Assalamu'alaikum, ,
Saya telah mengikuti pembahasan al-ustadz mengenai madzhab As Syafi'i, dan di situ tertera bahwa salah satu tradisi seperti Maulid Nabi bukan tuntutan dari madzhab As Syafi'i, nah muncul pertanyaan dalam hati saya, benarkah seperti itu?
Berikut sedikit kutipan yang saya ambil mengenai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,
Jazakallah
Ibnu Hajar al-Haitami berpendapat bahwa berdiri saat diba' adalah bid'ah yang tidak ada tendensinya sama sekali dalam Islam, Hal ini dikerjakan oleh masyarakat umum tiada lain hanya mengagungkan kepada nabi sehingga meskipun bid'ah tapi bid'ah hasanah.
Berkata al-halabi dalam kitab sirah:
"telah dikabarkan bahwa dihadapan imam subki pada suatu kali berkumpul banyak ulama ulama pada zaman itu, kemudian salah seorang dari mereka membaca perkataan Sharsari dalam memuji nabi, pada ketika itu Imam subki dan sekalian ulama yang hadir BERDIRI serempak menghormati nabi"
(I'anantut Thalibin Juz III/hal 364)
Imam Taqiyudin Subki adalah seorang ulama besar dalam mazhab syafii juga pengarang kitab "Takmilah al-Majmu" sambungan dari kitab "Al-Majmu syarah Muhadzab" by Imam nawawi.
Mahabbatul Muslim