ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh al-qital (الْقِتَالُ) sering diartikan secara umum sebagai perang, tiga versi terjemahan di atas pun mengartikannya perang. Tentu tidak salah, namun yang lebih spesifik sebenarnya adalah pertempuran secara fisik. Asalnya dari kata (قَتَلَ - يَقْتُلُ) yang maknanya membunuh atau menghilangkan nyawa lawan, namun sifatnya saling berbunuhan secara masal.
Dalam budaya lama di masa lalu, pertempuran memang dilakukan secara fisik di medan laga. Seringkali sebuah pertempuran diawali dulu dengan duel satu lawan satu, yang disebut dengan mubarazah (مُبَارَزَة).
Antara Qital, Harb dan Jihad
Dalam bahasa Arab, selain qital (الْقِتَالُ) juga adalah istilah lain maknanya sangat dekat yaitu al-harb (الحرب) dan kata inilah yang lebih tepat untuk dimaknai sebagai perang, karena ruang lingkupnya lebih luas dari sekedar pertempuan. Al-Harb dalam bahasa Inggris disebut dengan 'war', sedangkan al-qital itu combat.
Al-Qital atau pertempuran adalah bagian dari Al-Harb atau perang. Seringkali perang itu tidak harus melulu berupa pertarungan fisik atau kontak senjata. Perang bisa saja dengan embargo ekonomi, atau bisa juga dengan perundingan-perundingan.
Adapun istilah jihad (جِهَاد) punya ruang lingkup yang jauh lebih luas dari al-harb apalagi al-qital. Karena jihad itu bisa dengan harta, bisa juga dengan ilmu, atau dengan buku, ceramah, dakwah dan segala media yang ada. Maka jihad itu tidak harus selalu diidentikkan dengan pertempuran, yang identik dengan pertempuran itu adalah qital.