817 views

Pertanyaan :

Ass.

Saya seorang anak laki-laki 23 tahun, ayah kandung sudah meninggal 2 tahun lalu. Sewaktu almarhum masih hidup pernah berpesan kalau ada masalah ekonomi kalian boleh menjual rumah dan uangnya dipergunakan sebaik-baiknya. Sekarang kami sepakat ingin menjualnya dan ingin menanyakan kepada Pak Ustaz bagaimana cara kami membaginya secara adil.

Data dari keluarga saya ialah:

1. Ibu kandung (45 tahun),
2. Kakak laki-laki 1 orang (27 tahun),
3. Saya laki-laki (23 tahun),
4. Adik perempuan 1 orang (18 tahun).

Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Wass.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Karena orang tua anda sudah meninggal dunia, maka otomatis semua harta yang beliau miliki harus dibagi sesuai aturan dalam hukum waris (ilmu faraidh). Tidak boleh hanya berdasarkan kesepakatan. Sebab membagi harta almarhum dengan syariat Islam adalah kewajiban, sebagaimana pesan dari Allah SWT dalam Al-Quran Al-Kariem.

Allah telah berpesan dalam membagi warisan, bahwa bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan... (QS An-Nisa': 11)

(Hukum-hukum waris tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (QS An-Nisa: 13)

Oleh karena itu agar tidak menjadi orang yang durhaka kepada Allah SWT, sebaiknya memang dibagi berdasarka firma Allah SWT, bukan sekedar kesepakatan.

Penetapan Para Ahli Waris

Sebenarnya ada banyak ahli waris yang masuk ke dalam daftar. Namun belum tentu semuanya menerima. Dari 25 orang yang berhak, hanya sebagiannya saja yang akan menerima. Sebab ada proses penghijaban yang akan menutup hak seorang ahli waris, lantaran adanya ahli waris yang lebih dekat.

Di antara ahli waris yang paling banyak menghijab ahli waris lainnya adlaah anak laki-laki. Bila seseorang wafat dan meninggalkan anak laki-laki, meski hanya satu orang, maka ada begitu banyak ahli waris lainnya yang terhijab olehnya.

Di antaranya adalah saudara almarhum, baik laki atau perempuan. Juga bila saudara ini punya anak. Jugayang terhalangi adalah paman dari almarhum bila masih ada, termasuk juga anak-anaknya bila ada. Juga yang terhalang adalah cucu almarhum.

Dalam kasus anda, keberadaan anda dan saudara laki-laki anda menutup hak semua orang yang disebut ini. Sehingga penerima warisan dari ayah anda hanya terbatas pada ibu anda sebagai isteri, anda dan saudara-saudari anda sebagai anak. Sebenarnya bila almarhum ayah anda masih punya orang tua, mereka juga punya hak waris. Tapi kita abaikan saja, lantaran anda tidak mencantumkan keberadaan mereka.

Hak Masing-masing Ahli Waris

1. Hak isteri

Dalam hal ini adalah ibu anda, haknya adalah 1/8 bagian dari total harta yang diwariskan. Atau sama dengan 12,5%. Sebab almarhum ayah anda punya fara' waris (keturuan yang mendapat warisan), yaitu anda dan saudara-saudari anda. Seandainya beliau tidak punya fara' waris, maka ibu anda mendapat 2 kali lipat dari itu, yaitu 1/4 (25%). Sebagaimana firman Allah SWT:

Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. (QS An-Nisa: 12)

2. Hak Anak-anak

Dalam hal ini adalah anda dan saudara-saudari anda. Dalam hal ini kedudukan anak almarhum bila ada anak laki, akan memposiskan mereka sebagai ashabah, yaitu ahli waris yang tidak punya jatah nilai khusus, melainkan hanya menerima sisa dari para ashhabul furudh.

Yang jadi ashhabul furudh dalam kasus anda ini hanya ibu anda saja sebagai isteri. Beliau telah mendapat 1/8 bagian, sehingga sisanya tinggal 7/8. Bagian yang 7/8 ini menjadi hak anda dan saudara-saudari anda.

Namun sesuai dengan ketentuan Allah SWT, bagian yang diterima anak laki-laki berbeda dari anak perempuan. Anak laki-laki mendapat 2 kali lipat dari anak perempuan. Sebagaimana firman Allah SWT:

Allah telah berpesan dalam membagi warisan, bahwa bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan... (QS An-Nisa': 11)

Untuk itu, harta yang 7/8 bagian itu tidak dibagi tiga, melaikan dibagi 5. Sebab tiap satu anak laki-laki mendapat dua bagian, sedangkan anak perempuan menerima satu bagian.

Maka tiap satu anak laki-laki mendapat 2/5 x 7/8 = 14/40 bagian dan anak perempuan mendapat 7/40 bagian.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Hukumnya Mengenakan Kondom
13 July 2006, 03:35 | Kontemporer > Hukum | 8.680 views
Agama adalah Nasehat
12 July 2006, 06:46 | Hadits > Syarah Hadits | 6.903 views
Membaca Telapak Tangan untuk Membaca Karakter dan Kesehatan
12 July 2006, 06:41 | Aqidah > Ghaib | 7.551 views
Bom Bunuh Diri, Bisakah Dibenarkan?
12 July 2006, 02:05 | Jinayat > Zina | 5.639 views
Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang Berbeda-Beda?
11 July 2006, 06:06 | Aqidah > Allah | 8.265 views
Menikah Kedua, Haruskah Seizin Istri?
11 July 2006, 05:57 | Pernikahan > Poligami | 7.456 views
Ghibah yang Islami
7 July 2006, 07:00 | Umum > Ghibah | 6.879 views
Muhammadiyah vs. NU, Umat Terpecah Belah
7 July 2006, 07:00 | Dakwah > Kelompok dan golongan | 8.173 views
Kewajiban Membaca Al-Quran
6 July 2006, 10:48 | Al-Quran > Qiraat | 7.176 views
Menempuh 90 Km Biar Bisa Nikah Tanpa Wali Ayah Kandung
5 July 2006, 07:25 | Pernikahan > Wali | 6.406 views
Haramkah Daging Buaya Walau untuk Obat?
5 July 2006, 07:24 | Kuliner > Hewan | 6.025 views
Minta Fatwa dari Hati, Maksudnya?
5 July 2006, 02:57 | Hadits > Syarah Hadits | 7.375 views
Menggunakan Internet Fasilitas Kantor, Bolehkah?
5 July 2006, 02:19 | Muamalat > Suap dan Curang | 5.822 views
Bolehkah Memakai Cadar?
4 July 2006, 09:58 | Wanita > Pakaian | 8.042 views
Hukum Laki-Laki Memakai Cincin Nikah
4 July 2006, 09:57 | Pernikahan > Pra nikah | 10.325 views
Perbedaan Ahli Kitab dengan Kaum Musyrik?
4 July 2006, 06:15 | Aqidah > Antar Agama | 8.376 views
Bekerja di Luar Negeri, Samakah dengan Membantu Orang-Orang Kafir?
30 June 2006, 10:19 | Muamalat > Syubhat | 5.599 views
Celana Panjang Wanita, Tasyabbuh yang Bagaimana?
30 June 2006, 04:48 | Wanita > Pakaian | 7.605 views
Ucapan Imam kepada Makmumnya sebelum Takbir
30 June 2006, 04:44 | Shalat > Imam | 15.768 views
Tafsir Al-Isra 60 dan Penghinaan kepada Muawiyah
29 June 2006, 23:09 | Al-Quran > Tafsir | 6.939 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,118,905 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

3-8-2021
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih