| Hal. 452 |
|
مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ Kemenag RI 2019: Apa yang telah terjadi pada kamu? Bagaimana kamu menetapkan(-nya)? (QS. 37 : 154)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَلَا تَذَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Maka, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. 37 : 155)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas? (QS. 37 : 156)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ Kemenag RI 2019: (Kalau begitu,) bawalah kitabmu jika kamu orang-orang yang benar. (QS. 37 : 157)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menjadikan (hubungan) nasab antara Dia dan jin. Sungguh, jin benar-benar telah mengetahui bahwa mereka (kaum musyrik) pasti akan diseret (ke neraka), (QS. 37 : 158)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ Kemenag RI 2019: Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan, (QS. 37 : 159)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya). (QS. 37 : 160)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ Kemenag RI 2019: Maka, sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu (QS. 37 : 161)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِينَ Kemenag RI 2019: tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah, (QS. 37 : 162)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: kecuali orang yang akan masuk ke (neraka) Jahim. (QS. 37 : 163)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَعْلُومٌ Kemenag RI 2019: (Malaikat berkata,) “Tidak satu pun di antara kami, kecuali masing-masing mempunyai kedudukan tertentu. (QS. 37 : 164)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kamilah yang selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah). (QS. 37 : 165)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kamilah yang benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).” (QS. 37 : 166)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ كَانُوا لَيَقُولُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka (orang kafir Makkah) benar-benar berkata, (QS. 37 : 167)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَوْ أَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِنَ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: “Seandainya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang terdahulu, (QS. 37 : 168)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: niscaya kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang terpilih. (QS. 37 : 169)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَفَرُوا بِهِ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur’an). Maka, kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu). (QS. 37 : 170)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, janji Kami benar-benar telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul. (QS. 37 : 171)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُورُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya merekalah yang pasti akan mendapat pertolongan, (QS. 37 : 172)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ Kemenag RI 2019: dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang. (QS. 37 : 173)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ Kemenag RI 2019: Maka, berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu! (QS. 37 : 174)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: Lihatlah mereka! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu). (QS. 37 : 175)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ Kemenag RI 2019: Maka, apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan? (QS. 37 : 176)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ Kemenag RI 2019: Apabila turun (siksaan itu) di halaman mereka, sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu. (QS. 37 : 177)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ Kemenag RI 2019: Berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu. (QS. 37 : 178)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu). (QS. 37 : 179)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ Kemenag RI 2019: Maha Suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. (QS. 37 : 180)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ Kemenag RI 2019: Selamat sejahtera bagi para rasul. (QS. 37 : 181)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. (QS. 37 : 182)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 453 |
|
ص ۚ وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ Kemenag RI 2019: Shaad. demi Al-Qur’an yang mengandung peringatan. (QS. 38 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, orang-orang yang kufur (berada) dalam kesombongan dan permusuhan. (QS. 38 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ Kemenag RI 2019: Betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Lalu, mereka meminta tolong (ketika datang azab), padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk melepaskan diri. (QS. 38 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ Kemenag RI 2019: Mereka heran karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka. Orang-orang kafir berkata, “Orang ini adalah penyihir yang banyak berdusta. (QS. 38 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ Kemenag RI 2019: Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.” (QS. 38 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَانْطَلَقَ الْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَىٰ آلِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ Kemenag RI 2019: Lalu, pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), “Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu. Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki. (QS. 38 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ إِنْ هَٰذَا إِلَّا اخْتِلَاقٌ Kemenag RI 2019: Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir. (Ajaran mengesakan Allah) ini tidak lain kecuali (dusta) yang dibuat-buat. (QS. 38 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَأُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِي ۖ بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ Kemenag RI 2019: Mengapa Al-Qur’an itu diturunkan kepada dia di antara kita?” Sebenarnya mereka dalam keraguan terhadap kitab-Ku. Akan tetapi, mereka (ragu karena) belum merasakan azab-Ku. (QS. 38 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ Kemenag RI 2019: Atau, apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi? (QS. 38 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَهُمْ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا فِي الْأَسْبَابِ Kemenag RI 2019: Atau, apakah mereka mempunyai kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya? (Jika ada,) biarlah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit). (QS. 38 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِنَ الْأَحْزَابِ Kemenag RI 2019: Bala tentara yang berada di sana dari golongan yang bersekutu (untuk mengalahkan Rasul Kami) tentu akan dikalahkan. (QS. 38 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ Kemenag RI 2019: Sebelum mereka itu, kaum Nuh, ‘Ad, dan Fir‘aun yang mempunyai kekuatan besar (juga) telah mendustakan (para rasul). (QS. 38 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَابُ الْأَيْكَةِ ۚ أُولَٰئِكَ الْأَحْزَابُ Kemenag RI 2019: (Begitu juga) Samud, kaum Lut, dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan yang bersekutu (menentang para rasul). (QS. 38 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ Kemenag RI 2019: Masing-masing tidak lain, kecuali mendustakan para rasul. Maka, pantaslah mereka merasakan hukuman-Ku. (QS. 38 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا يَنْظُرُ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً مَا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ Kemenag RI 2019: Mereka tidak menunggu selain satu teriakan (saja) yang tidak ada selanya. (QS. 38 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّلْ لَنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, segerakanlah untuk kami bagian (dari siksa) kami sebelum hari Perhitungan.” (QS. 38 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 454 |
|
اصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Kemenag RI 2019: Bersabarlah atas apa yang mereka katakan dan ingatlah akan hamba Kami, Daud, yang mempunyai kekuatan. Sesungguhnya dia adalah orang yang selalu kembali (kepada Allah). (QS. 38 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami telah menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) pada waktu petang dan pagi. (QS. 38 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌ Kemenag RI 2019: (Kami menundukkan pula) burung-burung dalam keadaan berkumpul. Masing-masing sangat patuh kepadanya (Daud). (QS. 38 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ Kemenag RI 2019: Kami menguatkan kerajaannya serta menganugerahkan hikmah (kenabian) kepadanya dan kemampuan dalam menyelesaikan perkara. (QS. 38 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ Kemenag RI 2019: Apakah telah sampai kepadamu (Nabi Muhammad) berita orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab? (QS. 38 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ دَخَلُوا عَلَىٰ دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَىٰ سَوَاءِ الصِّرَاطِ Kemenag RI 2019: Ketika mereka masuk menemui Daud, dia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, “Janganlah takut! (Kami) berdua sedang berselisih. Sebagian kami berbuat aniaya kepada yang lain. Maka, berilah keputusan di antara kami dengan hak, janganlah menyimpang dari kebenaran, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus.” (QS. 38 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰذَا أَخِي لَهُ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِيَ نَعْجَةٌ وَاحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِي فِي الْخِطَابِ Kemenag RI 2019: (Salah seorang berkata,) “Sesungguhnya ini saudaraku. Dia mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina, sedangkan aku mempunyai seekor saja. Lalu, dia berkata, ‘Biarkan aku yang memeliharanya! Dia mengalahkanku dalam perdebatan.’” (QS. 38 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ ۩ Kemenag RI 2019: Dia (Daud) berkata, “Sungguh, dia benar-benar telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (digabungkan) kepada kambing-kambingnya. Sesungguhnya banyak di antara orang-orang yang berserikat itu benar-benar saling merugikan satu sama lain, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan sedikit sekali mereka itu.” Daud meyakini bahwa Kami hanya mengujinya. Maka, dia memohon ampunan kepada Tuhannya dan dia tersungkur jatuh serta bertobat. (QS. 38 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَغَفَرْنَا لَهُ ذَٰلِكَ ۖ وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ Kemenag RI 2019: Lalu, Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (QS. 38 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.” (QS. 38 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 455 |
|
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ Kemenag RI 2019: Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya secara sia-sia. Itulah anggapan orang-orang yang kufur. Maka, celakalah orang-orang yang kufur karena (mereka akan masuk) neraka. (QS. 38 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ Kemenag RI 2019: Apakah (pantas) Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan beramal saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Pantaskah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa sama dengan para pendurhaka? (QS. 38 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ Kemenag RI 2019: (Al-Qur’an ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu (Nabi Muhammad) yang penuh berkah supaya mereka menghayati ayat-ayatnya dan orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran. (QS. 38 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Kemenag RI 2019: Kami menganugerahkan kepada Daud (anak bernama) Sulaiman. Dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia sangat taat (kepada Allah). (QS. 38 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika pada suatu petang dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya. (QS. 38 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّي حَتَّىٰ تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ Kemenag RI 2019: Maka, dia berkata, “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai ia (matahari atau kuda itu) bersembunyi di balik tabir (hilang dari pandangan). (QS. 38 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رُدُّوهَا عَلَيَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًا بِالسُّوقِ وَالْأَعْنَاقِ Kemenag RI 2019: Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku.” Lalu, dia mengusap-usap kaki dan leher (kuda itu). (QS. 38 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menguji Sulaiman dan Kami menggeletakkan(-nya) di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat. (QS. 38 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ Kemenag RI 2019: Dia berkata, “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut (dimiliki) oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”? (QS. 38 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ Kemenag RI 2019: Maka, Kami menundukkan kepadanya angin yang berembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang ia kehendaki. (QS. 38 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاءٍ وَغَوَّاصٍ Kemenag RI 2019: (Kami menundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan, dan penyelam. (QS. 38 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ Kemenag RI 2019: (Begitu juga setan-setan) lain yang terikat dalam belenggu. (QS. 38 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ Kemenag RI 2019: Inilah anugerah Kami. Maka, berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan. (QS. 38 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (QS. 38 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ Kemenag RI 2019: Ingatlah hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah diganggu setan dengan penderitaan dan siksaan (rasa sakit).” (QS. 38 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ارْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَٰذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Entakkanlah kakimu (ke bumi)! Inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.” (QS. 38 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 456 |
|
وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنَّا وَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ Kemenag RI 2019: Kami anugerahkan (pula) kepadanya (Ayyub) keluarganya dan (Kami lipat gandakan) jumlah mereka sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat. ) (QS. 38 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Kemenag RI 2019: Ambillah dengan tanganmu seikat rumput, lalu pukullah (istrimu) dengannya dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia selalu kembali (kepada Allah dan sangat taat kepadanya). (QS. 38 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ Kemenag RI 2019: Ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya‘qub yang mempunyai kekuatan (dalam taat kepada Allah) dan penglihatan (mata hati yang jernih). (QS. 38 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَخْلَصْنَاهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami telah memberikan secara khusus kepada mereka anugerah yang besar, (yaitu selalu) mengingat negeri akhirat. (QS. 38 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka di sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang terbaik. (QS. 38 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّ مِنَ الْأَخْيَارِ Kemenag RI 2019: Ingatlah Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. (QS. 38 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا ذِكْرٌ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ Kemenag RI 2019: Ini adalah kehormatan (bagimu dan kaummu). Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik. (QS. 38 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً لَهُمُ الْأَبْوَابُ Kemenag RI 2019: (Yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. (QS. 38 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ Kemenag RI 2019: Mereka bersandar di dalamnya (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan dan minuman yang banyak (di surga itu). (QS. 38 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ Kemenag RI 2019: Di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang pandangannya terbatas (hanya untuk pasangannya), lagi sebaya umurnya. (QS. 38 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ Kemenag RI 2019: Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari Perhitungan. (QS. 38 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya. (QS. 38 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ Kemenag RI 2019: Inilah (kenikmatan bagi orang yang bertakwa). Sesungguhnya bagi orang-orang yang melampaui batas benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk. (QS. 38 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ Kemenag RI 2019: (Yaitu neraka) Jahanam yang mereka akan masuk ke dalamnya. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal. (QS. 38 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ Kemenag RI 2019: Inilah (azab neraka). Biarlah mereka merasakannya. (Minuman mereka) air yang mendidih dan cairan nanah (yang menjijikkan). (QS. 38 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآخَرُ مِنْ شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ Kemenag RI 2019: (Selain itu, ada) berbagai macam (azab) lain yang serupa itu. (QS. 38 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا فَوْجٌ مُقْتَحِمٌ مَعَكُمْ ۖ لَا مَرْحَبًا بِهِمْ ۚ إِنَّهُمْ صَالُو النَّارِ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepada mereka,) “Ini rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desakan bersama kamu (ke neraka).” Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka. (QS. 38 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا بَلْ أَنْتُمْ لَا مَرْحَبًا بِكُمْ ۖ أَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا ۖ فَبِئْسَ الْقَرَارُ Kemenag RI 2019: Mereka (para pengikutnya) menjawab, “Sebenarnya kamulah yang (lebih pantas) tidak menerima ucapan selamat datang karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab. (Itulah) seburuk-buruk tempat menetap.” (QS. 38 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا رَبَّنَا مَنْ قَدَّمَ لَنَا هَٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِي النَّارِ Kemenag RI 2019: Mereka berkata (lagi), “Wahai Tuhan kami, siapa yang menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, tambahkanlah kepadanya azab yang berlipat ganda di dalam neraka.” (QS. 38 : 61)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 457 |
|
وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِنَ الْأَشْرَارِ Kemenag RI 2019: Mereka (penghuni neraka) berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang (di dunia) selalu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina)? (QS. 38 : 62)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتَّخَذْنَاهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْأَبْصَارُ Kemenag RI 2019: Apakah karena dahulu kami menjadikan mereka (bahan) olok-olokan ataukah karena penglihatan (kami) yang tidak melihat mereka?” (QS. 38 : 63)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka. (QS. 38 : 64)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan, (QS. 38 : 65)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ Kemenag RI 2019: (yaitu,) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. 38 : 66)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ia (Al-Qur’an) adalah berita besar. (QS. 38 : 67)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَنْتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ Kemenag RI 2019: Kamu berpaling darinya. (QS. 38 : 68)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا كَانَ لِيَ مِنْ عِلْمٍ بِالْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ إِذْ يَخْتَصِمُونَ Kemenag RI 2019: Aku tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang malaikat langit ketika mereka berbantah-bantahan. (QS. 38 : 69)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ يُوحَىٰ إِلَيَّ إِلَّا أَنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Tidaklah diwahyukan kepadaku, kecuali aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata.” (QS. 38 : 70)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. (QS. 38 : 71)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ Kemenag RI 2019: Apabila Aku telah menyempurnakan (penciptaan)-nya dan meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, tunduklah kamu kepadanya dalam keadaan bersujud.” (QS. 38 : 72)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ Kemenag RI 2019: Lalu, para malaikat itu bersujud semuanya bersama-sama, (QS. 38 : 73)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ Kemenag RI 2019: kecuali Iblis. Ia menyombongkan diri dan termasuk golongan kafir. (QS. 38 : 74)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ Kemenag RI 2019: (Allah) berfirman, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku (kekuasaan-Ku)? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah (memang) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?” (QS. 38 : 75)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ ۖ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ Kemenag RI 2019: (Iblis) berkata, “Aku lebih baik darinya, karena Engkau menciptakanku dari api, sedangkan Engkau menciptakannya dari tanah.” (QS. 38 : 76)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ Kemenag RI 2019: (Allah) berfirman, “Keluarlah darinya (surga) karena sesungguhnya kamu terkutuk. (QS. 38 : 77)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya laknat-Ku tetap atasmu sampai hari Pembalasan.” (QS. 38 : 78)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ Kemenag RI 2019: (Iblis) berkata, “Wahai Tuhanku, tangguhkanlah (usia)-ku sampai hari mereka (manusia) dibangkitkan.” (QS. 38 : 79)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ Kemenag RI 2019: (Allah) berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk golongan yang ditangguhkan (QS. 38 : 80)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ Kemenag RI 2019: sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiamat).” (QS. 38 : 81)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: (Iblis) berkata, “Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. (QS. 38 : 82)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ Kemenag RI 2019: Kecuali, hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka.” ) (QS. 38 : 83)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 458 |
|
قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ Kemenag RI 2019: (Allah) berfirman, “Maka, yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan. (QS. 38 : 84)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: Aku pasti akan memenuhi (neraka) Jahanam denganmu dan orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya.” (QS. 38 : 85)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku) dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mengada-ada. (QS. 38 : 86)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: (Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali (sebagai) peringatan bagi semesta alam. (QS. 38 : 87)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya (Al-Qur’an) setelah beberapa waktu lagi.” ) (QS. 38 : 88)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ Kemenag RI 2019: Diturunkannya Kitab (Al-Qur’an) ini (berasal) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 39 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan hak. Maka, sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. (QS. 39 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ Kemenag RI 2019: Ketahuilah, hanya untuk Allah agama yang bersih (dari syirik). Orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata,) “Kami tidak menyembah mereka, kecuali (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” Sesungguhnya Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta lagi sangat ingkar. (QS. 39 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Kemenag RI 2019: Seandainya Allah hendak mengambil (makhluk-Nya sebagai) anak, pasti akan memilih yang Dia kehendaki dari apa yang Dia ciptakan. Maha Suci Dia. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (QS. 39 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ Kemenag RI 2019: Dia (Allah) menciptakan langit dan bumi dengan hak (yang benar). Dia menutupkan malam atas siang, menutupkan siang atas malam, serta menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Ketahuilah, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. 39 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 459 |
|
خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ Kemenag RI 2019: Dia menciptakanmu dari jiwa yang satu (Adam), kemudian darinya Dia menjadikan pasangannya dan Dia menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu. Dia menciptakanmu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. ) Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pemilik kerajaan. Tidak ada tuhan selain Dia. Mengapa kamu dapat berpaling (dari kebenaran)? (QS. 39 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ ۖ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ Kemenag RI 2019: Jika kamu kufur, sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu. Dia pun tidak meridai kekufuran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridai kesyukuranmu itu. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian, kepada Tuhanmulah kembalimu, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan di dalam dada. (QS. 39 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا مَسَّ الْإِنْسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُ نِعْمَةً مِنْهُ نَسِيَ مَا كَانَ يَدْعُو إِلَيْهِ مِنْ قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّهِ أَنْدَادًا لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ Kemenag RI 2019: Apabila ditimpa bencana, manusia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya. Akan tetapi, apabila Dia memberikan nikmat kepadanya, dia lupa terhadap apa yang pernah dia mohonkan kepada Allah sebelum itu dan dia menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bersenang-senanglah dengan kekufuranmu untuk sementara waktu! Sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (QS. 39 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ Kemenag RI 2019: (Apakah orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud, berdiri, takut pada (azab) akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah sama orang-orang yang mengetahui (hak-hak Allah) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (hak-hak Allah)?” Sesungguhnya hanya ululalbab (orang yang berakal sehat) yang dapat menerima pelajaran. (QS. 39 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan. (QS. 39 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 460 |
|
قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. (QS. 39 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: Aku diperintahkan untuk menjadi orang pertama (dari umatnya) yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. 39 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Sesungguhnya aku takut azab pada hari yang besar (kiamat) jika aku durhaka kepada Tuhanku.” (QS. 39 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَهُ دِينِي Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Hanya Allah yang aku sembah dengan mengikhlaskan ketaatanku kepada-Nya.” (QS. 39 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُمْ مِنْ دُونِهِ ۗ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ Kemenag RI 2019: Maka, sembahlah sesukamu selain Dia (wahai orang-orang musyrik!) ) Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (QS. 39 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ Kemenag RI 2019: Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawah mereka pun ada lapisan-lapisan pula. Demikianlah Allah membuat takut hamba-hamba-Nya dengan (azab) itu. “Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku!” (QS. 39 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَنْ يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang menjauhi tagut, (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali (bertobat) kepada Allah, bagi mereka berita gembira. Maka, sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku. (QS. 39 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ Kemenag RI 2019: (Yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. ) Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat). (QS. 39 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنْتَ تُنْقِذُ مَنْ فِي النَّارِ Kemenag RI 2019: Maka, apakah (engkau, Nabi Muhammad, hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau akan menyelamatkan orang yang berada di dalam neraka? (QS. 39 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِنْ فَوْقِهَا غُرَفٌ مَبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَعْدَ اللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ الْمِيعَادَ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya bagi mereka kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), dan mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan mengingkari janji. (QS. 39 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ Kemenag RI 2019: Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia mengalirkannya menjadi sumber-sumber air di bumi. Kemudian, dengan air itu Dia tumbuhkan tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian ia menjadi kering, engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian Dia menjadikannya hancur berderai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi ululalbab. (QS. 39 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 461 |
|
أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِنْ رَبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Maka, apakah orang yang Allah bukakan hatinya untuk (menerima) agama Islam, lalu mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka, celakalah mereka yang hatinya membatu dari mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (QS. 39 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ Kemenag RI 2019: Allah telah menurunkan perkataan yang terbaik, (yaitu) Kitab (Al-Qur’an) yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang. ) Oleh karena itu, kulit orang yang takut kepada Tuhannya gemetar. Kemudian, kulit dan hati mereka menjadi lunak ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang dibiarkan sesat oleh Allah tidak ada yang dapat memberi petunjuk. (QS. 39 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَمَنْ يَتَّقِي بِوَجْهِهِ سُوءَ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّالِمِينَ ذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْسِبُونَ Kemenag RI 2019: Apakah orang yang menghindari azab yang buruk dengan wajahnya pada hari Kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dikatakan kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah balasan apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 39 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), datanglah azab kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari. (QS. 39 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Maka, Allah menimpakan kepada mereka kehinaan dalam kehidupan dunia. Sungguh, azab akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui(-nya). (QS. 39 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah membuatkan dalam Al-Qur’an ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka mendapat pelajaran. (QS. 39 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ Kemenag RI 2019: (Yaitu) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) agar mereka bertakwa. (QS. 39 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Allah membuat perumpamaan, (yaitu) seorang laki-laki (hamba sahaya) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat, (tetapi) dalam perselisihan dan seorang (hamba sahaya) yang menjadi milik penuh seorang (saja). Apakah keduanya sama keadaannya? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui(-nya). (QS. 39 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad akan) mati dan sesungguhnya mereka pun (akan) mati. (QS. 39 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian pada hari Kiamat akan berbantah-bantahan di hadapan Tuhanmu. (QS. 39 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |