| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu mengatakan bahwa orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Namun, (sebenarnya mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (mereka itu) hidup (bahagia di alam Barzah), tetapi kamu tidak menyadari (kehidupan mereka). |
| HAMKA : Dan janganlah kamu katakan terhadap orang yang terbunuh di jalan Allah bahwa mereka mati. Bahkan mereka hidup, akan tetapi kamu tidak merasa. |
| 3. Tafsir وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتٌ ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَٰكِنْ لَا تَشْعُرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar, |
| Prof. Quraish Shihab : Dan sungguh, Kami pasti akan (terus menerus) menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang sabar. |
| HAMKA : Dan sesungguhnya akan Kami beri kamu percobaan dengan sesuatu dari ketakutan dan kelaparan dan kekurangan dari harta benda dan jiwa-jiwa dan buah buahan; dan berilah kabar yang menyukakan kepada orang yang sabar. |
| 3. Tafsir وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Inn? lill?hi wa inn? ilaihi r?ji‘?n” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). |
| Prof. Quraish Shihab : (Yaitu), orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna liLlahi wa inna ilaihi rajiun” (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). |
| HAMKA : (Yaitu) orang-orang yang apabila menimpa kepada mereka suatu musibah, mereka berkata, "Sesungguhnya, kita ini dari Allah dan sesungguhnya kepada-Nyalah kita semua akan kembali." |
| 3. Tafsir الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tu-hannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka itulah yang mendapat banyak keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan Pemelihara mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. |
| HAMKA : Mereka itu akan dikaruniakan atas mereka anugerah-anugerah dari Tuhan mereka dan rahmat, dan mereka itulah orang-orang yang akan mendapat petunjuk. |
| 3. Tafsir أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. ) Maka, siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sai ) antara keduanya. Siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri, ) lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebagian dari syiar-syiar Allah.³? Maka, barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa‘i antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan suatu kebajikan, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan, lagi Maha Mengetahui. |
| HAMKA : Sesungguhnya, Shafa dan Marwah itu adalah daripada syiar-syiar Allah jua. Maka, barangsiapa yang naik haji ke rumah itu atau umrah, tidaklah mengapa bahwa dia keliling pada keduanya. Dan, barangsiapa yang me nambah kerja kebaikan maka sesungguhnya Allah adalah Pembalas terima kasih, lagi Maha Mengetahui. |
| 3. Tafsir إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Al-Qur’an), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh mereka yang melaknat, |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya dalam al-Kitab untuk (kepentingan) manusia, mereka itu dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknat. |
| HAMKA : Sesungguhnya, orang-orang yang me nyembunyikan apa yangtelah pemah Kami turun kan dari keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami terangkan dianya kepada manusia di dalam Kitab, mereka itu akan dilaknat oleh Allah dan mereka pun akan dilaknat oleh orang orang yang melaknat. |
| 3. Tafsir إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَىٰ مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ ۙ أُولَٰئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : kecuali orang-orang yang telah bertobat, mengadakan perbaikan, dan menjelaskan(-nya). ) Mereka itulah yang Aku terima tobatnya. Akulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Kecuali orang-orang yang bertaubat dan mengadakan perbaikan serta menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima taubat mereka, dan Aku-lah Yang Maha Penerima taubat, lagi Maha Pengasih. |
| HAMKA : Kecuali orang-orang yang bertobat dan berbuat perbaikan dan mereka yang memberikan penjelasan. Maka, mereka itulah yang akan Aku beri tobat atas mereka; dan Aku adalah Pemberi tobat lagi Penyayang. |
| 3. Tafsir إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَٰئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya. |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya orang-orang kafir (dan menyembunyikan kebenaran yang seharusnya ditampakkan) dan mereka mati (dalam keadaan) kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia semua. |
| HAMKA : Sesungguhnya, orang-orang yang tidak mau percaya, dan mati, padahal mereka masih di dalam kufur. Mereka itu, atas mereka adalah laknat Allah dan Malaikat dan manusia sekaliannya. |
| 3. Tafsir إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka kekal di dalamnya (laknat). Tidak akan diringankan azab dari mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan azab dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh. |
| HAMKA : Kekal mereka di dalamnya; tidak akan diringankan adzab atas mereka, dan tidaklah me reka akan dipedulikan.Dan Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Mahamurah, lagi Maha Penyayang. |
| 3. Tafsir خَالِدِينَ فِيهَا ۖ لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Tuhan kamu (adalah) Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (Yang berhak disembah) melainkan Dia, Pemberi Kasih Yang Maha Pengasih. |
| HAMKA : Dan Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Mahamurah, lagi Maha Penyayang. |
| 3. Tafsir وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ |