| Hal. 182 |
|
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ Kemenag RI 2019: Ketahuilah, sesungguhnya apa pun yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, ) maka seperlimanya untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnusabil, ) jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad) pada hari al-furq?n (pembeda), yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. ) Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 8 : 41)Prof. Quraish Shihab: Dan ketahuilah, bahwa apa yang telah kamu peroleh sebagai rampasan perang walau sedikit, maka sesungguhnya untuk Allah seperlimanya, untuk Rasul, untuk para kerabat (Rasul saw.), anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnu sabil (orang-orang yang dalam perjalanan yang memerlukan pertolongan), jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami telah menurunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad saw.) pada hari al-furqan, pada hari bertemunya dua pasukan (Muslim dan musyrik di Badar). Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. HAMKA: 42. Tatkala kamu di pinggir gunung yang dekat, sedang mereka dipinggir gunung yang jauh, dan kafilah itu di bawah kamu. Padahal jikalau kamu berianjijanian, niscaya berselisihanlah kamu dengan perjanjian itu. Tetapi Allah hendak menetapkan sesuatu hal yang telah ditentukan.Supaya binasalah orang yang binasa sesudah ada kejelasan dan supaya hidup orang yang hidup sesudah ada kejelasan. Dan sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar, lagi Mengetahui. |
|
إِذْ أَنْتُمْ بِالْعُدْوَةِ الدُّنْيَا وَهُمْ بِالْعُدْوَةِ الْقُصْوَىٰ وَالرَّكْبُ أَسْفَلَ مِنْكُمْ ۚ وَلَوْ تَوَاعَدْتُمْ لَاخْتَلَفْتُمْ فِي الْمِيعَادِ ۙ وَلَٰكِنْ لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا لِيَهْلِكَ مَنْ هَلَكَ عَنْ بَيِّنَةٍ وَيَحْيَىٰ مَنْ حَيَّ عَنْ بَيِّنَةٍ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ Kemenag RI 2019: (Yaitu,) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat (kota Madinah) dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh (dari kota Madinah), sedangkan kafilah itu berada lebih rendah daripada kamu (menelusuri pantai). ) Seandainya kamu mengadakan perjanjian (untuk menentukan hari pertempuran), niscaya kamu berbeda pendapat dalam menentukan hari pertempuran itu, tetapi (pertempuran itu terjadi) supaya Allah melaksanakan suatu urusan yang harus terjadi, yaitu agar orang yang binasa itu binasa dengan bukti yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidup dengan bukti yang nyata (pula). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 8 : 42)Prof. Quraish Shihab: Ketika kamu (pasukan Islam) berada di pinggir lembah yang dekat (kota Madinah), dan mereka (orang-orang kafir) di pinggir lembah yang jauh (dari kota Madinah), sedangkan kafilah berada di bawah kamu (menelusuri pantai). Dan jika seandainya kamu saling berjanji (untuk bertemu dan menentukan hari pertempuran), pastilah kamu berselisih dalam waktu (dan tempat pertempuran), tetapi (pertempuran itu terjadi) supaya Allah menegakkan urusan yang harus terjadi, sehingga yang binasa, binasalah dengan keterangan yang nyata dan yang hidup, hiduplah dengan keterangan yang nyata (pula). Dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. HAMKA: |
|
إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ قَلِيلًا ۖ وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Allah memperlihatkan mereka kepadamu (Nabi Muhammad) di dalam mimpimu (dalam jumlah) sedikit. Seandainya Allah memperlihatkan mereka kepadamu (dalam jumlah) banyak, niscaya kamu gentar dan kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan (kamu). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati. (QS. 8 : 43)Prof. Quraish Shihab: (Ingatlah), ketika Allah menampakkan mereka (pasukan musyrik) kepadamu (Nabi Muhammad saw.) dalam mimpimu (dalam jumlah sedikit). Dan jika seandainya Dia memperlihatkan kepada kamu bahwa mereka (berjumlah) banyak, tentu kamu gentar dan tentu kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan (kamu). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. HAMKA: (Ingatlah) tatkala Allah memperlihatkan mereka kepada engkau, di dalam mimpi engkau, (bahwa mereka) sedikit. Sedang kalau Dia mem-perlihatkan kepada engkau dalam keadaan banyak, niscaya patah semangatlah kamu dan tentu kamu akan berselisihan dalam perkara itu. Tetapi Allah telah menyelamatkan. Sesung guhnya Dia adalah Amat Mengetahui apa yang ada dalam sekalian dada. |
|
وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ الْتَقَيْتُمْ فِي أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًا وَيُقَلِّلُكُمْ فِي أَعْيُنِهِمْ لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا ۗ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Dia memperlihatkan mereka kepada kamu (orang-orang beriman), ketika kamu berjumpa dengan mereka (berjumlah) sedikit menurut penglihatan matamu dan Dia memperlihatkan kamu (berjumlah) sedikit dalam penglihatan mereka supaya Allah melaksanakan suatu urusan yang harus terjadi. Hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan. (QS. 8 : 44)Prof. Quraish Shihab: Dan (ingatlah), ketika Dia menampakkan mereka (pasukan musyrik) kepada kamu, ketika kamu berjumpa (dengan mereka), dalam (penglihatan) mata kamu (bahwa jumlah mereka) sedikit, dan kamu ditampakkan-Nya sedikit (pula) pada (penglihatan) mata mereka, supaya Allah menetapkan suatu urusan yang harus terjadi. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan. HAMKA: Dan (ingatlah) tatkala Dia memperlihatkan mereka kepada kamu, di kala kamu telah ber-hadap hadapan bahwa mereka itu sedikit pada pandangan mata kamu. Dan Dia perlihatkan (pula) bahwa kamu sedikit pula pada pandangan mata mereka Karena Allah hendak menetapkan suatu hal yang telah ditintukan. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala perkara. |
|
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ Kemenag RI 2019: Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS. 8 : 45)Prof. Quraish Shihab: Hai orang-orang yang beriman! Apabila kamu menemui pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu beruntung. HAMKA: Wahai orang orang yang beriman! Apabila kamu telah bertemu dengan sekelompok (mu-suh), maka hendaklah kamu tetap, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu berbahagia. |
| Hal. 183 |
|
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ Kemenag RI 2019: Taatilah Allah dan Rasul-Nya, janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang, serta bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. (QS. 8 : 46)Prof. Quraish Shihab: Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatan kamu, dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. HAMKA: Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, karena kamu akan lemah dan hilang kekuatan kamu, dan hendaklah kamu sabar. Sesungguhnya Allah adalah beserta orang orang yang sabar. |
|
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بَطَرًا وَرِئَاءَ النَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ Kemenag RI 2019: Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampung halamannya dengan rasa angkuh dan ingin dipuji orang (riya) serta menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Allah Maha Meliputi apa yang mereka kerjakan. (QS. 8 : 47)Prof. Quraish Shihab: Dan janganlah kamu (orang-orang mukmin) menjadi seperti orang-orang yang keluar dari tempat tinggal mereka dengan angkuh dan dengan maksud riya terhadap manusia serta menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, sedangkan Allah Maha Meliputi apa yang mereka kerjakan. HAMKA: Dan janganlah kamu jadi seperti orang-orang yang keluar dari rumahrumah mereka dalam keadan sombong dan menonjol-nonjolkan di kepada manusia, seraya menghalang'i dari Jalan Alah, Dan Alah terhadap aparapa yang kamu kerjakan adalah meliputi. |
|
وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ الْيَوْمَ مِنَ النَّاسِ وَإِنِّي جَارٌ لَكُمْ ۖ فَلَمَّا تَرَاءَتِ الْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِنْكُمْ إِنِّي أَرَىٰ مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ ۚ وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan (dosa) mereka dan mengatakan, “Tidak ada (seorang pun) yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan sesungguhnya aku adalah penolongmu.” Maka, ketika kedua pasukan itu telah saling melihat (berhadapan), ia (setan) berbalik ke belakang seraya berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, sesungguhnya aku melihat apa (para malaikat) yang tidak kamu lihat. Sesungguhnya aku takut kepada Allah.” Allah sangat keras hukuman-Nya. (QS. 8 : 48)Prof. Quraish Shihab: Dan (ingatlah), ketika setan menjadikan mereka (pasukan musyrik) memandang indah perbuatan-perbuatan mereka dan mengatakan: “Tidak (ada satu pun) manusia yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya aku adalah orang dekat kamu.” Maka, ketika kedua pasukan telah saling melihat, ia (setan) balik ke belakang (mundur meninggalkan pasukan musyrik) seraya berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu; sesungguhnya aku melihat apa (para malaikat) yang kamu tidak melihat; sesungguhnya aku takut kepada Allah.” Dan Allah sangat keras pembalasan-Nya. HAMKA: Dan (ingatlah) tatkala setan menyanjung nyanjung terhadap mereka atas perbuatampper-buatan mereka seraya berkata, “Tidakiah ada yang akan mengalahkan kamu pada har ini dari manusia mana pun, dan sesungguhnya aku jadi pelindung kamu.” Maka tatkala telah berhadap-hadapan kedua kelompok itu, berbaliklah dia (setan) atas dua tumitnya dan dia pun berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya aku telah melihat apa yang tidak kamu lihat, sesungguhnya aku takut kepada Allah, karena Allah itu amat keras siksaan-Nya.” |
|
إِذْ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ غَرَّ هَٰؤُلَاءِ دِينُهُمْ ۗ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya berkata, “Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya.” (Allah berfirman,) “Siapa pun yang bertawakal kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. 8 : 49)Prof. Quraish Shihab: (Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit dalam hati mereka berkata: “Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agama mereka.” Padahal, barang siapa bertawakal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. HAMKA: Tatkala berkata orangs-orang yang munafik dan orang orang yang di dalam hati mereka ada penyakit. “Telah menipu kepada mereka agama mereka.” Padahal barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah |
|
وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا ۙ الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ Kemenag RI 2019: Seandainya engkau melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah-wajah dan punggung-punggung mereka (dan berkata), “Rasakanlah olehmu siksa yang membakar,” (niscaya engkau saksikan sesuatu yang sangat dahsyat). (QS. 8 : 50)Prof. Quraish Shihab: Dan jika seandainya engkau melihat (keadaan mereka) ketika para malaikat mematikan orang-orang yang kafir seraya memukul wajah-wajah dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah azab yang membakar.” HAMKA: Dan (alangkah) ngeri kalau engkau melihat, tatkala malaikat menerima orang-orang yang kafr itu, akan mereka pukul muka mereka dan punggung mereka seraya (berkata), “Rasakanlah olehmu siksaan pembakaran.” |
|
ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ Kemenag RI 2019: Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu (sendiri) dan sesungguhnya Allah (sama sekali) tidak menzalimi hamba-hamba-Nya. (QS. 8 : 51)Prof. Quraish Shihab: (Azab) yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tangan kamu (sendiri). Sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah Penganiaya para hamba-Nya. HAMKA: Yang demikian itu, (ialah) karena apa yang telah dikerjakan dahulunya oleh tangan kamu.Dan bahwasanya Allah tidaklah berlaku zalim kepada hamba-hamba-Nya. |
|
كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ ۙ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ شَدِيدُ الْعِقَابِ Kemenag RI 2019: (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan pengikut Fir‘aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi sangat keras hukuman-Nya. (QS. 8 : 52)Prof. Quraish Shihab: Serupa dengan keadaan para pengikut Firaun serta orang-orang yang sebelum mereka, mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi sangat keras pembalasan-Nya. HAMKA: Seperti kelakuan keluarga Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka, Mereka telah kufur belaka kepada ayat-ayat Allah, maka Allah telah menyiksa mereka akibat dosa-dosa mereka, Se sungguhnya Allah adalah Mahakuat lagi sangat pedih siksaan-Nya. |
| Hal. 184 |
|
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ Kemenag RI 2019: Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 8 : 53)Prof. Quraish Shihab: (Keadaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. HAMKA: Yang demikian itu, (ialah) karena Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dinikmatkan-Nya kepada suatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada dirimereka masing-masing, Dan, sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. |
|
كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ ۙ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ وَأَغْرَقْنَا آلَ فِرْعَوْنَ ۚ وَكُلٌّ كَانُوا ظَالِمِينَ Kemenag RI 2019: (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan pengikut Fir‘aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya. Maka, Kami membinasakan mereka disebabkan oleh dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan pengikut Fir‘aun (bersamanya). Semuanya adalah orang-orang zalim. (QS. 8 : 54)Prof. Quraish Shihab: Serupa dengan keadaan para pengikut Firaun dan orang-orang yang sebelum mereka, mereka mendustakan ayat-ayat Tuhan Pemelihara mereka, maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosa mereka dan Kami tenggelamkan para pengikut Firaun; dan kesemuanya adalah orang-orang zalim. HAMKA: Sebagai kelakuan keluarga Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka te-lah mendustakan ayat-ayat Tuhan mereka, maka Kami binasakanlah mereka lantaran dosa-dosa mereka, dan telah Kami tenggelamkan keluarga Fir'aun itu, Dan mereka semuanya itu adalah orang-orang yang zalim. |
|
إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِنْدَ اللَّهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk melata dalam pandangan Allah ialah orang-orang yang kufur karena mereka tidak beriman. (QS. 8 : 55)Prof. Quraish Shihab: Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk-makhluk melata (termasuk manusia) di sisi Allah (ialah) orang-orang yang kafir, karena mereka tidak beriman. HAMKA: Sesungguhnya sejahat jahat makhluk yang merayap di sisi Allah, ialah orang-orang yang kafir, Maka mereka itu tidaklah mau beriman. |
|
الَّذِينَ عَاهَدْتَ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنْقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِي كُلِّ مَرَّةٍ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: (Yaitu,) orang-orang yang engkau telah mengikat perjanjian dengan mereka, kemudian setiap kali berjanji mereka mengkhianati janjinya sedangkan mereka tidak bertakwa. (QS. 8 : 56)Prof. Quraish Shihab: (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, kemudian mereka mengingkari (membatalkan dan melanggar) perjanjian mereka setiap kali (mereka melakukan perjanjian), dan mereka (sama sekali) tidak bertakwa. HAMKA: (Yaitu) orang orang yang telah engkau perbuat perianjan dengan setengah mereka, ke-mudian itu mereka rusakkan perjanjian mereka itu pada tiap kali, dan mereka tidaklah merasa takut. |
|
فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِي الْحَرْبِ فَشَرِّدْ بِهِمْ مَنْ خَلْفَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Maka, jika engkau (Nabi Muhammad) benar-benar mendapati mereka dalam peperangan, cerai-beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka agar mereka mengambil pelajaran. (QS. 8 : 57)Prof. Quraish Shihab: Maka, apabila engkau (Nabi Muhammad saw.) menemui mereka dalam peperangan, maka cerai-beraikanlah siapa yang di belakang mereka, supaya mereka mengambil pelajaran. HAMKA: Lantaran itu bilamana engkau menggempur mereka di dalam peperangan, maka hancurkan-lah mereka (untuk contoh) orang-orang yang di belakang mereka, supaya mereka ingat. |
|
وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِنْ قَوْمٍ خِيَانَةً فَانْبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَاءٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَ Kemenag RI 2019: Jika engkau (Nabi Muhammad) benar-benar khawatir (akan terjadi) pengkhianatan dari suatu kaum, kembalikanlah (perjanjian itu) kepada mereka dengan cara seimbang (adil dan jujur). Sesungguhnya Allah tidak menyukai para pengkhianat. (QS. 8 : 58)Prof. Quraish Shihab: Dan apabila engkau (Nabi Muhammad saw.) benar-benar khawatir (akan terjadi) pengkhianatan dari suatu kaum, maka kembalikanlah kepada mereka (perjanjian itu) dengan seimbang (adil dan jujur). Sesungguhnya Allah tidak menyukai para pengkhianat. HAMKA: Dan bilamana engkau takut dari suatu kaum akan timbul khianat, maka campakkan-lah (perjanjian itu) kepada mereka dengan jelas.Sesungguhnya Allah tidaklah suka kepada orang orang yang khianat. |
|
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَبَقُوا ۚ إِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُونَ Kemenag RI 2019: Janganlah sekali-kali orang-orang kafir itu mengira (bahwa) mereka dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sesungguhnya mereka tidak dapat melemahkan (Allah). (QS. 8 : 59)Prof. Quraish Shihab: Dan janganlah sekali-kali orang-orang yang kafir mengira mereka dapat lolos (dari siksa Allah swt.). Sesungguhnya mereka (musuh-musuh kamu) tidak dapat melemahkan (Allah swt.). HAMKA: Dan sekalikali janganlah menyangka orang-orang yang kafir itu bahwa mereka sudah be-bas. Sesungguhnya mereka tidaklah akan mele-mahkan. |
|
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Persiapkanlah untuk (menghadapi) mereka apa yang kamu mampu, berupa kekuatan (yang kamu miliki) dan pasukan berkuda. Dengannya (persiapan itu) kamu membuat gentar musuh Allah, musuh kamu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, (tetapi) Allah mengetahuinya. Apa pun yang kamu infakkan di jalan Allah niscaya akan dibalas secara penuh kepadamu, sedangkan kamu tidak akan dizalimi. (QS. 8 : 60)Prof. Quraish Shihab: Dan siapkanlah untuk (menghadapi) mereka apa yang kamu mampu dari kekuatan dan dari kuda-kuda yang ditambatkan (untuk perang) dengan tujuan (menakut-nakuti) musuh Allah dan musuh kamu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahui (siapa) mereka; tetapi Allah mengetahuinya. Apa (saja) yang kamu nafkahkan pada jalan Allah, (pasti) kamu akan diberi (pahalanya) dengan cukup, sedangkan kamu (sedikitpun) tidak dianiaya (dirugikan). HAMKA: Dan persiapkanlah(untuk menghadapi)mereka apa yang kamu bisa, dari kekuatan dan dari tambatan kuda-kuda untuk kamu mena-kutkan musuh Allah dan musuh kamu dengan dia, dan (musuh) yang lain dari mereka yang tidak kamu ketahui siapa mereka. Allah yang mengetahui siapa mereka. Dan apa pun yang kamu belanjakan pada jalan Allah, akan disem-purnakan (ganjarannya) untuk kamu, dan kamu tidaklah akan teraniaya. |
|
وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Kemenag RI 2019: (Akan tetapi,) jika mereka condong pada perdamaian, condonglah engkau (Nabi Muhammad) padanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya hanya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 8 : 61)Prof. Quraish Shihab: Dan jika mereka (orang-orang kafir) condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Dia, (dan hanya) Dia-lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. HAMKA: Dan jika mereka cenderung kepada perda-maian, maka hendaklah engkau cenderung' pula kepadanya. Dan bertawakallah kepada Allah, se.sungguhrya Dia adalah Maha Mendengar, lag'i Maha Mengetahui. |
| Hal. 185 |
|
وَإِنْ يُرِيدُوا أَنْ يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ اللَّهُ ۚ هُوَ الَّذِي أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِ وَبِالْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Jika mereka hendak menipumu, sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu. Dialah yang memperkuat kamu dengan pertolongan-Nya dan dengan (dukungan) orang-orang mukmin. (QS. 8 : 62)Prof. Quraish Shihab: Dan jika mereka hendak menipumu (Nabi Muhammad saw.), maka sesungguhnya cukuplah bagimu Allah (untuk menjadi Pelindungmu). Dia-lah yang mendukungmu dengan pertolongan-Nya (saat engkau sendirian sebagaimana dahulu di Makkah) dan (menolongmu) dengan orang-orang mukmin (dalam perang Badar yang lalu dan di masa-masa mendatang). HAMKA: Dan jika mereka hendak memperdayakan engkau, maka sesungguhnya cukuplah bagi eng-kau Allah. Dialah yang akan meneguhkan engkau dengan pertolongan-Nya dan dengan orang-orang yang beriman. |
|
وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: Dia (Allah) mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Seandainya engkau (Nabi Muhammad) menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya engkau tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 8 : 63)Prof. Quraish Shihab: Dan Allah yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Jika seandainya engkau (Nabi Muhammad saw.) membelanjakan semua apa yang berada di bumi, niscaya engkau tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. HAMKA: Dan Dia telah mempersatukan di antara hati kamu. Kalau engkau belanjakan apa yang ada pada bumi semua, tidaklah engkau dapat mempersatukan di antara hati mereka. Akan tetapi, Allahlah yang telah mempersatukan di antara mereka, Sesungguhnya Dia adalah Maha-gagah, lagi Bijaksana. |
|
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللَّهُ وَمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Wahai Nabi (Muhammad), cukuplah Allah (menjadi pelindung) bagi engkau dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu. (QS. 8 : 64)Prof. Quraish Shihab: Wahai Nabi (Muhammad saw.)! Cukuplah Allah (sebagai Penolong dan Pembimbing) bagimu dan (bagi) siapa yang mengikutimu dari orang-orang mukmin. HAMKA: Wahal Nabi!Cokup untuk engkau Alah dan orang orang yang mengkut engkau dari orang.orang yang beriman. |
|
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ ۚ إِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ ۚ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ Kemenag RI 2019: Wahai Nabi (Muhammad), kobarkanlah semangat orang-orang mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus (orang musuh); dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir karena mereka (orang-orang kafir itu) adalah kaum yang tidak memahami. ) (QS. 8 : 65)Prof. Quraish Shihab: Wahai Nabi (Muhammad saw.)! Kobarkanlah semangat orang-orang mukmin untuk berperang! Jika ada di antara kamu dua puluh orang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus (orang). Dan jika ada di antara kamu seratus (orang), tentu mereka dapat mengalahkan seribu (orang) dari orang-orang kafir, karena mereka kaum yang tidak (mau) memahami. HAMKA: Wahai Nabi! Kerahkanlah orang-orang yang beriman itu kepada berperang. Jika ada dari antara kamu dua puluh orang yang semuanya sabar, mereka akan mengalahkan dua ratus. Dan jika ada di antara kamu seratus, mereka akan mengalahkan seribu dari orang orang yang kafir itu. Karena mereka itu adalah kaum yang tidak mengerti. |
|
الْآنَ خَفَّفَ اللَّهُ عَنْكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًا ۚ فَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ ۚ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ أَلْفٌ يَغْلِبُوا أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ Kemenag RI 2019: Sekarang (saat turunnya ayat ini) Allah telah meringankan kamu karena Dia mengetahui sesungguhnya ada kelemahan padamu. Jika di antara kamu ada seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus (orang musuh) dan jika di antara kamu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan seizin Allah. Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 8 : 66)Prof. Quraish Shihab: Sekarang (saat turunnya ayat ini), Allah telah meringankan atas kamu (ketentuan satu banding sepuluh dalam menghadapi musuh). Dia mengetahui bahwa pada kamu ada kelemahan. Maka (mulai sekarang), jika ada di antara kamu seratus orang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus (orang); dan jika di antara kamu ada seribu (orang), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu (orang) dengan izin Allah. Dan Allah bersama orang-orang sabar. HAMKA: Sekarang Alah telah meringankan daripada kamu dan Dia telah membuktkan bahwa pada kamu ada kelemahan, Maka ika ada daipad?kamu seratus yang sabar, mereka akan menga lahkan dua ratus, Dan jika ada di antara kamu seribu, mereka akan mengalahkan dua ribu dengan izin Allah. Dan Allah adalah beserta orang sabar. |
|
مَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَكُونَ لَهُ أَسْرَىٰ حَتَّىٰ يُثْخِنَ فِي الْأَرْضِ ۚ تُرِيدُونَ عَرَضَ الدُّنْيَا وَاللَّهُ يُرِيدُ الْآخِرَةَ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: Tidaklah (sepatutnya) bagi seorang nabi mempunyai tawanan sebelum dia dapat melumpuhkan musuhnya di bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawi, sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 8 : 67)Prof. Quraish Shihab: Tidak (sepatutnya dan tidak mungkin terjadi) bagi seorang nabi mempunyai tawanan sebelum dia kukuh (dengan mengalahkan musuh dan menetapkan kekuasaannya) di bumi. Kamu (orang-orang yang mengusulkan penerimaan tebusan) menghendaki harta duniawi, sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat bagi kamu. Dan Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. HAMKA: |
|
لَوْلَا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ Kemenag RI 2019: Seandainya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah, ) niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena (tebusan) yang kamu ambil. (QS. 8 : 68)Prof. Quraish Shihab: Jika seandainya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah (bahwa Dia tidak akan menjatuhkan siksa sebelum terjadi pelanggaran atas ketentuan yang jelas), tentu kamu ditimpa siksa yang sangat besar disebabkan (tebusan) yang telah kamu ambil (itu). HAMKA: |
|
فَكُلُوا مِمَّا غَنِمْتُمْ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ Kemenag RI 2019: (Jika demikian halnya ketetapan Allah,) makanlah (dan manfaatkanlah) sebagian rampasan perang yang telah kamu peroleh itu sebagai makanan yang halal lagi baik dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 8 : 69)Prof. Quraish Shihab: Jika demikian halnya ketetapan Allah swt., maka makanlah (dan manfaatkanlah) dari apa (sebagian tebusan) yang telah kamu peroleh dari rampasan perang dalam keadaan halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih. HAMKA: |
| Hal. 186 |
|
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِمَنْ فِي أَيْدِيكُمْ مِنَ الْأَسْرَىٰ إِنْ يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِمَّا أُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ Kemenag RI 2019: Wahai Nabi (Muhammad), katakanlah kepada para tawanan perang yang ada di tanganmu, “Jika Allah mengetahui ada kebaikan di dalam hatimu, niscaya Dia akan menganugerahkan kepada kamu yang lebih baik daripada apa (tebusan) yang telah diambil dari kamu dan Dia akan mengampuni kamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 8 : 70)Prof. Quraish Shihab: Wahai Nabi (Muhammad saw.)! Katakanlah kepada para tawanan yang ada di tangan-tangan kamu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hati kamu, pasti Dia akan menganugerahkan kepada kamu yang lebih baik dari apa (tebusan) yang telah diambil dari kamu dan Dia akan mengampuni kamu. Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.” HAMKA: |
|
وَإِنْ يُرِيدُوا خِيَانَتَكَ فَقَدْ خَانُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ فَأَمْكَنَ مِنْهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, jika mereka (para tawanan itu) hendak mengkhianatimu (Nabi Muhammad), sungguh sebelumnya mereka telah berkhianat kepada Allah. Lalu, Dia menjadikanmu menguasai mereka (pada perang Badar). Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 8 : 71)Prof. Quraish Shihab: Tetapi, jika mereka (para tawanan itu) bermaksud berkhianat terhadapmu (Nabi Muhammad saw.), maka sungguh mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum (pengkhianatan ini), lalu Dia menjadikan(mu) menguasai mereka (pada perang Badar). Dan Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana. HAMKA: |
|
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah, serta orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada Muhajirin), mereka itu sebagiannya merupakan pelindung ) bagi sebagian yang lain. Orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun atas kamu untuk melindungi mereka sehingga mereka berhijrah. (Akan tetapi,) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama (Islam), wajib atas kamu memberikan pertolongan, kecuali dalam menghadapi kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. 8 : 72)Prof. Quraish Shihab: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah, dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan, sebagian dari mereka adalah penolong atas sebagian yang lain. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atas kamu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Tetapi), jika mereka meminta pertolongan kepada kamu dalam (urusan pembelaan) agama (Islam), maka wajib atas kamu memberikan pertolongan, kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. HAMKA: |
|
وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang kufur, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (untuk saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar. (QS. 8 : 73)Prof. Quraish Shihab: Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi penolong (bagi) sebagian yang lain. Jika kamu (kaum Muslimin) tidak melaksanakannya (apa yang diperintahkan Allah swt.), tentu akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar. HAMKA: |
|
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, serta orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang Muhajirin), mereka itulah orang-orang mukmin yang sebenarnya. Bagi mereka ampunan (yang besar) dan rezeki yang mulia. (QS. 8 : 74)Prof. Quraish Shihab: Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan, mereka itulah orang-orang mukmin yang haq (sempurna, lagi mantap imannya). Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia. HAMKA: |
|
وَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْ بَعْدُ وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا مَعَكُمْ فَأُولَٰئِكَ مِنْكُمْ ۚ وَأُولُو الْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang beriman setelah itu, berhijrah, dan berjihad bersamamu, maka mereka itu termasuk (golongan) kamu. Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak bagi sebagian yang lain menurut Kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 8 : 75)Prof. Quraish Shihab: Dan orang-orang yang beriman sesudah itu (Nabi Muhammad saw. mengumandangkan dakwah Islam), dan berhijrah serta berjihad bersama kamu (kaum Muslim), maka mereka (termasuk) dari (golongan) kamu (juga). Dan orang-orang yang mempunyai hubungan kekerabatan, sebagian dari mereka lebih berhak (memperoleh bantuan atau warisan) atas sebagian yang lain dalam Kitab Allah (al-Qur’an atau Lauh al-Mahfuzh). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. HAMKA: |
| Hal. 187 |
|
بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ Kemenag RI 2019: (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad) kepada orang-orang musyrik yang kamu telah mengadakan perjanjian dengan mereka (untuk tidak saling berperang). (QS. 9 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَ Kemenag RI 2019: Berjalanlah kamu (kaum musyrik) di bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa kamu tidak dapat melemahkan Allah. Sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir. (QS. 9 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ Kemenag RI 2019: Suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar ) bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrik. Jika kamu (kaum musyrik) bertobat, itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa kamu tidak dapat melemahkan Allah. Berilah kabar ‘gembira’ (Nabi Muhammad) kepada orang-orang yang kufur (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih. (QS. 9 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئًا وَلَمْ يُظَاهِرُوا عَلَيْكُمْ أَحَدًا فَأَتِمُّوا إِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ إِلَىٰ مُدَّتِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ Kemenag RI 2019: (Ketetapan itu berlaku,) kecuali atas orang-orang musyrik yang telah mengadakan perjanjian dengan kamu dan mereka sedikit pun tidak mengurangi (isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang pun yang memusuhi kamu. Maka, terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (QS. 9 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِذَا انْسَلَخَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدْتُمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُوا لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ ۚ فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَخَلُّوا سَبِيلَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ Kemenag RI 2019: Apabila bulan-bulan haram telah berlalu, ) bunuhlah (dalam peperangan) orang-orang musyrik (yang selama ini menganiaya kamu) di mana saja kamu temui! Tangkaplah dan kepunglah mereka serta awasilah di setiap tempat pengintaian! Jika mereka bertobat dan melaksanakan salat serta menunaikan zakat, berilah mereka kebebasan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 9 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Jika seseorang di antara orang-orang musyrik ada yang meminta pelindungan kepada engkau (Nabi Muhammad), lindungilah dia supaya dapat mendengar firman Allah kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengetahui. (QS. 9 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 188 |
|
كَيْفَ يَكُونُ لِلْمُشْرِكِينَ عَهْدٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعِنْدَ رَسُولِهِ إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۖ فَمَا اسْتَقَامُوا لَكُمْ فَاسْتَقِيمُوا لَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ Kemenag RI 2019: Bagaimana mungkin ada perjanjian (damai) untuk orang-orang musyrik di sisi Allah dan Rasul-Nya, kecuali untuk orang-orang yang kamu telah membuat perjanjian (Hudaibiah) dengan mereka di dekat Masjidilharam? Selama mereka berlaku lurus terhadapmu, berlaku luruslah pula kamu terhadap mereka. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa. (QS. 9 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَىٰ قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ Kemenag RI 2019: Bagaimana (mungkin ada perjanjian demikian,) padahal jika mereka memperoleh kemenangan atas kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak pula (mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan kamu dengan mulut mereka, sedangkan hati mereka enggan. Kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. 9 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اشْتَرَوْا بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِهِ ۚ إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang murah lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan-Nya. Sesungguhnya sangat buruk apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. 9 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يَرْقُبُونَ فِي مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُونَ Kemenag RI 2019: Mereka tidak memelihara (hubungan) kekerabatan dengan orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (QS. 9 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ ۗ وَنُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Jika mereka bertobat, menegakkan salat, dan menunaikan zakat, mereka adalah saudara-saudaramu seagama. Kami menjelaskan secara terperinci ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui. (QS. 9 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ مِنْ بَعْدِ عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا فِي دِينِكُمْ فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ ۙ إِنَّهُمْ لَا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ Kemenag RI 2019: Jika mereka melanggar sumpah sesudah perjanjian mereka dan menistakan agamamu, perangilah para pemimpin kekufuran itu karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang sumpahnya supaya mereka berhenti (dari kekufuran dan penganiayaan). (QS. 9 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَا تُقَاتِلُونَ قَوْمًا نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ وَهَمُّوا بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُمْ بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Mengapa kamu tidak (bersegera) memerangi kaum yang melanggar sumpah-sumpah (perjanjian-perjanjian) mereka, padahal mereka (dahulu) berkemauan keras mengusir Rasul dan mereka yang mulai memerangi kamu pertama kali? Apakah kamu takut kepada mereka? Allahlah yang lebih berhak kamu takuti jika kamu benar-benar orang-orang mukmin. (QS. 9 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 189 |
|
قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Perangilah mereka! Niscaya Allah akan mengazab mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu, menghinakan mereka, dan memenangkan kamu atas mereka, serta melegakan hati kaum mukmin (QS. 9 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: dan menghilangkan kemarahan (dari) hati mereka (orang-orang mukmin). Allah menerima tobat siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 9 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (tanpa diuji), padahal Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin sebagai teman setia. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 9 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ ۚ أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah pantas bagi orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedangkan mereka bersaksi bahwa diri mereka kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia amal mereka dan di dalam nerakalah mereka kekal. (QS. 9 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 9 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ لَا يَسْتَوُونَ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu jadikan (orang yang melaksanakan tugas) pemberian minuman (kepada) orang yang menunaikan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di hadapan Allah. Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim. (QS. 9 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. 9 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 190 |
|
يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ Kemenag RI 2019: Tuhan mereka memberi kabar gembira kepada mereka dengan rahmat dari-Nya, dan keridaan serta surga-surga. Bagi mereka kesenangan yang kekal di dalamnya. (QS. 9 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ Kemenag RI 2019: Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allahlah pahala yang sangat besar. (QS. 9 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا آبَاءَكُمْ وَإِخْوَانَكُمْ أَوْلِيَاءَ إِنِ اسْتَحَبُّوا الْكُفْرَ عَلَى الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ Kemenag RI 2019: Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara-saudaramu sebagai pelindung ) jika mereka lebih mencintai kekufuran atas keimanan. Siapa pun di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 9 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, pasangan-pasanganmu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, dan perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, serta tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan daripada berjihad di jalan-Nya, tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. (QS. 9 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Allah benar-benar telah menolong kamu (orang-orang mukmin) di medan peperangan yang banyak dan pada hari (perang) Hunain ketika banyaknya jumlahmu menakjubkanmu (sehingga membuatmu lengah). Maka, jumlah kamu yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikit pun dan bumi yang luas itu terasa sempit bagimu kemudian kamu lari berbalik ke belakang (bercerai-berai). (QS. 9 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ أَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَأَنْزَلَ جُنُودًا لَمْ تَرَوْهَا وَعَذَّبَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Allah menurunkan ketenangan (dari)-Nya kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang mukmin, serta menurunkan bala tentara yang kamu tidak melihatnya, juga menyiksa orang-orang yang kafir. Itulah balasan terhadap orang-orang kafir. (QS. 9 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 191 |
|
ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ Kemenag RI 2019: Setelah itu, Allah menerima tobat orang yang Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 9 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَٰذَا ۚ وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ Kemenag RI 2019: Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis (kotor jiwanya). Oleh karena itu, janganlah mereka mendekati Masjidilharam setelah tahun ini. ) Jika kamu khawatir menjadi miskin (karena orang kafir tidak datang), Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 9 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّىٰ يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ Kemenag RI 2019: Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak mengharamkan (menjauhi) apa yang telah diharamkan (oleh) Allah dan Rasul-Nya, dan tidak mengikuti agama yang hak (Islam), yaitu orang-orang yang telah diberikan Kitab (Yahudi dan Nasrani) hingga mereka membayar jizyah ) dengan patuh dan mereka tunduk. ) (QS. 9 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ۖ ذَٰلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ ۖ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ ۚ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۚ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ Kemenag RI 2019: Orang-orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah,” dan orang-orang Nasrani berkata, “Al-Masih putra Allah.” Itulah ucapan mereka dengan mulut-mulut mereka. Mereka meniru ucapan orang-orang yang kufur sebelumnya. Allah melaknat mereka; bagaimana mereka sampai berpaling? (QS. 9 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menjadikan para rabi (Yahudi) dan para rahib (Nasrani) sebagai tuhan-tuhan selain Allah ) serta (Nasrani mempertuhankan) Al-Masih putra Maryam. Padahal, mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan selain Dia. Maha Suci Dia dari apa yang mereka persekutukan. (QS. 9 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |