< 21 | Halaman 22 | 23 >

[2] Al-Baqarah : 142 (سَيَقُولُ السُّفَهَاءُ مِنَ النَّاسِ مَا وَلَّاهُمْ عَنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, “Apakah yang memalingkan mereka (kaum muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Milik Allahlah timur dan barat. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus (berdasarkan kesiapannya untuk menerima petunjuk).”
Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang picik di antara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (kaum Muslim) dari kiblat mereka (Baitul Maqdis) (yang dahulu) mereka telah berkiblat kepadanya?” Jawablah (Nabi Muhammad saw.): “Milik Allah timur dan barat; Dia menganugerahi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya (berdasarkan kemauan dan kecenderungan masing-masing) ke jalan lebar yang lurus.”
HAMKA : Akan berkata yang bodoh-bodoh dari manusia itu, "Apakah yang memalingkan manusia itu dari kiblat mereka yang telah ada mereka padanya?" Katakanlah, "Kepunyaan Allah timur dan barat. Dia memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki kepada jalan yang lurus."
3. Tafsir

سَيَقُولُ السُّفَهَاءُ مِنَ النَّاسِ مَا وَلَّاهُمْ عَنْ قِبْلَتِهِمُ الَّتِي كَانُوا عَلَيْهَا ۚ قُلْ لِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ ۚ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

[2] Al-Baqarah : 143 (وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan ) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
Prof. Quraish Shihab : Dan demikianlah Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), ummatan wasathan (umat pertengahan, moderat dan teladan) supaya kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan supaya Rasul (Nabi Muhammad saw.) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi (kiblat) kamu (sekarang), melainkan supaya Kami mengetahui (dalam dunia nyata) siapa yang mengikuti Rasul (Nabi Muhammad saw.) dan siapa yang membelot. Dan benar-benar (pemindahan kiblat itu terasa) sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah (berdasarkan kemauan dan kecenderungan masing-masing); dan Allah sekali-kali tidak akan menyia-nyiakan iman kamu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyayang, lagi Maha Pengasih kepada manusia.
HAMKA : Dan demikianlah, telah Kami jadikan kamu suatu umat yang di tengah, supaya kamu menjadi saksi-saksi atas manusia, dan adalah Rasul men jadi saksi (pula) atas kamu. Dan, tidaklah Kami jadikan kiblat yang telah ada engkau atasnya, melainkan supaya Kami ketahui siapa yang mengikut Rasul dari siapa yang berpaling atas dua tumitnya. Dan, memanglah berat itu kecuali atas orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan, tidaklah Allah akan menyia-nyiakan iman kamu. Sesungguhnya, Allah terhadap manusia adalah Penyantun lagi Penyayang.
3. Tafsir

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ

[2] Al-Baqarah : 144 (قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Di mana pun kamu sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab ) benar-benar mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidilharam) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
Prof. Quraish Shihab : Sungguh, Kami (sering) melihat wajahmu (Nabi Muhammad saw.) menengadah ke langit, maka, Kami benar-benar akan memalingkanmu ke kiblat yang engkau sukai. Maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjid al-Haram? Dan di mana saja kamu berada, maka palingkanlah wajah-wajah kamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil), mereka benar-benar mengetahui bahwa (berpaling ke Masjid al-Haram) itu adalah benar dari Tuhannya Pemelihara mereka; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
HAMKA : Sesungguhnya, Kami lihat muka engkau menengadah-nengadah ke langit maka Kami palingkanlah engkau kepada kiblat yang engkau ingini. Sebab itu, palingkanlah muka engkau ke Masjidil Haram. Dan, di mana saja kamu semua berada palingkanlah mukamu ke pihaknya. Dan, sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab mengetahui bahwasanya itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan, tidaklah Allah lengah dari apa pun yang kamu amalkan.
3. Tafsir

قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

[2] Al-Baqarah : 145 (وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, jika engkau (Nabi Muhammad) mendatangkan ayat-ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu. Engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka (pun) tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Sungguh, jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu, niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.
Prof. Quraish Shihab : Dan jika engkau (Nabi Muhammad saw.) benar-benar mendatangkan semua ayat kepada orang-orang yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan engkau (pun) tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebagian mereka (pun) tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika engkau benar-benar mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya engkau—kalau demikian—tentu termasuk (golongan) orang-orang zalim.
HAMKA : Dan meskipun engkau beri orang-orang yang diberi kitab itu dengan tiap-tiap keterangan, tidaklah mereka akan mengikut kiblat engkau itu. Dan, engkau pun tidaklah akan mengikut kiblat mereka. Dan, tidaklah yang sebagian mereka akan mengikut kiblat yang sebagian. Dan, jikalau engkau perturutkan kemauan-kemauan mereka sesudah datang kepada engkau sebagian dari pengetahuan, sesungguhnya adalah engkau di masa itu dari orang-orang yang aniaya.
3. Tafsir

وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَ ۚ وَمَا أَنْتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ ۚ وَمَا بَعْضُهُمْ بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ ۚ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ إِنَّكَ إِذًا لَمِنَ الظَّالِمِينَ

< 21 | 22 | 23 >