ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Ungkapan bahwa sesungguhnya Allah itu sangat keras siksanya menggambarkan bahwa mereka itu nanti di akhirat akan dimasukkan ke dalam neraka dan tidak keluar lagi, karena terhitung matinya sebagai orang kafir.
Memang orang yahudi itu ada yang tahu ancaman di akhirat bila meningkari nabi maka akan dimasukkan ke dalam neraka. Akan tetapi mereka coba cari pembenaran dengan mengatakan kalau pun masuk neraka, hanya beberapa hari saja, setelah itu pasti akan dikeluarkan lagi. Itu sebagaimana yang kita baca dari ayat berikut :
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ
Hal itu adalah karena mereka mengaku: "Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung". (QS. Ali Imran : 24)
Dan penggalan terakhir yang menjadi penutup ayat ini dengan tegas menyebutkan bahwa mereka akan berhadapan dengan Allah SWT yang amat keras siksanya.
Sayangnya dari kebanyakan kalangan Bani Israil di Madinah yang sempat bertemu dengan Nabi SAW, hanya beberapa orang saja yang benar-benar masuk Islam dan menjadi orang-orang yang beriman.