| Hal. 442 |
|
وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِنْ بَعْدِهِ مِنْ جُنْدٍ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنْزِلِينَ Kemenag RI 2019: Setelah dia (dibunuh), Kami tidak menurunkan satu pasukan pun dari langit kepada kaumnya dan Kami tidak perlu menurunkannya. (QS. 36 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ Kemenag RI 2019: (Azab mereka) itu cukup dengan satu teriakan saja. Maka, seketika itu mereka mati. (QS. 36 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ Kemenag RI 2019: Alangkah besar penyesalan diri para hamba itu. Setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya. (QS. 36 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ Kemenag RI 2019: Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan? Mereka (setelah binasa) tidak ada yang kembali kepada mereka (di dunia). (QS. 36 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ كُلٌّ لَمَّا جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ Kemenag RI 2019: Tidak ada satu (umat) pun, kecuali semuanya akan dihadirkan kepada Kami (untuk dihisab). (QS. 36 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآيَةٌ لَهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ Kemenag RI 2019: Suatu tanda (kekuasaan-Nya) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus lalu) Kami menghidupkannya dan mengeluarkan darinya biji-bijian kemudian dari (biji-bijian) itu mereka makan. (QS. 36 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ Kemenag RI 2019: Kami (juga) menjadikan padanya (bumi) kebun-kebun kurma dan anggur serta Kami memancarkan padanya beberapa mata air (QS. 36 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لِيَأْكُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ Kemenag RI 2019: agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Mengapa mereka tidak bersyukur? (QS. 36 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Maha Suci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. (QS. 36 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ Kemenag RI 2019: Suatu tanda juga (atas kekuasaan Allah) bagi mereka adalah malam. Kami pisahkan siang dari (malam) itu. Maka, seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan. (QS. 36 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ Kemenag RI 2019: (Suatu tanda juga atas kekuasaan Allah bagi mereka adalah) matahari yang berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS. 36 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ Kemenag RI 2019: (Begitu juga) bulan, Kami tetapkan bagi(-nya) tempat-tempat peredaran sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir,) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua. ) (QS. 36 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya. (QS. 36 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 443 |
|
وَآيَةٌ لَهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ Kemenag RI 2019: Suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami mengangkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan. (QS. 36 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِنْ مِثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ Kemenag RI 2019: (Begitu juga) Kami menciptakan untuk mereka dari jenis itu angkutan (lain) yang mereka kendarai. ) (QS. 36 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ نَشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنْقَذُونَ Kemenag RI 2019: Jika Kami menghendaki, Kami akan menenggelamkan mereka. Kemudian, tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan. (QS. 36 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا رَحْمَةً مِنَّا وَمَتَاعًا إِلَىٰ حِينٍ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, (Kami menyelamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberi mereka kesenangan hidup sampai waktu tertentu. (QS. 36 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ Kemenag RI 2019: Ketika dikatakan kepada mereka, “Takutlah kamu akan (siksa) yang ada di hadapanmu (di dunia) dan azab yang ada di belakangmu (akhirat) agar kamu mendapat rahmat,” (maka mereka berpaling). (QS. 36 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ آيَةٍ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ Kemenag RI 2019: Tidak satu pun dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, kecuali mereka berpaling darinya. (QS. 36 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Apabila dikatakan kepada mereka, “Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu,” orang-orang yang kufur itu berkata kepada orang-orang yang beriman, “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki, Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. 36 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Kapankah janji (hari Kebangkitan) ini (terjadi) jika kamu orang-orang benar?” (QS. 36 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا يَنْظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ Kemenag RI 2019: Mereka hanya menunggu satu teriakan ) yang akan membinasakan mereka saat mereka (sibuk) bertengkar (tentang urusan dunia). (QS. 36 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَىٰ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ Kemenag RI 2019: Oleh sebab itu, mereka tidak dapat berwasiat dan tidak dapat kembali kepada keluarganya. (QS. 36 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ Kemenag RI 2019: Sangkakala pun ditiup ) dan seketika itu mereka bergerak cepat dari kuburnya menuju kepada Tuhannya. (QS. 36 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” (Lalu, dikatakan kepada mereka,) “Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah para rasul(-Nya).” (QS. 36 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ Kemenag RI 2019: Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab). (QS. 36 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Pada hari itu tidak ada sama sekali orang yang dirugikan sedikit pun. Kamu tidak akan diberi balasan, kecuali atas apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 36 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 444 |
|
إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu berada dalam kesibukan (sehingga tidak sempat berpikir tentang penghuni neraka) lagi bersenang-senang. (QS. 36 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ Kemenag RI 2019: Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh sambil berbaring di atas ranjang berkelambu. (QS. 36 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ Kemenag RI 2019: Di (surga) itu mereka memperoleh buah-buahan dan apa saja yang mereka inginkan. (QS. 36 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ Kemenag RI 2019: (Kepada mereka dikatakan,) “Salam sejahtera” sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (QS. 36 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَامْتَازُوا الْيَوْمَ أَيُّهَا الْمُجْرِمُونَ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepada orang-orang kafir,) “Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai para pendurhaka! (QS. 36 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Bukankah Aku telah berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh, wahai anak cucu Adam, bahwa janganlah kamu menyembah setan? Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu. (QS. 36 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنِ اعْبُدُونِي ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ Kemenag RI 2019: (Begitu juga bahwa) sembahlah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS. 36 : 61)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, ia (setan itu) benar-benar telah menyesatkan sangat banyak orang dari kamu. Maka, apakah kamu tidak mengerti? (QS. 36 : 62)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ Kemenag RI 2019: Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu. (QS. 36 : 63)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ Kemenag RI 2019: Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya. (QS. 36 : 64)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ Kemenag RI 2019: Pada hari ini Kami membungkam mulut mereka. Tangan merekalah yang berkata kepada Kami dan kaki merekalah yang akan bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. (QS. 36 : 65)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: Seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami akan menghapus penglihatan (membutakan) mereka sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan (selamat). Maka, bagaimana mungkin mereka dapat melihat? (QS. 36 : 66)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَوْ نَشَاءُ لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ Kemenag RI 2019: Seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami akan mengubah bentuk mereka di tempat mereka berada, sehingga mereka tidak sanggup meneruskan perjalanan dan juga tidak sanggup pulang kembali. (QS. 36 : 67)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ Kemenag RI 2019: Siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami balik proses penciptaannya (dari kuat menuju lemah). Maka, apakah mereka tidak mengerti? (QS. 36 : 68)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنْبَغِي لَهُ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Nabi Muhammad) dan (bersyair) itu tidaklah pantas baginya. (Wahyu yang Kami turunkan kepadanya) itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Al-Qur’an yang jelas (QS. 36 : 69)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لِيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ Kemenag RI 2019: agar dia (Nabi Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir itu menjadi pasti. (QS. 36 : 70)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 445 |
|
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا أَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ Kemenag RI 2019: Tidakkah mereka mengetahui bahwa Kami telah menciptakan untuk mereka hewan-hewan ternak dari ciptaan tangan Kami (sendiri), lalu mereka menjadi pemiliknya? (QS. 36 : 71)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ Kemenag RI 2019: Kami menjadikannya (hewan-hewan itu) tunduk kepada mereka. Sebagian di antaranya menjadi tunggangan mereka dan sebagian (lagi) mereka makan. (QS. 36 : 72)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ Kemenag RI 2019: Pada dirinya (hewan-hewan ternak itu) terdapat berbagai manfaat dan minuman untuk mereka. Apakah mereka tidak bersyukur? (QS. 36 : 73)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لَعَلَّهُمْ يُنْصَرُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menjadikan sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. (QS. 36 : 74)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَ Kemenag RI 2019: (Sesembahan) itu tidak mampu menolong mereka, padahal (sesembahan) itu adalah tentara yang dihadirkan untuk menjaganya. (QS. 36 : 75)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ Kemenag RI 2019: Maka, jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Nabi Muhammad) bersedih hati. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan. (QS. 36 : 76)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوَلَمْ يَرَ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Tidakkah manusia mengetahui bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani? Kemudian tiba-tiba saja dia menjadi musuh yang nyata. (QS. 36 : 77)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ Kemenag RI 2019: Dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal penciptaannya. Dia berkata, “Siapakah yang bisa menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?” ) (QS. 36 : 78)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Yang akan menghidupkannya adalah Zat yang menciptakannya pertama kali. Dia Maha Mengetahui setiap makhluk. (QS. 36 : 79)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ Kemenag RI 2019: (Dialah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau. Kemudian, seketika itu kamu menyalakan (api) darinya.” (QS. 36 : 80)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ Kemenag RI 2019: Bukankah Zat yang menciptakan langit dan bumi mampu menciptakan manusia yang serupa mereka itu (di akhirat kelak)? Benar. Dialah yang Maha Banyak Mencipta lagi Maha Mengetahui. (QS. 36 : 81)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ketetapan-Nya, jika Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah (sesuatu) itu. (QS. 36 : 82)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ Kemenag RI 2019: Maka, Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan. (QS. 36 : 83)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 446 |
|
وَالصَّافَّاتِ صَفًّا Kemenag RI 2019: Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, (untuk beribadah kepada Allah), (QS. 37 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا Kemenag RI 2019: demi (rombongan malaikat) yang mencegah (segala sesuatu) dengan sungguh-sungguh, (QS. 37 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا Kemenag RI 2019: demi (rombongan malaikat) yang membacakan peringatan, (QS. 37 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَاحِدٌ Kemenag RI 2019: sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa. (QS. 37 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ Kemenag RI 2019: Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari. (QS. 37 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan (berupa) bintang-bintang. (QS. 37 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَحِفْظًا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَارِدٍ Kemenag RI 2019: (Kami telah menjaganya dengan) penjagaan yang sempurna dari setiap setan yang durhaka. (QS. 37 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍ Kemenag RI 2019: Mereka (setan-setan) tidak dapat mendengar (percakapan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru (QS. 37 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ Kemenag RI 2019: untuk mengusir mereka. Bagi mereka azab yang kekal (di akhirat), (QS. 37 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ Kemenag RI 2019: kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala. (QS. 37 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمْ مَنْ خَلَقْنَا ۚ إِنَّا خَلَقْنَاهُمْ مِنْ طِينٍ لَازِبٍ Kemenag RI 2019: Maka, tanyakanlah kepada mereka (musyrik Makkah), “Apakah mereka (manusia) lebih sulit penciptaannya ataukah selainnya (langit, bumi, dan lainnya) yang telah Kami ciptakan?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan (bapak) mereka (Adam) dari tanah liat. (QS. 37 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ Kemenag RI 2019: Bahkan, engkau (Nabi Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka selalu menghinamu. (QS. 37 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا ذُكِّرُوا لَا يَذْكُرُونَ Kemenag RI 2019: Apabila diberi peringatan, mereka tidak mengingat (mengindahkannya). (QS. 37 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا رَأَوْا آيَةً يَسْتَسْخِرُونَ Kemenag RI 2019: Apabila melihat suatu tanda (kebesaran Allah atau kebenaran Nabi Muhammad), mereka sangat menghina. (QS. 37 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata. (QS. 37 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَإِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ Kemenag RI 2019: Apabila kami telah mati, (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan? (QS. 37 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوَآبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ Kemenag RI 2019: Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?” (QS. 37 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ نَعَمْ وَأَنْتُمْ دَاخِرُونَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya (kamu akan dibangkitkan) dan kamu akan terhina.” (QS. 37 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنْظُرُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan (tiupan sangkakala kedua). Maka, seketika itu mereka (bangun dari kematiannya) melihat (apa yang terjadi). (QS. 37 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَٰذَا يَوْمُ الدِّينِ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari Pembalasan itu.” (QS. 37 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ Kemenag RI 2019: Inilah hari keputusan yang dahulu (selalu) kamu dustakan. (QS. 37 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
احْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ Kemenag RI 2019: (Lalu, diperintahkan kepada para malaikat,) “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah (QS. 37 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مِنْ دُونِ اللَّهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: selain Allah. Lalu, tunjukkanlah kepada mereka jalan ke (neraka) Jahim. (QS. 37 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُمْ مَسْئُولُونَ Kemenag RI 2019: Tahanlah mereka (di tempat perhentian). Sesungguhnya mereka akan ditanya (tentang keyakinan dan perilaku mereka).” (QS. 37 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 447 |
|
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ Kemenag RI 2019: (Mereka lalu dikecam,) “Mengapa kamu tidak tolong-menolong (sebagaimana kamu di dunia)?” (QS. 37 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ Kemenag RI 2019: Bahkan, mereka pada hari itu menyerah (kepada putusan Allah). (QS. 37 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ Kemenag RI 2019: Sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya (berbantah-bantahan). (QS. 37 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا إِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ الْيَمِينِ Kemenag RI 2019: (Pengikut) mereka berkata (kepada pemimpinnya), “Sesungguhnya kamulah yang dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan (untuk menghalangi kami dari kebajikan).” (QS. 37 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا بَلْ لَمْ تَكُونُوا مُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: (Pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak,) bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin. (QS. 37 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ ۖ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طَاغِينَ Kemenag RI 2019: (Sebenarnya,) kami sedikit pun tidak berkuasa terhadapmu (untuk menghalang-halangimu), bahkan kamulah kaum yang melampaui batas. (QS. 37 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَا ۖ إِنَّا لَذَائِقُونَ Kemenag RI 2019: Maka, putusan (azab) Tuhan (akan) benar-benar menimpa kita. Pasti kita akan merasakan (azab itu). (QS. 37 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَغْوَيْنَاكُمْ إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ Kemenag RI 2019: Kami (mengakui) telah menyesatkan kamu. Sesungguhnya kami sendiri orang-orang yang sesat.” (QS. 37 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِي الْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab. (QS. 37 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berbuat dosa. (QS. 37 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “L? il?ha illall?h” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri. (QS. 37 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?” (QS. 37 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلْ جَاءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Padahal dia (Nabi Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan para rasul (sebelumnya). (QS. 37 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّكُمْ لَذَائِقُو الْعَذَابِ الْأَلِيمِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih. (QS. 37 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Kamu tidak diberi balasan, kecuali terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 37 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya), (QS. 37 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أُولَٰئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَعْلُومٌ Kemenag RI 2019: mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan, (QS. 37 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَوَاكِهُ ۖ وَهُمْ مُكْرَمُونَ Kemenag RI 2019: (yaitu) buah-buahan. Mereka adalah orang-orang yang dimuliakan (QS. 37 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ Kemenag RI 2019: di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan. (QS. 37 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ Kemenag RI 2019: (Mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS. 37 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ Kemenag RI 2019: Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi minuman) dari mata air (surga). (QS. 37 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَيْضَاءَ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ Kemenag RI 2019: (Warnanya) putih bersih dan lezat rasanya bagi orang-orang yang meminum(-nya). (QS. 37 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنْزَفُونَ Kemenag RI 2019: Tidak ada di dalamnya (unsur) yang membahayakan dan mereka tidak mabuk karenanya. (QS. 37 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ Kemenag RI 2019: Di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah dan membatasi pandangannya (dari selain pasangan mereka). (QS. 37 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَكْنُونٌ Kemenag RI 2019: (Warna kulit) mereka seperti (warna) telur yang tersimpan dengan baik. (QS. 37 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ Kemenag RI 2019: Mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap. (QS. 37 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 448 |
|
قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ Kemenag RI 2019: Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman (QS. 37 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَقُولُ أَإِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِينَ Kemenag RI 2019: yang berkata, ‘Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kebangkitan)? (QS. 37 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَإِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَإِنَّا لَمَدِينُونَ Kemenag RI 2019: Apabila kami telah mati (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar (akan dibangkitkan untuk) diberi balasan?’” (QS. 37 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ هَلْ أَنْتُمْ مُطَّلِعُونَ Kemenag RI 2019: Dia berkata, “Maukah kamu menengok (temanku itu)?” (QS. 37 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاطَّلَعَ فَرَآهُ فِي سَوَاءِ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Maka, dia menengoknya. Lalu, dia melihat (teman)-nya itu di tengah-tengah (neraka) Jahim. (QS. 37 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ تَاللَّهِ إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِ Kemenag RI 2019: Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku. (QS. 37 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّي لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِينَ Kemenag RI 2019: Sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka). (QS. 37 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ Kemenag RI 2019: Apakah kita tidak akan mati, (QS. 37 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ Kemenag RI 2019: kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?” (QS. 37 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang agung. (QS. 37 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لِمِثْلِ هَٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعَامِلُونَ Kemenag RI 2019: Untuk (kemenangan) seperti ini, hendaklah beramal (di dunia) orang-orang yang mampu beramal. (QS. 37 : 61)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ Kemenag RI 2019: Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqum? (QS. 37 : 62)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِلظَّالِمِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami menjadikannya (pohon zaqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim. (QS. 37 : 63)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya itu adalah pohon yang keluar dari dasar (neraka) Jahim. (QS. 37 : 64)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ Kemenag RI 2019: Mayangnya seperti kepala-kepala setan. (QS. 37 : 65)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu) dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqum). (QS. 37 : 66)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِنْ حَمِيمٍ Kemenag RI 2019: (Setelah makan buah zaqum,) sesungguhnya bagi mereka minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas. (QS. 37 : 67)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Kemudian, tempat kembali mereka pasti ke (neraka) Jahim. (QS. 37 : 68)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءَهُمْ ضَالِّينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat. (QS. 37 : 69)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ Kemenag RI 2019: Mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka. (QS. 37 : 70)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, sebelum mereka (kaum Quraisy), benar-benar telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu. (QS. 37 : 71)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِمْ مُنْذِرِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka. (QS. 37 : 72)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِينَ Kemenag RI 2019: Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu, (QS. 37 : 73)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya). (QS. 37 : 74)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ نَادَانَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيبُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Nuh benar-benar telah berdoa kepada Kami dan sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa. (QS. 37 : 75)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ Kemenag RI 2019: Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar. (QS. 37 : 76)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 449 |
|
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ Kemenag RI 2019: Kami menjadikan keturunannya orang-orang yang bertahan (di bumi). (QS. 37 : 77)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Kemenag RI 2019: Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian, (QS. 37 : 78)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَلَامٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: “Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di semesta alam.” (QS. 37 : 79)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 37 : 80)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin. (QS. 37 : 81)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Kami menenggelamkan yang lain. (QS. 37 : 82)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ مِنْ شِيعَتِهِ لَإِبْرَاهِيمَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Ibrahim termasuk golongannya (Nuh). ) (QS. 37 : 83)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ جَاءَ رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci, ) (QS. 37 : 84)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَاذَا تَعْبُدُونَ Kemenag RI 2019: ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apa yang kamu sembah itu? (QS. 37 : 85)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَئِفْكًا آلِهَةً دُونَ اللَّهِ تُرِيدُونَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah? (QS. 37 : 86)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَا ظَنُّكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Maka, bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?” (QS. 37 : 87)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِي النُّجُومِ Kemenag RI 2019: Lalu, dia (Ibrahim) memandang sekilas ke arah bintang-bintang, (QS. 37 : 88)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٌ Kemenag RI 2019: kemudian dia berkata, “Sesungguhnya aku sakit.” (QS. 37 : 89)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِينَ Kemenag RI 2019: Mereka lalu berpaling darinya seraya meninggalkannya. (QS. 37 : 90)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَرَاغَ إِلَىٰ آلِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, dia langsung menuju ke berhala-berhala mereka (secara diam-diam), lalu berkata, “Mengapa kamu tidak makan? ) (QS. 37 : 91)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا لَكُمْ لَا تَنْطِقُونَ Kemenag RI 2019: Mengapa kamu tidak menjawab?” (QS. 37 : 92)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا بِالْيَمِينِ Kemenag RI 2019: Dia lalu menghadap ke (berhala-berhala) itu sambil memukul dengan tangan kanan(-nya). (QS. 37 : 93)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَقْبَلُوا إِلَيْهِ يَزِفُّونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya. (QS. 37 : 94)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu? (QS. 37 : 95)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Padahal Allahlah yang menciptakanmu dan apa yang kamu perbuat itu.” (QS. 37 : 96)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuk (membakar)-nya, lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.” (QS. 37 : 97)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَ Kemenag RI 2019: Mereka bermaksud memperdayainya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami menjadikan mereka orang-orang yang hina. (QS. 37 : 98)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ Kemenag RI 2019: Dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku akan pergi (menghadap) kepada Tuhanku. ) Dia akan memberiku petunjuk.” (QS. 37 : 99)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ Kemenag RI 2019: (Ibrahim berdoa,) “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.” (QS. 37 : 100)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ Kemenag RI 2019: Maka, Kami memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak (Ismail) yang sangat santun. (QS. 37 : 101)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ Kemenag RI 2019: Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.” (QS. 37 : 102)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 450 |
|
فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ Kemenag RI 2019: Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah), (QS. 37 : 103)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ Kemenag RI 2019: Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim, (QS. 37 : 104)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kemenag RI 2019: sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 37 : 105)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (QS. 37 : 106)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ Kemenag RI 2019: Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar. ) (QS. 37 : 107)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Kemenag RI 2019: Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian, (QS. 37 : 108)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَلَامٌ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ Kemenag RI 2019: “Salam sejahtera atas Ibrahim.” (QS. 37 : 109)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kemenag RI 2019: Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 37 : 110)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin. (QS. 37 : 111)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَبَشَّرْنَاهُ بِإِسْحَاقَ نَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ Kemenag RI 2019: Kami telah memberinya kabar gembira tentang (akan dilahirkannya) Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang saleh. (QS. 37 : 112)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰ إِسْحَاقَ ۚ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِنَفْسِهِ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Kami melimpahkan keberkahan kepadanya dan Ishaq. Sebagian keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. (QS. 37 : 113)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun. (QS. 37 : 114)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَجَّيْنَاهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ Kemenag RI 2019: Kami telah menyelamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar. (QS. 37 : 115)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَصَرْنَاهُمْ فَكَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ Kemenag RI 2019: Kami telah menolong mereka sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang. (QS. 37 : 116)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَ Kemenag RI 2019: Kami telah menganugerahkan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas (Taurat). (QS. 37 : 117)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَهَدَيْنَاهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ Kemenag RI 2019: Kami telah membimbing keduanya ke jalan yang lurus. (QS. 37 : 118)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِي الْآخِرِينَ Kemenag RI 2019: Kami telah mengabadikan untuk keduanya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian, (QS. 37 : 119)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَلَامٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ Kemenag RI 2019: “Salam sejahtera atas Musa dan Harun.” (QS. 37 : 120)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 37 : 121)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin. (QS. 37 : 122)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk para rasul. (QS. 37 : 123)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa? (QS. 37 : 124)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ Kemenag RI 2019: Apakah kamu terus menyeru Ba‘l ) dan meninggalkan sebaik-baik pencipta, (QS. 37 : 125)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?” (QS. 37 : 126)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 451 |
|
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ Kemenag RI 2019: Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka), (QS. 37 : 127)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya). (QS. 37 : 128)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Kemenag RI 2019: Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian, (QS. 37 : 129)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَلَامٌ عَلَىٰ إِلْ يَاسِينَ Kemenag RI 2019: “Salam sejahtera atas Ilyas dan kaumnya.” (QS. 37 : 130)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 37 : 131)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin. (QS. 37 : 132)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ لُوطًا لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Lut benar-benar termasuk para rasul. (QS. 37 : 133)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ نَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua, (QS. 37 : 134)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ Kemenag RI 2019: kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal. (QS. 37 : 135)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Kami binasakan yang lain. ) (QS. 37 : 136)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِمْ مُصْبِحِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kamu (penduduk Makkah) benar-benar akan melintasi (bekas-bekas kehancuran) mereka pada waktu pagi (QS. 37 : 137)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَبِاللَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ Kemenag RI 2019: dan waktu malam. Mengapa kamu tidak mengerti? (QS. 37 : 138)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Yunus benar-benar termasuk para rasul. (QS. 37 : 139)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika dia berlari ke kapal yang penuh muatan, (QS. 37 : 140)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ Kemenag RI 2019: kemudian dia ikut diundi, ) maka dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian). (QS. 37 : 141)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ Kemenag RI 2019: Dia kemudian ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. ) (QS. 37 : 142)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ Kemenag RI 2019: Seandainya dia bukan golongan orang yang banyak bertasbih kepada Allah, (QS. 37 : 143)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ Kemenag RI 2019: niscaya dia akan tetap tinggal di perutnya (ikan) sampai hari Kebangkitan. (QS. 37 : 144)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ Kemenag RI 2019: Kami kemudian melemparkannya (dari mulut ikan) ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit. (QS. 37 : 145)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنْبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِنْ يَقْطِينٍ Kemenag RI 2019: Kami kemudian menumbuhkan tanaman sejenis labu untuknya. (QS. 37 : 146)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَىٰ مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ Kemenag RI 2019: Kami mengutusnya kepada seratus ribu (orang) atau lebih, (QS. 37 : 147)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَىٰ حِينٍ Kemenag RI 2019: lalu mereka beriman. Maka, Kami menganugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu. (QS. 37 : 148)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ Kemenag RI 2019: (Wahai Nabi Muhammad,) tanyalah mereka (orang-orang kafir Makkah), “Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki ) (QS. 37 : 149)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ Kemenag RI 2019: atau Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan, sedangkan mereka menyaksikan(-nya)?” (QS. 37 : 150)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَا إِنَّهُمْ مِنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ Kemenag RI 2019: Ingatlah, sesungguhnya mereka benar-benar mengatakan dengan kebohongan mereka, (QS. 37 : 151)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ Kemenag RI 2019: “Allah mempunyai anak.” Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta. (QS. 37 : 152)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ Kemenag RI 2019: Apakah Dia (Allah) lebih memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki? (QS. 37 : 153)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |