< 62 | Halaman 63 | 64 >

[3] Ali Imran : 101 (وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Siapa yang berpegang teguh pada (agama) Allah, sungguh dia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Prof. Quraish Shihab :

Bagaimana kamu menjadi kafir, padahal dibacakan (disampaikan) kepada kamu ayat-ayat Allah, dan Rasul-Nya pun berada di tengahtengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh dia telah diberi petunjuk kepada jalan lebar yang lurus. 

HAMKA :

Dan bagaimana kamu akan kufur, padahal telah dibacakan kepada kamu ayat-ayat Allah, dan di antara kamu ada Rasul-Nya? Dan barangsiapa yang berpegang teguh dengan Allah, maka sesungguhnya telah diberi petunjuk dia kepada jalan yang lurus. 

3. Tafsir

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ ۗ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

[3] Ali Imran : 102 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.
Prof. Quraish Shihab :

Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Muslim (tunduk patuh dan berserah diri kepada Allah swt.). 

HAMKA :

Wahai orang-orang yang beriman! Takwalah kamu kepada Allah sebenar-benar takwa; dan janganlah kamu mati melainkan di dalam keadaan Muslimin

3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

[3] Ali Imran : 103 (وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
Prof. Quraish Shihab :

Dan berpegang teguhlah kamu semua kepada tali (agama) Allah (yakni al-Qur’an), dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu dahulu (pada masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Dia mempersatukan hati kamu, lalu menjadilah kamu karena nikmat-Nya, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang api (neraka), lalu Dia menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya kamu mendapat petunjuk. 

HAMKA :

Dan berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah dan janganlah kamu bercerai-berai; dan ingatlah olehmu nikmat Allah atas kamu; seketika kamu sedang bermusuh-musuhan telah dijinakkan-Nya antara hati kamu masing-masing, sehingga dengan nikmat Allah kamu jadi bersaudara. Padahal dahulunya kamu telah di pinggir lubang neraka, tetapi kamu telah diselamatkan-Nya daripadanya. Demikianlah Allah menyatakan tanda-tanda-Nya kepada kamu, supaya kamu mendapat petunjuk.

3. Tafsir

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

[3] Ali Imran : 104 (وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. ) Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Prof. Quraish Shihab :

Dan hendaklah ada di antara kamu (segolongan) umat yang mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma‘ruf dan mencegah yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. 

HAMKA :

Hendaklah ada antara kamu satu golongan yang mengajak kepada kebaikan menyuruh berbuat yang ma’ruf dan melarang perbuatan mungkar. Dan mereka itu, ialah orang-orang yang beroleh kemenangan.

3. Tafsir

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

[3] Ali Imran : 105 (وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang sangat berat.
Prof. Quraish Shihab :

Dan janganlah kamu menjadi serupa dengan orang-orang yang berkelompok-kelompok dan berselisih sesudah datang keterangan-keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang sangat besar. 

HAMKA :

Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang telah berpecah-belah dan berselisih sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan. Dan bagi mereka itulah siksaan yang besar.

3. Tafsir

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

[3] Ali Imran : 106 (يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ فَأَمَّا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Azab itu terjadi) pada hari ketika ada wajah yang putih berseri dan ada pula wajah yang hitam kusam. Adapun orang-orang yang berwajah hitam kusam (kepada mereka dikatakan), “Mengapa kamu kafir setelah beriman? Oleh karena itu, rasakanlah azab yang disebabkan kekafiranmu.”
Prof. Quraish Shihab :

Pada hari (yang di waktu itu) ada wajah-wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah-wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram wajah-wajah mereka, (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu, rasakanlah azab disebabkan kekafiran kamu.” 

HAMKA :

Pada hari yang wajah-wajah menjadi putih dan wajah-wajah (yang lain) menjadi hitam; maka adapun kepada orang-orang yang menjadi hitam muka itu dikatakan: Bukankah kamu telah kufur sesudah kamu beriman? Maka rasailah adzab, sebab kamu telah kufur itu.

3. Tafsir

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

[3] Ali Imran : 107 (وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِي رَحْمَةِ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga). Mereka kekal di dalamnya.
Prof. Quraish Shihab :

Dan adapun orang-orang yang putih berseri wajah-wajah mereka, maka mereka berada dalam rahmat Allah; mereka kekal di dalamnya. 

HAMKA :

Dan adapun orang-orang yang putih muka itu, maka di rahmat Allah-lah mereka itu akan kekal.

3. Tafsir

وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِي رَحْمَةِ اللَّهِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

[3] Ali Imran : 108 (تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan benar dan tidaklah Allah berkehendak melakukan kezaliman pada semesta alam.
Prof. Quraish Shihab :

Itulah ayat-ayat Allah, Kami membacakannya (mewahyukannya) kepadamu (Nabi Muhammad saw.) dengan haq (benar); dan tidaklah Allah berkehendak menganiaya (siapa pun) di seluruh alam.

HAMKA :

Demikian itulah tanda-tanda dari Allah, Kami bacakan kepadamu dengan sebenarnya. Dan tidaklah Allah bermaksud zalim kepada makhluk

3. Tafsir

تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۗ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِلْعَالَمِينَ

< 62 | 63 | 64 >