Cara Bayar Fidyah | rumahfiqih.com

Cara Bayar Fidyah

Wed 27 September 2006 04:52 | Puasa > Qadha Fidyah Kafarat | 21.643 views

Pertanyaan :

Assalamualikum wr. wb.

Pak Ustadz, isteri saya lagi hamil 9 bulan, bagaimana caranya kita membayar fidyah? Setiap hari atau bisa sekaligus? Berapa yang kita bayarkan, seharga makan sehari atau makan sekali? Terima kasih atas bantuannya.

Wasalam mualaikum wr. wb.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Membayar fidyah memang ditetapkan berdasarkan jumlah hari yang ditinggalkan untuk berpuasa. Setiap satu hari seseorang meninggalkan puasa, maka dia wajib membayar fidyah kepada satu orang fakir miskin.

Sedangkan teknis pelaksanaannya, apakah mau perhari atau mau sekaligus sebulan, kembali kepada keluasan masing-masing orang. Kalau seseorang nyaman memberi fidyah tiap hari, silahkan dilakukan. Sebaliknya, bila lebih nyaman untuk diberikan sekaligus untuk puasa satu bulan, silah saja.

Yang penting jumlah takarannya tidak kurang dari yang telah ditetapkan.

Berapakah Besar Fidyah?

Sebagian ulama seperti Imam As-Syafi‘i dan Imam Malik menetapkan bahwa ukuran fidyah yang harus dibayarkan kepada setiap satu orang fakir miskin adalah satu mud gandum sesuai dengan ukuran mud Nabi SAW. Yang dimaksud dengan mud adalah telapak tangan yang ditengadahkan ke atas untuk menampung makanan, kira-kira mirip orang berdoa.

Sebagian lagi seperti Abu Hanifah mengatakan dua mud gandum dengan ukuran mud Rasulullah SAW atau setara dengan setengah sha‘ kurma atau tepung. Atau juga bisa disetarakan dengan memberi makan siang dan makan malam hingga kenyang kepada satu orang miskin.

Dalam kitab Al-Fiqhul Islami Wa Adillatuhu oleh Dr. Wahbah Az-Zuhaili jilid 1 halaman 143 disebutkan bahwa bila diukur dengan ukuran zaman sekarang ini, satu mud itu setara dengan 675 gram atau 0,688 liter. Sedangkan 1 sha` setara dengan 4 mud . Bila ditimbang, 1 sha` itu beratnya kira-kira 2.176 gram. Bila diukur volumenya, 1 sha` setara dengan 2,75 liter.

Siapa Saja yang Harus Bayar Fidyah?

  1. Orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi.
  2. Orang tua atau lemah yang sudah tidak kuat lagi berpuasa.
  3. Wanita yang hamil dan menyusui apabila ketika tidak puasa mengakhawatirkan anak yang dikandung atau disusuinya itu. Mereka itu wajib membayar fidyah saja menurut sebagian ulama, namun menurut Imam Syafi‘i selain wajib membayar fidyah juga wajib mengqadha‘ puasanya. Sedangkan menurut pendapat lain, tidak membayar fidyah tetapi cukup mengqadha‘.
  4. Orang yang menunda kewajiban mengqadha‘ puasa Ramadhan tanpa uzur syar‘i hingga Ramadhan tahun berikutnya telah menjelang. Mereka wajib mengqadha‘nya sekaligus membayar fidyah, menurut sebagian ulama.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Adakah Shalat Sunnah
27 September 2006, 02:13 | Shalat > Shalat sunah | 6.832 views
Shalat Tarawih 11 Rakaat, Haram?
26 September 2006, 08:32 | Shalat > Shalat Tarawih | 10.276 views
Ijtihad yang Mendasari Zakat Profesi
26 September 2006, 07:21 | Zakat > Zakat Profesi | 9.408 views
Berjualan Rokok, Haramkah?
26 September 2006, 07:03 | Muamalat > Jual-beli | 6.556 views
Imam Tarawih dan Penceramah Menerima Harta Zakat?
25 September 2006, 05:37 | Zakat > Alokasi Zakat | 7.129 views
Mengamalkan Hadis Dhaif
25 September 2006, 05:33 | Hadits > Musthalah Hadits | 11.677 views
Memakai Jam Tangan di Pergelangan Tangan Kiri, Tasyabbuhkah?
25 September 2006, 04:58 | Aqidah > Antar Agama | 8.579 views
Hukum Bersetubuh di Waktu Sahur
25 September 2006, 04:58 | Puasa > Membatalkan Puasa | 11.644 views
Bercampur Mazhab
21 September 2006, 23:42 | Ushul Fiqih > Mazhab | 8.597 views
Al-Quran Terkena Najis
21 September 2006, 23:36 | Thaharah > Najis | 6.324 views
Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah?
21 September 2006, 23:32 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.755 views
Hukum Minum Sambil Berdiri, Bolehkah?
21 September 2006, 23:30 | Kuliner > Adab Makan | 9.982 views
Ramadhan Vs. Syaithan Laknatullah
21 September 2006, 01:41 | Puasa > Ramadhan | 5.969 views
Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat?
21 September 2006, 01:30 | Wanita > Hukum | 11.198 views
Apakah Hubungan Keluarga Juga Ada di Akhirat?
21 September 2006, 01:21 | Aqidah > Surga Neraka | 13.121 views
Keharaman Makanan di Negara Minoritas Muslim
21 September 2006, 01:18 | Kuliner > Non Muslim | 7.574 views
Pakaian Terkena Najis
20 September 2006, 03:35 | Thaharah > Najis | 7.824 views
Definisi Luar Kota dalam Syarat Menjama' Sholat
19 September 2006, 03:25 | Shalat > Shalat Jama | 6.096 views
Sistem Bagi Hasil
18 September 2006, 22:57 | Muamalat > Bagi Hasil | 6.744 views
Hak Isteri yang Dicerai
18 September 2006, 03:49 | Pernikahan > Hak dan kewajiban | 6.006 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,348,879 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-9-2021
Subuh 04:29 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:01 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih