| Hal. 372 |
|
قَالَ وَمَا عِلْمِي بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Nuh) menjawab, “Apa pengetahuanku tentang apa yang biasa mereka kerjakan? (QS. 26 : 112)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّي ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: Perhitungan (amal) mereka tidak lain, kecuali ada pada Tuhanku jika kamu menyadari. (QS. 26 : 113)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. (QS. 26 : 114)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas.” (QS. 26 : 115)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا نُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمَرْجُومِينَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Wahai Nuh, jika tidak berhenti (dalam berdakwah), niscaya engkau akan termasuk orang-orang yang dirajam.” (QS. 26 : 116)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ Kemenag RI 2019: Dia (Nuh) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku. (QS. 26 : 117)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَنْ مَعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Maka, berilah keputusan antara aku dan mereka serta selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin bersamaku.” (QS. 26 : 118)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَنْجَيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ Kemenag RI 2019: Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan. (QS. 26 : 119)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa (tidak beriman) setelah itu. (QS. 26 : 120)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26 : 121)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 122)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ عَادٌ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: (Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul. (QS. 26 : 123)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: Ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? (QS. 26 : 124)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu. (QS. 26 : 125)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 126)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 : 127)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ آيَةً تَعْبَثُونَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu mendirikan istana di setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati? (QS. 26 : 128)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ Kemenag RI 2019: Kamu (juga) membuat benteng-benteng dengan harapan hidup kekal? (QS. 26 : 129)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا بَطَشْتُمْ بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ Kemenag RI 2019: Apabila menyiksa, kamu lakukan secara kejam dan bengis. (QS. 26 : 130)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 131)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاتَّقُوا الَّذِي أَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui. (QS. 26 : 132)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمَدَّكُمْ بِأَنْعَامٍ وَبَنِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Allah) telah menganugerahkan hewan ternak dan anak-anak kepadamu. (QS. 26 : 133)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَجَنَّاتٍ وَعُيُونٍ Kemenag RI 2019: (Dia juga menganugerahkan) kebun-kebun dan mata air. (QS. 26 : 134)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.” (QS. 26 : 135)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُنْ مِنَ الْوَاعِظِينَ Kemenag RI 2019: Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat. (QS. 26 : 136)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 373 |
|
إِنْ هَٰذَا إِلَّا خُلُقُ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: (Agama kami) ini tidak lain adalah agama orang-orang terdahulu. (QS. 26 : 137)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ Kemenag RI 2019: Kami (sama sekali) tidak akan diazab.” (QS. 26 : 138)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Maka, mereka mendustakannya (Hud). Lalu, Kami membinasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26 : 139)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 140)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: (Kaum) Samud telah mendustakan para rasul. (QS. 26 : 141)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَالِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: Ketika saudara mereka, Saleh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? (QS. 26 : 142)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu. (QS. 26 : 143)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 144)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 : 145)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (negerimu) dengan aman? (QS. 26 : 146)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ Kemenag RI 2019: (Yaitu,) di dalam kebun-kebun dan mata air. (QS. 26 : 147)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ Kemenag RI 2019: Dan, tanam-tanaman serta pohon kurma yang mayangnya lembut. (QS. 26 : 148)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا فَارِهِينَ Kemenag RI 2019: Kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah yang mewah. (QS. 26 : 149)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 150)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ Kemenag RI 2019: Janganlah mengikuti perintah orang-orang yang melampaui batas. (QS. 26 : 151)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ Kemenag RI 2019: (Mereka) yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak melakukan perbaikan.” (QS. 26 : 152)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir. (QS. 26 : 153)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا فَأْتِ بِآيَةٍ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ Kemenag RI 2019: Engkau tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Maka, datangkanlah tanda (mukjizat) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.” (QS. 26 : 154)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ هَٰذِهِ نَاقَةٌ لَهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَعْلُومٍ Kemenag RI 2019: Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina. Dia punya (giliran) minum dan kamu punya (giliran) minum (pula) pada hari yang ditentukan. (QS. 26 : 155)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ Kemenag RI 2019: Janganlah menyentuhnya dengan suatu kejahatan. Nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.” (QS. 26 : 156)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا نَادِمِينَ Kemenag RI 2019: Mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi orang-orang yang menyesal. (QS. 26 : 157)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26 : 158)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 159)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 374 |
|
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Kaum Lut telah mendustakan para rasul. (QS. 26 : 160)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?” (QS. 26 : 161)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu. (QS. 26 : 162)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 163)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 : 164)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks)? (QS. 26 : 165)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ Kemenag RI 2019: Sementara itu, kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istrimu? Kamu (memang) kaum yang melampaui batas.” (QS. 26 : 166)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ Kemenag RI 2019: Mereka menjawab, “Wahai Lut, jika tidak berhenti (melarang kami), niscaya engkau benar-benar akan termasuk orang-orang yang diusir.” (QS. 26 : 167)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُمْ مِنَ الْقَالِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Lut) berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang sangat benci terhadap perbuatanmu.” (QS. 26 : 168)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: (Lut berdoa,) “Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat.” (QS. 26 : 169)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: Maka, Kami selamatkan dia bersama semua keluarganya, (QS. 26 : 170)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ Kemenag RI 2019: kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal. (QS. 26 : 171)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Kami binasakan yang lain. (QS. 26 : 172)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ Kemenag RI 2019: Kami hujani mereka (dengan batu). Betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. (QS. 26 : 173)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26 : 174)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 175)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Penduduk Aikah (Madyan) telah mendustakan para rasul. (QS. 26 : 176)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: Ketika Syu‘aib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? (QS. 26 : 177)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu. (QS. 26 : 178)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26 : 179)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 : 180)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ Kemenag RI 2019: Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan orang lain. (QS. 26 : 181)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ Kemenag RI 2019: Timbanglah dengan timbangan yang benar. (QS. 26 : 182)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ Kemenag RI 2019: Janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi. (QS. 26 : 183)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 375 |
|
وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: Bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakanmu dan umat-umat yang terdahulu.” (QS. 26 : 184)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir. (QS. 26 : 185)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَإِنْ نَظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ Kemenag RI 2019: Engkau tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa engkau benar-benar termasuk para pembohong. (QS. 26 : 186)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِنَ السَّمَاءِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ Kemenag RI 2019: Maka, jatuhkanlah kepada kami kepingan-kepingan dari langit (agar kami binasa) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.” (QS. 26 : 187)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Syu‘aib) berkata, “Tuhanku paling mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 26 : 188)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ Kemenag RI 2019: Lalu, mereka mendustakannya (Syu‘aib). Maka, mereka ditimpa azab pada hari yang berawan gelap. Sesungguhnya itu adalah azab hari yang dahsyat. (QS. 26 : 189)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26 : 190)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 191)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam. (QS. 26 : 192)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ Kemenag RI 2019: Ia (Al-Qur’an) dibawa turun oleh Ruhulamin (Jibril). (QS. 26 : 193)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ Kemenag RI 2019: (Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan. (QS. 26 : 194)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: (Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas. (QS. 26 : 195)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar (disebut) dalam kitab-kitab orang terdahulu. (QS. 26 : 196)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ آيَةً أَنْ يَعْلَمَهُ عُلَمَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ Kemenag RI 2019: Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka bahwa ia (Al-Qur’an) diketahui oleh para ulama Bani Israil? (QS. 26 : 197)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَىٰ بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ Kemenag RI 2019: Seandainya Kami menurunkannya kepada sebagian dari golongan non-Arab. (QS. 26 : 198)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَقَرَأَهُ عَلَيْهِمْ مَا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Lalu, dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir), niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya. (QS. 26 : 199)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ Kemenag RI 2019: Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati para pendurhaka. (QS. 26 : 200)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ Kemenag RI 2019: Mereka tidak akan beriman kepadanya hingga melihat azab yang pedih. (QS. 26 : 201)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: Maka, datanglah ia (azab) kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya. (QS. 26 : 202)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَيَقُولُوا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُونَ Kemenag RI 2019: Lalu, mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?” (QS. 26 : 203)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ Kemenag RI 2019: Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami disegerakan? (QS. 26 : 204)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَرَأَيْتَ إِنْ مَتَّعْنَاهُمْ سِنِينَ Kemenag RI 2019: Bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun? (QS. 26 : 205)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ جَاءَهُمْ مَا كَانُوا يُوعَدُونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, ia (azab) yang diancamkan datang kepada mereka. (QS. 26 : 206)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 376 |
|
مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَ Kemenag RI 2019: Niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak berguna baginya. (QS. 26 : 207)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنْذِرُونَ Kemenag RI 2019: Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada pemberi peringatan kepadanya. (QS. 26 : 208)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ Kemenag RI 2019: (Hal itu) sebagai peringatan. Kami sekali-kali bukanlah orang-orang zalim. (QS. 26 : 209)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ Kemenag RI 2019: (Al-Qur’an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan. (QS. 26 : 210)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا يَنْبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah pantas bagi mereka (membawa turun Al-Qur’an itu) dan mereka pun tidak akan sanggup. (QS. 26 : 211)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka (setan-setan) benar-benar dijauhkan (dari berita langit). (QS. 26 : 212)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ Kemenag RI 2019: Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) menyembah Tuhan lain bersama Allah. Nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab. (QS. 26 : 213)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ Kemenag RI 2019: Berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat. (QS. 26 : 214)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Rendahkanlah hatimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang mukmin. (QS. 26 : 215)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Jika mereka mendurhakaimu, katakanlah, “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. 26 : 216)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ Kemenag RI 2019: Bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 26 : 217)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ Kemenag RI 2019: (Dia) yang melihat ketika engkau berdiri (untuk salat). (QS. 26 : 218)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ Kemenag RI 2019: Dan, (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud. (QS. 26 : 219)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 26 : 220)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ Kemenag RI 2019: Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? (QS. 26 : 221)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ Kemenag RI 2019: Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta lagi banyak berdosa. (QS. 26 : 222)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta. (QS. 26 : 223)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ Kemenag RI 2019: Para penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. (QS. 26 : 224)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ Kemenag RI 2019: Tidakkah engkau melihat bahwa mereka merambah setiap lembah kepalsuan ) (QS. 26 : 225)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ Kemenag RI 2019: dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(-nya)? (QS. 26 : 226)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانْتَصَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ Kemenag RI 2019: Kecuali (para penyair) yang beriman, beramal saleh, banyak mengingat Allah, dan bangkit membela (kebenaran) setelah terzalimi. Orang-orang yang zalim kelak akan mengetahui ke mana mereka akan kembali. (QS. 26 : 227)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 377 |
|
طس ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْقُرْآنِ وَكِتَابٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Tha Siin. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an dan Kitab Suci yang jelas (kandungannya), (QS. 27 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: (sebagai) petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang mukmin, (QS. 27 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ Kemenag RI 2019: (yaitu) orang-orang yang menegakkan salat, menunaikan zakat, dan meyakini adanya akhirat. (QS. 27 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ زَيَّنَّا لَهُمْ أَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatannya (yang buruk). Maka, mereka terombang-ambing (dalam kesesatan). (QS. 27 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَهُمْ سُوءُ الْعَذَابِ وَهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ Kemenag RI 2019: Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksaan buruk (di dunia) dan di akhirat mereka adalah orang-orang yang paling rugi. (QS. 27 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّكَ لَتُلَقَّى الْقُرْآنَ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ عَلِيمٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) benar-benar telah diberi Al-Qur’an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. 27 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِأَهْلِهِ إِنِّي آنَسْتُ نَارًا سَآتِيكُمْ مِنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ آتِيكُمْ بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Musa berkata kepada istrinya, “Sesungguhnya aku melihat api. Aku akan membawa kabar tentangnya kepadamu atau membawa suluh api (obor) agar kamu dapat menghangatkan badan (dekat api).” (QS. 27 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا جَاءَهَا نُودِيَ أَنْ بُورِكَ مَنْ فِي النَّارِ وَمَنْ حَوْلَهَا وَسُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Maka, ketika tiba di sana (tempat api itu), dia diseru, “Orang yang berada di dekat api dan orang yang berada di sekitarnya telah diberkahi. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. 27 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا مُوسَىٰ إِنَّهُ أَنَا اللَّهُ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 27 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَلْقِ عَصَاكَ ۚ فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَا مُوسَىٰ لَا تَخَفْ إِنِّي لَا يَخَافُ لَدَيَّ الْمُرْسَلُونَ Kemenag RI 2019: Lemparkanlah tongkatmu!” Ketika (tongkat itu dilemparkan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti seekor ular kecil yang gesit, berlarilah dia sambil berbalik ke belakang tanpa menoleh. (Allah pun berfirman,) “Wahai Musa, jangan takut! Sesungguhnya di hadapan-Ku para rasul tidak perlu takut, (QS. 27 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا مَنْ ظَلَمَ ثُمَّ بَدَّلَ حُسْنًا بَعْدَ سُوءٍ فَإِنِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ Kemenag RI 2019: kecuali orang yang berlaku zalim yang kemudian mengganti keburukan(-nya) dengan kebaikan (bertobat). Sesungguhnya Aku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 27 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَدْخِلْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ ۖ فِي تِسْعِ آيَاتٍ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَقَوْمِهِ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ Kemenag RI 2019: Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, ) ia akan keluar (dalam keadaan bercahaya) putih bukan karena cacat. (Kedua mukjizat ini) termasuk sembilan macam mukjizat (yang akan ditunjukkan) kepada Fir‘aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka benar-benar kaum yang fasik.” (QS. 27 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا جَاءَتْهُمْ آيَاتُنَا مُبْصِرَةً قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Ketika mukjizat-mukjizat Kami yang terang itu sampai kepada mereka, mereka berkata, “Ini sihir yang nyata.” (QS. 27 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 378 |
|
وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا ۚ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ Kemenag RI 2019: Mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)-nya. Perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 27 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا ۖ وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menganugerahkan ilmu kepada Daud dan Sulaiman. Keduanya berkata, “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami daripada kebanyakan hamba-hamba-Nya yang mukmin.” (QS. 27 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ ۖ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ Kemenag RI 2019: Sulaiman telah mewarisi Daud ) dan dia (Sulaiman) berkata, “Wahai manusia, kami telah diajari (untuk memahami) bahasa burung dan kami dianugerahi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar karunia yang nyata.” (QS. 27 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ Kemenag RI 2019: Untuk Sulaiman dikumpulkanlah bala tentara dari (kalangan) jin, manusia, dan burung, lalu mereka diatur dengan tertib (QS. 27 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: hingga ketika sampai di lembah semut, ratu semut berkata, “Wahai para semut, masuklah ke dalam sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadarinya.” (QS. 27 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Sulaiman) tersenyum seraya tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. 27 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لَا أَرَى الْهُدْهُدَ أَمْ كَانَ مِنَ الْغَائِبِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Sulaiman) memeriksa (pasukan) burung, lalu berkata, “Mengapa aku tidak melihat Hudhud? ) Ataukah ia termasuk yang tidak hadir? (QS. 27 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَأُعَذِّبَنَّهُ عَذَابًا شَدِيدًا أَوْ لَأَذْبَحَنَّهُ أَوْ لَيَأْتِيَنِّي بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Pasti akan kuhukum ia dengan hukuman yang berat atau kusembelih ia, kecuali jika ia datang kepadaku dengan alasan yang jelas.” (QS. 27 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَكَثَ غَيْرَ بَعِيدٍ فَقَالَ أَحَطْتُ بِمَا لَمْ تُحِطْ بِهِ وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِينٍ Kemenag RI 2019: Tidak lama kemudian (datanglah Hudhud), lalu ia berkata, “Aku telah mengetahui sesuatu yang belum engkau ketahui. Aku datang kepadamu dari negeri Saba’ ) membawa suatu berita penting yang meyakinkan (kebenarannya.) (QS. 27 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 379 |
|
إِنِّي وَجَدْتُ امْرَأَةً تَمْلِكُهُمْ وَأُوتِيَتْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ وَلَهَا عَرْشٌ عَظِيمٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku mendapati ada seorang perempuan ) yang memerintah mereka (penduduk negeri Saba’). Dia dianugerahi segala sesuatu dan memiliki singgasana yang besar. (QS. 27 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَجَدْتُهَا وَقَوْمَهَا يَسْجُدُونَ لِلشَّمْسِ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ السَّبِيلِ فَهُمْ لَا يَهْتَدُونَ Kemenag RI 2019: Aku (burung Hudhud) mendapati dia dan kaumnya sedang menyembah matahari, bukan Allah. Setan telah menghiasi perbuatan-perbuatan (buruk itu agar terasa indah) bagi mereka sehingga menghalanginya dari jalan (Allah). Mereka tidak mendapat petunjuk. (QS. 27 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ Kemenag RI 2019: Mereka (juga) tidak menyembah Allah yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi ) dan yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan yang kamu nyatakan. (QS. 27 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ۩ Kemenag RI 2019: Allah, tidak ada tuhan melainkan Dia, Tuhan yang mempunyai ?Arasy yang agung.” (QS. 27 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ سَنَنْظُرُ أَصَدَقْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْكَاذِبِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Sulaiman) berkata, “Kami akan memperhatikan apakah engkau benar atau termasuk orang-orang yang berdusta. (QS. 27 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اذْهَبْ بِكِتَابِي هَٰذَا فَأَلْقِهْ إِلَيْهِمْ ثُمَّ تَوَلَّ عَنْهُمْ فَانْظُرْ مَاذَا يَرْجِعُونَ Kemenag RI 2019: Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka. Kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan!” (QS. 27 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَتْ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ إِنِّي أُلْقِيَ إِلَيَّ كِتَابٌ كَرِيمٌ Kemenag RI 2019: Dia (Balqis) berkata, “Wahai para pembesar, sesungguhnya telah disampaikan kepadaku sebuah surat yang penting.” (QS. 27 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya (surat) itu berasal dari Sulaiman yang isinya (berbunyi,) “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (QS. 27 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri!” (QS. 27 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَتْ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَفْتُونِي فِي أَمْرِي مَا كُنْتُ قَاطِعَةً أَمْرًا حَتَّىٰ تَشْهَدُونِ Kemenag RI 2019: Dia (Balqis) berkata, “Wahai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini). Aku tidak pernah memutuskan suatu urusan sebelum kamu hadir (dalam majelisku).” (QS. 27 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا نَحْنُ أُولُو قُوَّةٍ وَأُولُو بَأْسٍ شَدِيدٍ وَالْأَمْرُ إِلَيْكِ فَانْظُرِي مَاذَا تَأْمُرِينَ Kemenag RI 2019: Mereka menjawab, “Kita memiliki kekuatan dan ketangkasan yang luar biasa (untuk berperang), tetapi keputusan berada di tanganmu. Maka, pertimbangkanlah apa yang akan engkau perintahkan.” (QS. 27 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَتْ إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُوا قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا وَجَعَلُوا أَعِزَّةَ أَهْلِهَا أَذِلَّةً ۖ وَكَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Balqis) berkata, “Sesungguhnya raja-raja apabila menaklukkan suatu negeri, mereka tentu membinasakannya dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina. Demikianlah yang mereka akan perbuat. (QS. 27 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنِّي مُرْسِلَةٌ إِلَيْهِمْ بِهَدِيَّةٍ فَنَاظِرَةٌ بِمَ يَرْجِعُ الْمُرْسَلُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah dan (aku) akan menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh para utusan itu.” (QS. 27 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 380 |
|
فَلَمَّا جَاءَ سُلَيْمَانَ قَالَ أَتُمِدُّونَنِ بِمَالٍ فَمَا آتَانِيَ اللَّهُ خَيْرٌ مِمَّا آتَاكُمْ بَلْ أَنْتُمْ بِهَدِيَّتِكُمْ تَفْرَحُونَ Kemenag RI 2019: Ketika (para utusan itu) sampai kepada Sulaiman, dia berkata, “Apakah kamu akan memberi harta kepadaku (sebagai hadiah)? Apa yang Allah berikan kepadaku lebih baik daripada apa yang Allah berikan kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. (QS. 27 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ارْجِعْ إِلَيْهِمْ فَلَنَأْتِيَنَّهُمْ بِجُنُودٍ لَا قِبَلَ لَهُمْ بِهَا وَلَنُخْرِجَنَّهُمْ مِنْهَا أَذِلَّةً وَهُمْ صَاغِرُونَ Kemenag RI 2019: Pulanglah kepada mereka (dengan membawa kembali hadiahmu)! Kami pasti akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang tidak mungkin dikalahkan. Kami pasti akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba’) dalam keadaan terhina lagi tunduk.” (QS. 27 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: Dia (Sulaiman) berkata, “Wahai para pembesar, siapakah di antara kamu yang sanggup membawakanku singgasananya sebelum mereka datang menyerahkan diri?” (QS. 27 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ عِفْرِيتٌ مِنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ ۖ وَإِنِّي عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: Ifrit dari golongan jin berkata, “Akulah yang akan membawanya kepadamu sebelum engkau berdiri dari singgasanamu. Sesungguhnya aku benar-benar kuat lagi dapat dipercaya.” (QS. 27 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ Kemenag RI 2019: Seorang yang mempunyai ilmu dari kitab suci ) berkata, “Aku akan mendatangimu dengan membawa (singgasana) itu sebelum matamu berkedip.” Ketika dia (Sulaiman) melihat (singgasana) itu ada di hadapannya, dia pun berkata, “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku apakah aku bersyukur atau berbuat kufur. Siapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Siapa yang berbuat kufur, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (QS. 27 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ نَكِّرُوا لَهَا عَرْشَهَا نَنْظُرْ أَتَهْتَدِي أَمْ تَكُونُ مِنَ الَّذِينَ لَا يَهْتَدُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Sulaiman) berkata, “Ubahlah untuknya singgasananya, kita akan melihat apakah dia (Balqis) mengenali(-nya) atau tidak mengenali.” (QS. 27 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا جَاءَتْ قِيلَ أَهَٰكَذَا عَرْشُكِ ۖ قَالَتْ كَأَنَّهُ هُوَ ۚ وَأُوتِينَا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهَا وَكُنَّا مُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: Ketika dia (Balqis) datang, ditanyakanlah (kepadanya), “Serupa inikah singgasanamu?” Dia (Balqis) menjawab, “Sepertinya ya. Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya ) dan kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. 27 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَصَدَّهَا مَا كَانَتْ تَعْبُدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ إِنَّهَا كَانَتْ مِنْ قَوْمٍ كَافِرِينَ Kemenag RI 2019: Kebiasaannya (Balqis) menyembah selain Allah telah mencegahnya (dari tauhid). Sesungguhnya dia dahulu termasuk kaum yang kafir. (QS. 27 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الصَّرْحَ ۖ فَلَمَّا رَأَتْهُ حَسِبَتْهُ لُجَّةً وَكَشَفَتْ عَنْ سَاقَيْهَا ۚ قَالَ إِنَّهُ صَرْحٌ مُمَرَّدٌ مِنْ قَوَارِيرَ ۗ قَالَتْ رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي وَأَسْلَمْتُ مَعَ سُلَيْمَانَ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Dikatakan kepadanya (Balqis), “Masuklah ke istana.” Ketika dia (Balqis) melihat (lantai istana) itu, dia menyangkanya kolam air yang besar. Dia menyingkapkan (gaun yang menutupi) kedua betisnya. Dia (Sulaiman) berkata, “Sesungguhnya ini hanyalah lantai licin (berkilap) yang terbuat dari kaca.” Dia (Balqis) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku. Aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. 27 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 381 |
|
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ فَإِذَا هُمْ فَرِيقَانِ يَخْتَصِمُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus kepada (kaum) Samud saudara mereka (sesuku), yaitu Saleh (yang menyeru), “Sembahlah Allah!” Tiba-tiba mereka (menjadi) dua golongan yang bermusuhan. (QS. 27 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ يَا قَوْمِ لِمَ تَسْتَعْجِلُونَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ ۖ لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Saleh) berkata, “Wahai kaumku, mengapa kamu meminta disegerakan keburukan (azab) sebelum (meminta) kebaikan (rahmat)? Mengapa kamu tidak memohon ampunan kepada Allah agar kamu dirahmati?” (QS. 27 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا اطَّيَّرْنَا بِكَ وَبِمَنْ مَعَكَ ۚ قَالَ طَائِرُكُمْ عِنْدَ اللَّهِ ۖ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تُفْتَنُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menjawab, “Kami bernasib malang karena engkau dan orang-orang yang bersamamu.” Dia (Saleh) berkata, “Nasibmu (malang atau tidak ditetapkan) di sisi Allah (bukan karena kami). Kamu adalah kaum yang sedang diuji.” (QS. 27 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكَانَ فِي الْمَدِينَةِ تِسْعَةُ رَهْطٍ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ Kemenag RI 2019: Di kota itu ) ada sembilan orang laki-laki yang berbuat kerusakan di bumi. Mereka tidak melakukan perbaikan. (QS. 27 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا تَقَاسَمُوا بِاللَّهِ لَنُبَيِّتَنَّهُ وَأَهْلَهُ ثُمَّ لَنَقُولَنَّ لِوَلِيِّهِ مَا شَهِدْنَا مَهْلِكَ أَهْلِهِ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Bersumpahlah kamu masing-masing dengan (nama) Allah bahwa kita pasti akan menyerang dia (Saleh) bersama keluarganya pada malam hari. Kemudian, kita akan mengatakan kepada ahli warisnya (bahwa) kita tidak menyaksikan kebinasaan keluarganya itu. Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar.” (QS. 27 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَكَرُوا مَكْرًا وَمَكَرْنَا مَكْرًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: Mereka membuat tipu daya dan Kami pun menyusun tipu daya, sedangkan mereka tidak sadar. (QS. 27 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ مَكْرِهِمْ أَنَّا دَمَّرْنَاهُمْ وَقَوْمَهُمْ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: Perhatikanlah bagaimana akibat tipu daya mereka bahwa sesungguhnya Kami membinasakan mereka dan semua kaumnya. (QS. 27 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتِلْكَ بُيُوتُهُمْ خَاوِيَةً بِمَا ظَلَمُوا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Itulah rumah-rumah mereka yang kosong (sebagai bukti bahwa mereka binasa) akibat kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengetahui. (QS. 27 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنْجَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman ) dan selalu bertakwa. (QS. 27 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: (Ingatlah kisah) Lut ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji, ) padahal kamu mengetahui (kekejiannya)? (QS. 27 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ Kemenag RI 2019: Mengapa kamu mendatangi laki-laki, bukan perempuan, untuk (memenuhi) syahwat(-mu)? Sungguh, kamu adalah kaum yang melakukan (perbuatan) bodoh.” (QS. 27 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |