83. Al-Muthaffifin

Surat 82 | 36 ayat | Surat 84

وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ

Kemenag RI 2019: Celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! ( QS. Al-Muthaffifin : 1)
Quraish Shihab:
HAMKA:

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ

Kemenag RI 2019: (Mereka adalah) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi. ( QS. Al-Muthaffifin : 2)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Kemenag RI 2019: (Sebaliknya,) apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi. ( QS. Al-Muthaffifin : 3)
Quraish Shihab:
HAMKA:

أَلَا يَظُنُّ أُولَٰئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ

Kemenag RI 2019: Tidakkah mereka mengira (bahwa) sesungguhnya mereka akan dibangkitkan ( QS. Al-Muthaffifin : 4)
Quraish Shihab:
HAMKA:

لِيَوْمٍ عَظِيمٍ

Kemenag RI 2019: pada suatu hari yang besar (Kiamat), ( QS. Al-Muthaffifin : 5)
Quraish Shihab:
HAMKA:

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

Kemenag RI 2019: (yaitu) hari (ketika) manusia bangkit menghadap Tuhan seluruh alam? ( QS. Al-Muthaffifin : 6)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ

Kemenag RI 2019: Jangan sekali-kali begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar (tersimpan) dalam Sijj?n. ) ( QS. Al-Muthaffifin : 7)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ

Kemenag RI 2019: Tahukah engkau apakah Sijj?n itu? ( QS. Al-Muthaffifin : 8)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كِتَابٌ مَرْقُومٌ

Kemenag RI 2019: (Ia adalah) kitab yang berisi catatan (amal). ( QS. Al-Muthaffifin : 9)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

Kemenag RI 2019: Celakalah pada hari itu bagi para pendusta, ( QS. Al-Muthaffifin : 10)
Quraish Shihab:
HAMKA:

الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ

Kemenag RI 2019: yaitu orang-orang yang mendustakan hari Pembalasan. ( QS. Al-Muthaffifin : 11)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ

Kemenag RI 2019: Tidak ada yang mendustakannya, kecuali setiap orang yang melampaui batas lagi sangat berdosa. ( QS. Al-Muthaffifin : 12)
Quraish Shihab:
HAMKA:

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Kemenag RI 2019: Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “(Itu adalah) dongeng orang-orang dahulu.” ( QS. Al-Muthaffifin : 13)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka. ( QS. Al-Muthaffifin : 14)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كَلَّا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَمَحْجُوبُونَ

Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! ) Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (rahmat) Tuhannya. ( QS. Al-Muthaffifin : 15)
Quraish Shihab:
HAMKA:

ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُو الْجَحِيمِ

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka kemudian benar-benar masuk (neraka) Jahim. ( QS. Al-Muthaffifin : 16)
Quraish Shihab:
HAMKA:

ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ

Kemenag RI 2019: Lalu dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang selalu kamu dustakan.” ( QS. Al-Muthaffifin : 17)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ

Kemenag RI 2019: Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ‘Illiyy?n. ) ( QS. Al-Muthaffifin : 18)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَمَا أَدْرَاكَ مَا عِلِّيُّونَ

Kemenag RI 2019: Tahukah engkau apakah ‘Illiyy?n itu? ( QS. Al-Muthaffifin : 19)
Quraish Shihab:
HAMKA:

كِتَابٌ مَرْقُومٌ

Kemenag RI 2019: (Itulah) kitab yang berisi catatan (amal) ( QS. Al-Muthaffifin : 20)
Quraish Shihab:
HAMKA:

يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ

Kemenag RI 2019: yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah). ( QS. Al-Muthaffifin : 21)
Quraish Shihab:
HAMKA:

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan. ( QS. Al-Muthaffifin : 22)
Quraish Shihab:
HAMKA:

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنْظُرُونَ

Kemenag RI 2019: Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan. ( QS. Al-Muthaffifin : 23)
Quraish Shihab:
HAMKA:

تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ

Kemenag RI 2019: Engkau dapat mengetahui pada wajah mereka gemerlapnya kenikmatan. ( QS. Al-Muthaffifin : 24)
Quraish Shihab:
HAMKA:

يُسْقَوْنَ مِنْ رَحِيقٍ مَخْتُومٍ

Kemenag RI 2019: Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih diberi lak (sebagai jaminan keasliannya). ( QS. Al-Muthaffifin : 25)
Quraish Shihab:
HAMKA:

خِتَامُهُ مِسْكٌ ۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

Kemenag RI 2019: Laknya terbuat dari kasturi. Untuk (mendapatkan) yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. ( QS. Al-Muthaffifin : 26)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَمِزَاجُهُ مِنْ تَسْنِيمٍ

Kemenag RI 2019: Campurannya terbuat dari tasn?m, ( QS. Al-Muthaffifin : 27)
Quraish Shihab:
HAMKA:

عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ

Kemenag RI 2019: (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang didekatkan (kepada Allah). ( QS. Al-Muthaffifin : 28)
Quraish Shihab:
HAMKA:

إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu selalu mentertawakan orang-orang yang beriman. ( QS. Al-Muthaffifin : 29)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ

Kemenag RI 2019: Apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya. ( QS. Al-Muthaffifin : 30)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَإِذَا انْقَلَبُوا إِلَىٰ أَهْلِهِمُ انْقَلَبُوا فَكِهِينَ

Kemenag RI 2019: Apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria (dan sombong). ( QS. Al-Muthaffifin : 31)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَضَالُّونَ

Kemenag RI 2019: Apabila melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,” ( QS. Al-Muthaffifin : 32)
Quraish Shihab:
HAMKA:

وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ

Kemenag RI 2019: padahal mereka (orang-orang yang berdosa itu) tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin). ( QS. Al-Muthaffifin : 33)
Quraish Shihab:
HAMKA:

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ

Kemenag RI 2019: Pada hari ini (hari Kiamat), orang-orang yang berimanlah yang mentertawakan orang-orang kafir. ( QS. Al-Muthaffifin : 34)
Quraish Shihab:
HAMKA:

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنْظُرُونَ

Kemenag RI 2019: Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan. ( QS. Al-Muthaffifin : 35)
Quraish Shihab:
HAMKA:

هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Kemenag RI 2019: Apakah orang-orang kafir itu telah diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang selalu mereka perbuat? ( QS. Al-Muthaffifin : 36)
Quraish Shihab:
HAMKA:

83. Al-Muthaffifin

Surat 82 | 36 ayat | Surat 84
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536