75. Al-Qiyamah
Surat 74 | 40 ayat | Surat 76
لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ
Kemenag RI 2019: Aku bersumpah demi hari Kiamat.
(
QS. Al-Qiyamah : 1 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
Kemenag RI 2019: Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri).
(
QS. Al-Qiyamah : 2 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ
Kemenag RI 2019: Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?
(
QS. Al-Qiyamah : 3 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ
Kemenag RI 2019: Tentu, (bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna.
(
QS. Al-Qiyamah : 4 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
بَلْ يُرِيدُ الْإِنْسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ
Kemenag RI 2019: Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus.
(
QS. Al-Qiyamah : 5 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ
Kemenag RI 2019: Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?”
(
QS. Al-Qiyamah : 6 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ
Kemenag RI 2019: Apabila mata terbelalak (ketakutan),
(
QS. Al-Qiyamah : 7 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَخَسَفَ الْقَمَرُ
Kemenag RI 2019: bulan pun telah hilang cahayanya,
(
QS. Al-Qiyamah : 8 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
Kemenag RI 2019: serta matahari dan bulan dikumpulkan,
(
QS. Al-Qiyamah : 9 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
يَقُولُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ
Kemenag RI 2019: pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?”
(
QS. Al-Qiyamah : 10 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
كَلَّا لَا وَزَرَ
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung.
(
QS. Al-Qiyamah : 11 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ
Kemenag RI 2019: (Hanya) kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.
(
QS. Al-Qiyamah : 12 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
يُنَبَّأُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ
Kemenag RI 2019: Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan.
(
QS. Al-Qiyamah : 13 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
بَلِ الْإِنْسَانُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ
Kemenag RI 2019: Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri )
(
QS. Al-Qiyamah : 14 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُ
Kemenag RI 2019: walaupun dia mengemukakan alasan-alasan(-nya).
(
QS. Al-Qiyamah : 15 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ
Kemenag RI 2019: Jangan engkau (Nabi Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur’an) karena hendak tergesa-gesa (menguasai)-nya.
(
QS. Al-Qiyamah : 16 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya.
(
QS. Al-Qiyamah : 17 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ
Kemenag RI 2019: Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu.
(
QS. Al-Qiyamah : 18 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ
Kemenag RI 2019: Kemudian, sesungguhnya tugas Kami (pula)-lah (untuk) menjelaskannya.
(
QS. Al-Qiyamah : 19 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia,
(
QS. Al-Qiyamah : 20 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ
Kemenag RI 2019: dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.
(
QS. Al-Qiyamah : 21 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ
Kemenag RI 2019: Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri
(
QS. Al-Qiyamah : 22 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ بَاسِرَةٌ
Kemenag RI 2019: Wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram
(
QS. Al-Qiyamah : 24 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
تَظُنُّ أَنْ يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ
Kemenag RI 2019: (karena) mereka yakin akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.
(
QS. Al-Qiyamah : 25 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Apabila (nyawa) telah sampai di kerongkongan,
(
QS. Al-Qiyamah : 26 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ
Kemenag RI 2019: dan dikatakan (kepadanya), “Siapa yang (dapat) menyembuhkan?”
(
QS. Al-Qiyamah : 27 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ
Kemenag RI 2019: Dia pun yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
(
QS. Al-Qiyamah : 28 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ
Kemenag RI 2019: dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan). )
(
QS. Al-Qiyamah : 29 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ
Kemenag RI 2019: Kepada Tuhanmulah pada hari itu (manusia) digiring.
(
QS. Al-Qiyamah : 30 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ
Kemenag RI 2019: Dia tidak membenarkan (Al-Qur’an dan Rasul) dan tidak melaksanakan salat.
(
QS. Al-Qiyamah : 31 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
وَلَٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
Kemenag RI 2019: Akan tetapi, dia mendustakan (Al-Qur’an) dan berpaling (dari kebenaran).
(
QS. Al-Qiyamah : 32 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰ أَهْلِهِ يَتَمَطَّىٰ
Kemenag RI 2019: Kemudian, dia pergi kepada keluarganya dengan menyombongkan diri.
(
QS. Al-Qiyamah : 33 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ
Kemenag RI 2019: Celakalah kamu! Maka, celakalah!
(
QS. Al-Qiyamah : 34 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ
Kemenag RI 2019: Kemudian, celakalah kamu! Maka, celakalah!
(
QS. Al-Qiyamah : 35 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى
Kemenag RI 2019: Apakah manusia mengira akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?
(
QS. Al-Qiyamah : 36 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِنْ مَنِيٍّ يُمْنَىٰ
Kemenag RI 2019: Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)?
(
QS. Al-Qiyamah : 37 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ
Kemenag RI 2019: Kemudian, (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakannya.
(
QS. Al-Qiyamah : 38 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ
Kemenag RI 2019: Lalu, Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan.
(
QS. Al-Qiyamah : 39 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ
Kemenag RI 2019: Bukankah (Allah) itu kuasa (pula) menghidupkan orang mati?
(
QS. Al-Qiyamah : 40 )
Quraish Shihab:
HAMKA:
75. Al-Qiyamah
Surat 74 | 40 ayat | Surat 76