Jilid : 12 Juz : 6 | Al-Maidah : 41
Al-Maidah 5 : 41
Mushaf Madinah | hal. 114 | Mushaf Kemenag RI

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنَ الَّذِينَ قَالُوا آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ ۛ وَمِنَ الَّذِينَ هَادُوا ۛ سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ سَمَّاعُونَ لِقَوْمٍ آخَرِينَ لَمْ يَأْتُوكَ ۖ يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ مِنْ بَعْدِ مَوَاضِعِهِ ۖ يَقُولُونَ إِنْ أُوتِيتُمْ هَٰذَا فَخُذُوهُ وَإِنْ لَمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُوا ۚ وَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ فِتْنَتَهُ فَلَنْ تَمْلِكَ لَهُ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَمْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يُطَهِّرَ قُلُوبَهُمْ ۚ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ ۖ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Kemenag RI 2019: Wahai Rasul (Muhammad), janganlah engkau disedihkan oleh orang-orang yang bersegera dalam kekufuran, yaitu orang-orang (munafik) yang mengatakan dengan mulut mereka, “Kami telah beriman,” padahal hati mereka belum beriman, dan juga orang-orang Yahudi. (Mereka adalah) orang-orang yang sangat suka mendengar (berita-berita) bohong lagi sangat suka mendengar (perkataan-perkataan) orang lain yang belum pernah datang kepadamu. Mereka mengubah firman-firman (Allah) setelah berada di tempat-tempat yang (sebenar)-nya. Mereka mengatakan, “Jika ini yang diberikan kepada kamu, terimalah. Jika kamu diberi yang bukan ini, hati-hatilah.” Siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, maka sekali-kali engkau tidak akan mampu menolak sesuatu pun dari Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan di akhirat akan mendapat azab yang sangat berat.
Prof. Quraish Shihab: Wahai Rasul (Nabi Muhammad saw.)! Hendaknya engkau jangan disedihkan oleh orang-orang yang bersegera dalam kekafiran, yaitu (di antara) orang-orang yang mengatakan dengan mulut-mulut mereka: “Kami telah beriman,” padahal hati mereka belum beriman; dan di antara orang-orang Yahudi, mereka sangat suka mendengar kebohongan dan sangat suka mendengar (perkataan-perkataan) kaum lain yang belum pernah datang kepadamu (Nabi Muhammad saw.); mereka mengubah perkataan-perkataan (Allah swt.) setelah (mantap berada) di tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah.” Barang siapa Allah menghendaki kesesatannya (karena enggan beriman), maka sekali-kali engkau tidak akan mampu menolak sesuatu (pun) dari Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka. Mereka di dunia mendapat kehinaan dan bagi mereka di akhirat azab yang sangat besar.
Prof. HAMKA: Wahai Rasul! Janganlah mendukacitakan engkau orang-orang yang berlomba dalam ke kufuran dari antara orang-orang yang berkata dengan mulut mereka, “Kami telah beriman,” padahal tidaklah beriman hati mereka, dan dari antara orang-orang Yahudi. Mereka mendengar untuk berdusta. Mereka mendengar untuk sua tu kaum yang lain yang tidak datang kepada engkau. Mereka mengubah kalimat-kalimat dari sesudah (teratur) tempat-tempatnya. Mereka berkata, “Jika didatangkan kepada kamu (hu kum) begini, maka terimalah dia, dan jika tidak didatangkannya kepada kamu, maka hendaklah kamu berjaga diri.” Dan barangsiapa yang dike hendaki Allah akan mengujinya, maka sekali-kali tidaklah engkau berkuasa (menolaknya) daripada Allah sesuatu pun. Itulah orang-orang yang tidak dikehendaki (lagi) oleh Allah bahwa akan membersihkan hati mereka. Bagi mereka di dunia ini kehinaan dan bagi mereka di akhirat adzab yang besar.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ

لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ

مِنَ الَّذِينَ قَالُوا آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ

وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ

وَمِنَ الَّذِينَ هَادُوا

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ

سَمَّاعُونَ لِقَوْمٍ آخَرِينَ لَمْ يَأْتُوكَ

يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ مِنْ بَعْدِ مَوَاضِعِهِ

يَقُولُونَ إِنْ أُوتِيتُمْ هَٰذَا فَخُذُوهُ وَإِنْ لَمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُوا

وَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ فِتْنَتَهُ

فَلَنْ تَمْلِكَ لَهُ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَمْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يُطَهِّرَ قُلُوبَهُمْ

لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ

وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

🔐