< 72 | Halaman 73 | 74 >

[3] Ali Imran : 174 (فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka kembali dengan nikmat dan karunia dari Allah. Mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti (jalan) rida Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.
Prof. Quraish Shihab :

Maka, mereka kembali dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah. Keburukan tidak menyentuh mereka dan mereka mengikuti (dengan sungguh-sungguh) keridhaan Allah. Dan Allah Pemilik karunia yang sangat besar

HAMKA :

Maka kembalilah mereka dengan nikmat dan kurnia dari Allah, dalam keadaan tidak satu pun bahaya menyinggung mereka. Mereka ikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai kurnia yang besar.

3. Tafsir

فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ

[3] Ali Imran : 175 (إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya. ) Oleh karena itu, janganlah takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang mukmin.
Prof. Quraish Shihab :

Sesungguhnya itu (yang menyampaikan berita musuh telah mengumpulkan kekuatan) tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti kawan-kawannya (orang-orang munafik), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang mukmin.

HAMKA :

Yang demikian itu tidak lain hanyalah setan yang hendak mempertakut-takuti pengikut pengikutnya. Lantaran itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika memang kamu orang-orang yang beriman.

3. Tafsir

إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

[3] Ali Imran : 176 (وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah engkau (Nabi Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan cepat melakukan kekufuran. Sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat dan mereka akan mendapat azab yang sangat besar.
Prof. Quraish Shihab :

Janganlah engkau (Nabi Muhammad saw.) disedihkan oleh orangorang yang bersegera dalam kekafiran; sesungguhnya mereka sekali-kali tidak dapat mendatangkan mudharat (bahaya dan kerugian) kepada (agama dan atau para pejuang agama) Allah sedikit pun. Allah berkehendak tidak akan memberi bagian (ganjaran) kepada mereka di akhirat, dan bagi mereka azab yang sangat besar.

HAMKA :

Janganlah engkau berduka, sebab orang-orang yang bersegera dalam kekufuran itu. Sesungguhnya sekali-kali tidaklah mereka akan menyusahkan Allah sedikit juapun. Allah hendak membuat mereka tidak mendapat bagian di akhirat; dan bagi mereka siksaan besar.

3. Tafsir

وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ ۚ إِنَّهُمْ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا ۗ يُرِيدُ اللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

[3] Ali Imran : 177 (إِنَّ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ لَنْ يَضُرُّوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan iman sedikit pun tidak merugikan Allah dan akan mendapat azab yang sangat pedih.
Prof. Quraish Shihab :

Sesungguhnya orang-orang yang membeli (mengambil) kekufuran dengan (meninggalkan) iman, mereka sekali-kali tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikit pun; dan bagi mereka azab yang sangat pedih.

HAMKA :

Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan iman, sekali-kali tidaklah membahayakan Allah sedikit pun. Dan bagi mereka siksaan yang pedih. 

3. Tafsir

إِنَّ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

[3] Ali Imran : 178 (وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Jangan sekali-kali orang-orang kafir mengira bahwa sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepadanya ) baik bagi dirinya. Sesungguhnya Kami memberinya tenggang waktu hanya agar dosa mereka makin bertambah dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan.
Prof. Quraish Shihab :

Dan janganlah sekali-kali orangorang yang kafir mengira bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka (sehingga tidak disiksa sekarang, atau mereka memperoleh bagian duniawi di kehidupan dunia ini) adalah baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang sangat menghinakan.

HAMKA :

Sekali-kali janganlah orang-orang yang kafir itu mengira, bahwa Kami membiarkan mereka (begitu), suatu kebaikan bagi mereka. Kami membiarkan mereka hanyalah supaya mereka menambah-nambah dosa. Untuk mereka siksaan yang menghinakan. 

3. Tafsir

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

[3] Ali Imran : 179 (مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Allah tidak akan membiarkan orang-orang mukmin dalam keadaan sebagaimana kamu sekarang ini, ) (tetapi Allah akan mengujinya) sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik. ) Allah tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang gaib, ) tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya. ) Oleh karena itu, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertakwa, kamu akan mendapat pahala yang sangat besar.
Prof. Quraish Shihab :

Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang mukmin sebagaimana keadaan kamu selama ini (berbaur dan menyatu dengan orang-orang munafik), sehingga Dia membedakan yang buruk (orang-orang munafik) dari yang baik (orang-orang mukmin yang mantap imannya). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu yang gaib, tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya dari para rasul-Nya. Karena itu, berimanlah kepada Allah dan para rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagi kamu pahala yang sangat besar.

HAMKA :

Tidaklah Allah akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan seperti keadaan kamu (saja), sampai Dia sisihkan antara yang buruk dengan yang baik. Dan tidaklah Allah akan memperlihatkan perkara yang gaib kepada kamu. Akan tetapi Allah memilih rasul-rasul-Nya barangsiapa yang Dia kehendaki. Sebab itu, percayalah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, untuk kamu pahala yang besar. 

3. Tafsir

مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ

[3] Ali Imran : 180 (وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan karunia yang Allah anugerahkan kepadanya mengira bahwa (kekikiran) itu baik bagi mereka. Sebaliknya, (kekikiran) itu buruk bagi mereka. Pada hari Kiamat, mereka akan dikalungi dengan sesuatu yang dengannya mereka berbuat kikir. Milik Allahlah warisan (yang ada di) langit dan di bumi. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Prof. Quraish Shihab :

Janganlah sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang Allah anugerahkan kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa ia (kekikiran itu) baik bagi mereka. Bahkan, ia buruk bagi mereka. Apa yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan di (leher) mereka pada Hari Kiamat. Dan milik Allah segala warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

HAMKA :

Dan janganlah orang-orang yang bakhil menyangka terhadap yang diberikan Allah kepada mereka dari kurnia-Nya, bahwa begitulah yang baik bagi mereka. Bahkan itulah yang jahat untuk mereka (karena) yang mereka bakhilkan itu akan digantungkan di leher mereka pada hari Kiamat. Dan untuk Allah-lah pusaka segenap langit dan bumi. Allah amat tahu atas apa-apa yang kamu perbuat

3. Tafsir

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

< 72 | 73 | 74 >