Kemenag RI 2019: yang memberatkan punggungmu,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: dan meninggikan (derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain)
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Demi (buah) tin dan (buah) zaitun,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: demi gunung Sinai,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: dan demi negeri (Makkah) yang aman ini,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Bukankah Allah hakim yang paling adil?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: yang mengajar (manusia) dengan pena.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: ketika melihat dirinya serba berkecukupan.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(-mu).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Tahukah kamu tentang orang yang melarang
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa). )
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA: