ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh am hasibtum (أَمْ حَسِبْتُمْ) maknanya : “Apakah kamu mengira”. Asal katanya dari (حَسِبَ - يَحْسِبُ) yang bisa juga bermakna : mengira, menduga, atau memperhitungkan. Sedangkan lafazh an-tadkuhul-jannah (أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ) artinya : “bahwa kamu akan masuk surga”.
Ungkapan semacam ini memang sebuah gaya bahasa yang unik, yaitu bentuknya seperti sebuah pertanyaan, padahal tujuan sebenarnya bukan pertanyaan, melainkan pernyataan yang intinya kamu tidak akan masuk surga, kecuali setelah kamu mengalami ujian.
Dan ungkapan semacam ini sebenarnya merupakan bentuk tasliyah atau hiburan dari Allah SWT kepada Nabi SAW dan para shahabat yang kala itu sedang mendapatkan ujian dan cobaan yang cukup berat. Bahwa ujian yang berat ini tidak sia-sia karena akan dibalas oleh Allah SWT dengan dimasukkan ke dalam surga.