Kemenag RI 2019:Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,
(
QS. An-Naziat : 1)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا
Kemenag RI 2019:demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,
(
QS. An-Naziat : 2)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا
Kemenag RI 2019:demi (malaikat) yang cepat (menunaikan tugasnya) dengan mudah,
(
QS. An-Naziat : 3)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا
Kemenag RI 2019:(malaikat) yang bergegas (melaksanakan perintah Allah) dengan cepat,
(
QS. An-Naziat : 4)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا
Kemenag RI 2019:dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia), )
(
QS. An-Naziat : 5)
Quraish Shihab: HAMKA:
يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ
Kemenag RI 2019:(kamu benar-benar akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncang (alam semesta).
(
QS. An-Naziat : 6)
Quraish Shihab: HAMKA:
تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ
Kemenag RI 2019:(Tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
(
QS. An-Naziat : 7)
Quraish Shihab: HAMKA:
قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
Kemenag RI 2019:Hati manusia pada hari itu merasa sangat takut;
(
QS. An-Naziat : 8)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka (di dunia) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan pada kehidupan yang semula? )
(
QS. An-Naziat : 10)
Quraish Shihab: HAMKA:
أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا نَخِرَةً
Kemenag RI 2019:Apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur, apakah kita (akan dibangkitkan juga)?”
(
QS. An-Naziat : 11)
Quraish Shihab: HAMKA:
قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
Kemenag RI 2019:Mereka berkata, “Kalau demikian, itu suatu pengembalian yang merugikan.”
(
QS. An-Naziat : 12)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ
Kemenag RI 2019:(Jangan dianggap sulit,) pengembalian itu (dilakukan) hanyalah dengan sekali tiupan.
(
QS. An-Naziat : 13)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ
Kemenag RI 2019:Seketika itu, mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
(
QS. An-Naziat : 14)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan (siksaan) di dunia.
(
QS. An-Naziat : 25)
Quraish Shihab: HAMKA:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِمَنْ يَخْشَىٰ
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).
(
QS. An-Naziat : 26)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
(
QS. An-Naziat : 40)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
Kemenag RI 2019:sesungguhnya surgalah tempat tinggal(-nya).
(
QS. An-Naziat : 41)
Quraish Shihab: HAMKA:
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا
Kemenag RI 2019:Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”
(
QS. An-Naziat : 42)
Quraish Shihab: HAMKA:
فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا
Kemenag RI 2019:Untuk apa engkau perlu menyebutkan (waktu)-nya?
(
QS. An-Naziat : 43)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Pada hari ketika melihatnya (hari Kiamat itu), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar) tinggal (di dunia) pada waktu petang atau pagi.
(
QS. An-Naziat : 46)
Quraish Shihab: HAMKA: