< 68 | Halaman 69 | 70 >

[3] Ali Imran : 149 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا الَّذِينَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menaati orang-orang yang kufur, niscaya mereka akan mengembalikan kamu ke belakang (murtad). Akibatnya, kamu akan kembali dalam keadaan merugi.
Prof. Quraish Shihab :

Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu menaati orang-orang yang kafir, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (murtad), maka jadilah kamu orang-orang yang rugi.

HAMKA :

Wahai orang-orang yang beriman! Jikalau kamu ikuti orang orang yang kafir itu, niscaya mereka akan memutarkan kamu atas tumit kamu. Maka, akan terpalinglah kamu dalam keadaan rugi.

3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا الَّذِينَ كَفَرُوا يَرُدُّوكُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ فَتَنْقَلِبُوا خَاسِرِينَ

[3] Ali Imran : 150 (بَلِ اللَّهُ مَوْلَاكُمْ وَهُوَ خَيْرُ النَّاصِرِينَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Namun, (hanya) Allahlah pelindungmu dan Dia penolong yang terbaik.
Prof. Quraish Shihab :

Tetapi (taatilah Allah swt.), Allah adalah Pelindung kamu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong

HAMKA :

Bahkan Allah-lah Pelindung kamu dan Dialah yang sebaik-baik Penolong

3. Tafsir

بَلِ اللَّهُ مَوْلَاكُمْ ۖ وَهُوَ خَيْرُ النَّاصِرِينَ

[3] Ali Imran : 151 (سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ بِمَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kami akan memasukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang yang kufur karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentangnya. Tempat kembali mereka adalah neraka. (Itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim.
Prof. Quraish Shihab :

Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, sebab mereka menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan (itulah) seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang zalim.

HAMKA :

Akan Kami letakkan rasa takut ke dalam hati orang-orang yang kafir itu, karena mereka telah mempersekutukan Allah dengan barang yang tidak diturunkan keterangan untuknya. Tempat kembali mereka ialah neraka dan seburuk-buruknyalah tempat kembali orang-orang yang zalim itu

3. Tafsir

سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ بِمَا أَشْرَكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا ۖ وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۚ وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ

[3] Ali Imran : 152 (وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, Allah benar-benar telah memenuhi janji-Nya kepadamu ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu (dalam keadaan) lemah, berselisih dalam urusan itu, ) dan mengabaikan (perintah Rasul) setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. ) Di antara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada (pula) orang yang menghendaki akhirat. Kemudian, Allah memalingkan kamu dari mereka ) untuk mengujimu. Sungguh, Dia benar-benar telah memaafkan kamu. Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin.
Prof. Quraish Shihab :

Dan demi (Allah)! Sungguh, Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu (pada perang Badar dan perang Uhud), ketika kamu membunuh mereka (kaum musyrikin) dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan (itu) dan kamu durhaka (melanggar perintah Nabi Muhammad saw.) sesudah Dia memperlihatkan kepada kamu apa yang kamu sukai. Di antara kamu ada yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada yang menghendaki akhirat. Kemudian Dia memalingkan kamu dari mereka (yakni menggagalkan kemenangan kamu atas mereka) untuk menguji kamu. Dan demi (Allah)! Sungguh, Dia telah memaafkan kamu. Dan Allah memiliki karunia atas orang-orang mukmin.

HAMKA :

Sesungguhnya Allah telah memenuhi janjiNya kepada kamu, ketika kamu sirnakan mereka dengan sungguh-sungguh dengan izin-Nya, hingga apabila kamu telah jadi lemah hati dan berbantahan dalam hal itu serta mendurhaka sesudah diperlihatkan-Nya kepadamu apa yang kamu sukai. Antara kamu memang ada yang menghendaki dunia dan ada yang menghendaki akhirat. Kemudian, Dia palingkan kamu dari mereka, sebagai percobaan kepadamu. Akan tetapi, sesungguhnya telah dimaafkan-Nya kamu. Karena Allah mempunyai kurnia atas orang-orang yang beriman

3. Tafsir

وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ ۚ مِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الْآخِرَةَ ۚ ثُمَّ صَرَفَكُمْ عَنْهُمْ لِيَبْتَلِيَكُمْ ۖ وَلَقَدْ عَفَا عَنْكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

[3] Ali Imran : 153 (إِذْ تُصْعِدُونَ وَلَا تَلْوُونَ عَلَىٰ أَحَدٍ وَالرَّسُولُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedangkan Rasul (Muhammad) memanggilmu dari belakang. Oleh karena itu, Allah menimpakan kepadamu kesedihan demi kesedihan ) agar kamu tidak bersedih hati (lagi) terhadap apa yang luput dari kamu dan terhadap apa yang menimpamu. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Prof. Quraish Shihab :

(Ingatlah), ketika kamu lari (meninggalkan medan pertempuran) dan tidak menoleh kepada seorang (pun), sedangkan Rasul (Nabi Muhammad saw.) memanggil (kelompok) kamu yang lain (yang melarikan diri), karena itu Aliah mengganjar kamu kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu (yaitu kemenangan dan harta rampasan) dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

HAMKA :

(Ingatlah) tatkala kamu lari dan tidak berpaling kepada seorang jua pun, padahal Rasul telah menghimbaumu dari belakangmu. Lalu Dia timpakan kepadamu satu kesusahan hati dengan sebab satu kesusahan hati. Agar kamu tidak berduka cita atas (keuntungan) yang telah luput dari kamu dan tidak pula atas bahaya yang menimpa kamu. Allah amat mengetahui apa jua pun yang kamu kerjakan.

3. Tafsir

إِذْ تُصْعِدُونَ وَلَا تَلْوُونَ عَلَىٰ أَحَدٍ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ فِي أُخْرَاكُمْ فَأَثَابَكُمْ غَمًّا بِغَمٍّ لِكَيْلَا تَحْزَنُوا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا مَا أَصَابَكُمْ ۗ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

< 68 | 69 | 70 >