Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: bumi mengeluarkan isi perutnya,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi dengannya (bumi)?”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Pada hari itu (bumi) menyampaikan berita (tentang apa yang diperbuat manusia di atasnya)
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Pada hari itu manusia keluar (dari kuburnya) dalam keadaan terpencar untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatan mereka.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: sehingga menerbangkan debu,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA: