Jilid : 16 Juz : 8 | Al-A'raf : 37
Al-A'raf 7 : 37
Mushaf Madinah | hal. 154 | Mushaf Kemenag RI

فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ ۚ أُولَٰئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُمْ مِنَ الْكِتَابِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوا أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ

Kemenag RI 2019: Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian (yang telah ditentukan) dari ketetapan Allah (di dunia) sehingga apabila datang kepada mereka para utusan (malaikat) Kami untuk mencabut nyawanya, mereka (para malaikat) berkata, “Manakah sembahan yang biasa kamu sembah selain Allah?” Mereka (orang-orang musyrik) menjawab, “Semuanya telah lenyap dari kami.” Mereka memberikan kesaksian terhadap diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir.
Prof. Quraish Shihab: Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian (yang telah ditentukan) dari ketetapan Allah (di dunia) sehingga apabila datang kepada mereka para utusan Kami untuk mewafatkan mereka, (di waktu itu) mereka (para utusan Kami) bertanya: “Dimana yang biasa kamu sembah selain Allah?” Mereka (orang-orang musyrik) menjawab: “Semuanya telah lenyap dari kami,” dan mereka menyaksikan atas diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang kafir.
Prof. HAMKA: Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat kedustaan atas nama Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan dicapai oleh nasib mereka dari dalam Al-Kitab sehingga apabila datang kepada mereka utusan-utusan Kami, yang akan mewafatkan mereka, sambil bertanya, “Di manakah apa yang telah kamu seru selain dari Allah itu?” Mereka menjawab, “Mereka telah hilang daripada kami dan mereka pun menyaksikan atas diri mereka sendiri-sendiri bahwasanya mereka dahulunya memang telah kafir.”

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا

أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ

أُولَٰئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُمْ مِنَ الْكِتَابِ

حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ

قَالُوا أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ

قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا

وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ

🔐