ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh al-aqrabin (وَالْأَقْرَبِينَ) artinya : untuk kerabat, yaitu keluarga yang punya kedekatan nasab dengan pihak pemberi wasiat. Lafazh ini sering juga diterjemahkan menjadi kerabat atau orang-orang terdekat. Namun maksudnya tidak lain adalah keluarga besar dan bukan teman atau rekan.
Untuk memudahkan kita memahami maknanya, dzawil qurba bagi Nabi Muhammad SAW tidak lain adalah keluarga Beliau SAW yang terdiri dari dua klan besar dalam suku Quraisy yaitu Bani Hasyim dan Bani Mutthalib. Siapa saja yang masih termasuk trah Bani Hasyim dan Bani Muththalib, maka dia termasuk kerabat Nabi SAW.
Bahkan sebagian kalangan yang mengatakan bahwa dzawil qurba bagi Nabi SAW tidak terbatas kepada Bani Hasyim dan Bani Mutthalib saja, tetapi semua kabilah dalam suku Quraisy secara keseluruhannya termasuk dzawil qurba dari Nabi SAW. Dasarnya adalah firman Allah SWT yang memerintahkan agar Nabi SAW mendakwahi keluarga yang termasuk aqrabin (أَقْرَبِيْن) alias keluarga yang terdekat.
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, (QS. Asy-Syuara : 214)
Ayat ini memerintahkan Nabi SAW mengajak kerabat terdekat untuk masuk Islam. Dalam kenyataannya ternyata Nabi SAW ajak bukan hanya Bani Hasyim atau Bani Mutthalib saja, tetapi semua yang ada di dalam suku Quraisy. Perhatikan hadits berikut ini :
دَعا رَسُول اللَّهِ ﷺ قُرَيْشًا فاجْتَمَعُوا فَعَمَّ وخَصَّ فَقال: يا بَنِي كَعْبِ بْنِ لُؤَيٍّ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا بَنِي مُرَّةَ بْنِ كَعْبٍ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا بَنِي عَبْدِ شَمْسٍ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا بَنِي عَبْدِ مَنافٍ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا بَنِي هاشِمٍ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا بَنِي عَبْدِ المُطَّلِبِ، أنْقِذُوا أنْفُسَكُمْ مِنَ النّارِ، يا فاطِمَةُ أنْقِذِي نَفْسَكِ مِنَ النّارِ
Rasulullah SAW mengajak suku Quraisy, lalu mereka pun berkumpul dan Nabi SAW menyeru :
“Wahai Bani Ka’ab bin Luaiy, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Bani Murrah bin Ka’ab, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Bani Abdi Syams, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Bani Abdi Manaf, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Bani Hasyim, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Bani Abdil Muthalib, selamatkan diri kalian dari api neraka”.
“Wahai Fatimah, selamatkan dirimu dari api neraka”.