Jilid : 17 Juz : 9 | Al-A'raf : 149
Al-A'raf 7 : 149
Mushaf Madinah | hal. 168 | Mushaf Kemenag RI

وَلَمَّا سُقِطَ فِي أَيْدِيهِمْ وَرَأَوْا أَنَّهُمْ قَدْ ضَلُّوا قَالُوا لَئِنْ لَمْ يَرْحَمْنَا رَبُّنَا وَيَغْفِرْ لَنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Kemenag RI 2019: Setelah mereka (sangat) menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka benar-benar sesat, mereka berkata, “Sungguh, jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi.”
Prof. Quraish Shihab: Dan Musa memilih dari kaumnya tujuh puluh lelaki (untuk memohonkan taubat) pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka, ketika mereka ditimpa gempa (yang dahsyat), dia (Nabi Musa as.) berkata: “Tuhan Pemeliharaku, jika seandainya Engkau menghendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini (kami menghadap ke hadirat-Mu). Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang picik di antara kami? (Apa yang dilakukan oleh para penyembah patung anak sapi) itu hanyalah cobaan dari-Mu (terhadap mereka dan terhadap kami), Engkau sesatkan dengannya siapa yang Engkau kehendaki (kesesatannya setelah nyata kehendak mereka untuk sesat) dan Engkau beri petunjuk siapa yang Engkau kehendaki (berdasarkan kesiapan jiwa untuk menerima petunjuk). Engkau-lah Wali (Pemimpin dan Pelindung) kami, maka ampunilah kami dan rahmatilah kami dan Engkau adalah sebaik-baik Pemberi ampun.
Prof. HAMKA: Dan, setelah jatuh dari tangan mereka dan mereka lihat bahwasanya mereka telah tersesat, mereka berkata, “Sungguh, jika tidaklah memberi ampun kita Tuhan kita dan tidak merahmati kita, sesungguhnya jadilah kita orang-orang yang rugi.”

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
🔐