Minuman Green Sand Bebas Alkohol, Bolehkah Dikonsumsi? | rumahfiqih.com

Minuman Green Sand Bebas Alkohol, Bolehkah Dikonsumsi?

Tue 17 October 2006 06:01 | Kuliner > Alkohol | 87.074 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini kita sebagai konsumen dihadapkan dengan berbagai pilihan makanan dan minuman. Begitu beragamnya makanan dan minuman ini membuat saya seringkali bingung apakah makanana dan minuman ini dikategorikan hala atau haram.

Salah satunya adalah minuman ringan Green Sand yang berbandrol Bebas Alkohol ini masih membuat saya kebingungan. Hal ini didasarkan pada dahulu produk Green Sand mengandung alkohol +/- 2% yang berarti haram untuk dikonsumsi. Namun sekarang minuman Green Sand berubah kemasan dengan menonjolkan bandrol Green Sand bebas Alkohol.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah minuman Green Sand various rasa dengan label "bebas alkohol" ini halal untuk dikonsumsi atau masih meragukan atau tetap haram?

Demikian pertanyaan saya, terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kita memang seringkali melihat iklan merek minuman yang selama ini dikategorikan sebagai khamar, tapi tegas sekali menyebutkan bahwa kandungan alkoholnya 0%. Iklan seperti ini tentunya sangat membingungkan. Sebab produk tersebut selama ini dikenal sebagai khamar (minuman keras), kenapa tiba-tiba memajang tulisan besar Alkohol 0%?

Apakah berarti produk minuman itu bukan khamar?

Tidak jelas, tetapi pesan yang mungkin banyak ditangkap seolah ingin menghilangkan mitos bahwa produk tersebut bukan termasuk khamar, lantaran sudah tidak mengandung alkohol.

Lalu bagaimana sikap kita dengan klaim ini?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menegaskan bahwa Bir Bintang dan Green Sand yang sekarang ini berkampanye menyatakan bahwa kandungan minuman produk mereka tidak mengandung Alkohol adalah tetap haram.

Ada beberapa alasan yang dikemukakan, di antaranya

1. Masalah tidak terdeteksinya kadar Alkohol itu bukan berarti jaminan bahwa minuman itu sudah 100% tidak ada Alkoholnya.

Tidak terdeteksinya alkohol pada alat yang digunakan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia (LP-POM MUI) bisa jadi dikarenakan limit deteksi alat yang dimiliki lebih tinggi dari kandungan alkohol yang mungkin ada dalam kedua minuman tersebut.

Adapun alat yangdi gunakan memiliki limit deteksi 0,1% atau 1 ppm. Sehingga jika hasil pengukuran kemudian didapatkan tidak terdeteksi, maka bukan berarti produk tersebut tidak mengandung alkohol. Boleh jadi kandungan alcoholnya di bawah 0.1 persen.

2. Alasan lain adalah dasar yang mengacu kepada Fatwa MUI no 4 tahun 2003. Disebutkan dalam fatwa itu, "Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan makanan/minuman yang menimbulkan rasa/aroma (flavor) benda-benda atau binatang yang diharamkan."

Untuk kasus Bintang Zero, adanya proses pengimitasian terhadap barang haram sehingga akan mengajarkan konsumen muslim untuk menyukai sesuatu yang haram. Sedangkan pada Green Sands, proses pembuatannya sama sekali tidak berbeda dengan pembuatan bir, di mana pada tahap akhir ada usaha untuk menghilangkan alkohol.

Dengan demikian, iklan itu sama sekali tidak membuat produk itu menjadi halal dikonsumsi. Produk itu tetap haram, karena jati dirinya tetap khamar.

Wallahu a'lam bishshawab. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Membaca Fatihah bagi Makmum
17 October 2006, 04:43 | Shalat > Rukun Shalat | 7.913 views
Zakat Harta untuk Beli Tafsir/Al-Quran?
16 October 2006, 05:41 | Zakat > Alokasi Zakat | 5.649 views
Pengertian Dihapus Dosa
16 October 2006, 05:27 | Umum > Tasawuf | 7.292 views
Belajar tentang Islam
16 October 2006, 04:08 | Aqidah > Islam | 6.990 views
Witir Ikut Jamaah Tarawih
13 October 2006, 02:36 | Shalat > Shalat Tarawih dan Witir | 6.210 views
Nabi Pertama Bukan Adam?
13 October 2006, 02:30 | Aqidah > Nabi | 8.165 views
Mimpi Didatangi Orang-Orang Sholeh
13 October 2006, 02:25 | Aqidah > Ghaib | 12.881 views
Belajar Agama Tanpa Guru
13 October 2006, 02:13 | Umum > Belajar agama | 6.895 views
Tidak Perlu Syariat yang Wajib Prinsip Islam Saja, Benarkah?
13 October 2006, 01:56 | Negara > Hukum Islam | 6.074 views
Nuzulul Quran, setelah Pengajaran Iqro, Selanjutnya Nabi Bisa Baca?
13 October 2006, 01:31 | Al-Quran > Nuzulul Quran | 9.431 views
Ustadz Keliling Meminta Zakat untuk Kepentingan Pribadi
12 October 2006, 01:47 | Zakat > Alokasi Zakat | 6.843 views
Hukum Darah Nifas
12 October 2006, 01:33 | Wanita > Hukum | 8.335 views
hudud<-i>.html>Mungkinkah Dosa Besar Dihapus Allah Kalau Tidak di-Hudud?
12 October 2006, 01:30 | Jinayat > Qishash | 5.921 views
Kapan Zakat Fitrah Diberikan?
11 October 2006, 07:14 | Zakat > Zakat Fithr | 9.200 views
Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat
10 October 2006, 06:05 | Puasa > Qadha Fidyah Kafarat | 10.548 views
Zakat Profesi Suami Isteri Bekerja
10 October 2006, 05:58 | Zakat > Zakat Profesi | 6.104 views
Hukum Air WWTP
10 October 2006, 05:41 | Thaharah > Air | 7.354 views
Tarawih Berjama'ah Cepat v.s. Munfarid Khusyu'
9 October 2006, 01:42 | Shalat > Shalat Tarawih | 7.474 views
Negara Islam Indonesia
9 October 2006, 01:39 | Negara > Khilafah Negara Islam | 6.577 views
Pengelompokan Ayat-Ayat dalam Al-Qur'an
9 October 2006, 01:30 | Al-Quran > Mushaf | 8.019 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,396,359 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

27-9-2021
Subuh 04:24 | Zhuhur 11:45 | Ashar 14:54 | Maghrib 17:51 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih