| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah tidak menyukai perkataan buruk (yang diucapkan) secara terus terang, kecuali oleh orang yang dizalimi. ) Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Allah tidak menyukai perbuatan terang-terangan dengan keburukan menyangkut ucapan, kecuali yang dilakukan dengan sangat terpaksa oleh orang yang dianiaya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| HAMKA : llah tidak menyukai penyebaran perkataan-perkataan yang buruk, kecuali oleh orang yang telah teraniaya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| 3. Tafsir لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۚ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Jika kamu menampakkan atau menyembunyikan suatu kebaikan atau memaafkan suatu kesalahan, sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. |
| Prof. Quraish Shihab : Jika kamu menampakkan suatu kebaikan atau menyembunyikannya atau memaafkan suatu kesalahan, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. |
| HAMKA : Jika kamu memperlihatkan kebaikan, menyembunyikannya, atau memaafkan suatu keburukan, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. |
| 3. Tafsir إِنْ تُبْدُوا خَيْرًا أَوْ تُخْفُوهُ أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا قَدِيرًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang kufur kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan bermaksud membeda-bedakan ) antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya dengan mengatakan, “Kami beriman kepada sebagian dan kami mengingkari sebagian (yang lain),” serta bermaksud mengambil jalan tengah antara itu (keimanan atau kekufuran), |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan para rasul-Nya, serta bermaksud memisahkan antara keimanan kepada Allah dan keimanan kepada para rasul-Nya dengan mengatakan, “Kami beriman kepada sebagian, dan kami kafir terhadap sebagian,” serta bermaksud mengambil jalan tengah di antara yang demikian itu, |
| HAMKA : Sesungguhnya orang-orang yang kufur kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan mereka hendak memisah-misahkan antara Allah dan rasul-rasul-Nya, seraya berkata, "Kami percaya kepada sebagian, dan kami kufur terhadap sebagian lainnya," serta mereka ingin mengambil jalan tengah di antara (keimanan dan kekufuran) itu. |
| 3. Tafsir إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan. |
| Prof. Quraish Shihab : mereka itulah orang-orang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan. |
| HAMKA : Itulah orang-orang yang sebenarnya kafir. Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang yang kafir itu azab yang menghinakan. |
| 3. Tafsir أُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ حَقًّا ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka (para rasul), kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya serta tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahala mereka. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih. |
| HAMKA : Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, serta tidak memisah-misahkan di antara seorang pun dari mereka, akan diberikan kepada mereka ganjaran mereka. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| 3. Tafsir وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَمْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ أُولَٰئِكَ سَوْفَ يُؤْتِيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Ahlulkitab ) meminta kepadamu (Nabi Muhammad) agar engkau menurunkan sebuah kitab dari langit kepada mereka. Sungguh, mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar daripada itu. Mereka berkata, “Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata.” Maka, petir menyambar mereka karena kezalimannya. Kemudian, mereka menjadikan anak sapi ) (sebagai sembahan), (padahal) telah datang kepada mereka bukti-bukti (ketauhidan) yang nyata, lalu Kami memaafkan yang demikian itu. Kami telah menganugerahkan kepada Musa kekuasaan yang nyata. |
| Prof. Quraish Shihab : Ahl al-Kitab (orang-orang Yahudi) meminta kepadamu (Nabi Muhammad ?) supaya engkau menurunkan kepada mereka sebuah kitab dari langit. Maka sungguh, mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata, “Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata.” Karena itu, mereka disambar petir disebabkan kezaliman mereka. Kemudian mereka menyembah patung anak sapi setelah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata. Namun, Kami maafkan mereka atas hal itu, dan telah Kami anugerahkan kepada Musa kekuasaan yang nyata. |
| HAMKA : Ahlul Kitab meminta kepadamu (wahai Muhammad) agar diturunkan kepada mereka sebuah kitab dari langit. Padahal mereka telah meminta kepada Musa sesuatu yang lebih besar dari itu, lalu mereka berkata, "Perlihatkanlah kepada kami Allah secara terang-terangan." Maka mereka disambar petir karena kezaliman mereka. Kemudian mereka menyembah anak sapi setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas. Namun Kami maafkan mereka atas hal itu, dan Kami berikan kepada Musa kekuasaan yang nyata. |
| 3. Tafsir يَسْأَلُكَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَنْ تُنَزِّلَ عَلَيْهِمْ كِتَابًا مِنَ السَّمَاءِ ۚ فَقَدْ سَأَلُوا مُوسَىٰ أَكْبَرَ مِنْ ذَٰلِكَ فَقَالُوا أَرِنَا اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ بِظُلْمِهِمْ ۚ ثُمَّ اتَّخَذُوا الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ فَعَفَوْنَا عَنْ ذَٰلِكَ ۚ وَآتَيْنَا مُوسَىٰ سُلْطَانًا مُبِينًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami pun telah mengangkat gunung (Sinai) di atas mereka untuk (menguatkan) perjanjian mereka. ) Kami perintahkan kepada mereka, “Masukilah pintu gerbang (Baitulmaqdis) itu sambil bersujud”. Kami perintahkan pula kepada mereka, “Janganlah melanggar (peraturan) pada hari Sabat.” Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kukuh. |
| Prof. Quraish Shihab : Kami telah mengangkat gunung Thur di atas mereka untuk mengikat perjanjian mereka. Kami perintahkan kepada mereka, “Masukilah pintu gerbang itu sambil bersujud!” Dan Kami perintahkan pula kepada mereka, “Janganlah kamu melanggar perintah pada hari Sabtu.” Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kukuh. |
| HAMKA : Dan Kami angkatkan gunung ke atas mereka untuk mengambil janji mereka, dan Kami katakan kepada mereka, "Masuklah ke dalam pintu itu dalam keadaan sujud!" Dan Kami juga katakan kepada mereka, "Janganlah kalian melanggar aturan pada hari Sabtu." Dan Kami telah mengambil dari mereka janji yang kukuh. |
| 3. Tafsir وَرَفَعْنَا فَوْقَهُمُ الطُّورَ بِمِيثَاقِهِمْ وَقُلْنَا لَهُمُ ادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُلْنَا لَهُمْ لَا تَعْدُوا فِي السَّبْتِ وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا |