Jilid : 11 Juz : 6 | Al-Maidah : 5
Al-Maidah 5 : 5
Mushaf Madinah | hal. 107 | Mushaf Kemenag RI

الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۖ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ ۖ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِي أَخْدَانٍ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Kemenag RI 2019: Pada hari ini dihalalkan bagimu segala (makanan) yang baik. Makanan (sembelihan) Ahlulkitab itu halal bagimu dan makananmu halal (juga) bagi mereka. (Dihalalkan bagimu menikahi) perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara perempuan-perempuan yang beriman dan perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi kitab suci sebelum kamu, apabila kamu membayar maskawin mereka untuk menikahinya, tidak dengan maksud berzina, dan tidak untuk menjadikan (mereka) pasangan gelap (gundik). Siapa yang kufur setelah beriman, maka sungguh sia-sia amalnya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.
Prof. Quraish Shihab: Pada hari ini, dihalalkan bagi kamu memakan yang baik-baik. Makanan orang-orang yang diberi kitab (Yahudi dan Nasrani) halal bagi kamu, dan makanan kamu halal bagi mereka. Juga dihalalkan bagi kamu menikahi wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita mukmin, serta wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu, asalkan kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menjaga kesucian, bukan untuk berzina atau menjadikannya pasangan secara sembunyi-sembunyi (gundik). Barang siapa kafir setelah beriman, maka sungguh hapuslah amalnya, dan di akhirat kelak, dia termasuk orang-orang yang rugi.
Prof. HAMKA: Pada hari ini, telah dihalalkan bagimu segala yang baik-baik, dan makanan orang-orang yang diberi Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu pun halal bagi mereka. Dan perempuan-perempuan merdeka dari kalangan Mukminat, serta perempuan-perempuan merdeka dari mereka yang diberi Kitab sebelum kamu, apabila kamu telah memberikan mahar kepada mereka. Dalam keadaan menikah, bukan berzina, dan bukan mengambil pasangan secara diam-diam. Barangsiapa yang menolak keimanan, maka amalannya akan sia-sia, dan dia di akhirat termasuk golongan orang-orang yang rugi.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ

وَطَعَامُ

الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ

حِلٌّ لَكُمْ

وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ

وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ

وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ

إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ

مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِي أَخْدَانٍ

وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

🔐