| Hal. 492 |
|
وَلِبُيُوتِهِمْ أَبْوَابًا وَسُرُرًا عَلَيْهَا يَتَّكِئُونَ Kemenag RI 2019: Bagi rumah-rumah mereka (Kami buatkan) pintu-pintu (perak) dan dipan-dipan tempat mereka bersandar. (QS. 43 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَزُخْرُفًا ۚ وَإِنْ كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَالْآخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ Kemenag RI 2019: (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan hidup dunia, sedangkan (kenikmatan hidup) akhirat di sisi Tuhanmu (dikhususkan) bagi orang-orang bertakwa. (QS. 43 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ Kemenag RI 2019: Siapa yang berpaling dari pengajaran (Allah) Yang Maha Pengasih (Al-Qur’an), Kami biarkan setan (menyesatkannya). Maka, ia (setan) selalu menemaninya. (QS. 43 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalangi mereka (manusia) dari jalan (yang benar), sedangkan mereka (manusia yang sesat itu) mengira bahwa mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 43 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ Kemenag RI 2019: Sehingga, apabila dia (orang yang berpaling itu) datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata, “Aduhai, sekiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat! Memang (setan itu) teman yang paling buruk (bagi manusia).” (QS. 43 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَنْ يَنْفَعَكُمُ الْيَوْمَ إِذْ ظَلَمْتُمْ أَنَّكُمْ فِي الْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ Kemenag RI 2019: (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu pada hari itu karena kamu telah menzalimi (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu (orang yang berpaling dan setan) adalah bersekutu dalam azab itu. (QS. 43 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَأَنْتَ تُسْمِعُ الصُّمَّ أَوْ تَهْدِي الْعُمْيَ وَمَنْ كَانَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Maka, apakah engkau (Nabi Muhammad) dapat menjadikan orang-orang yang tuli bisa mendengar (kebenaran) atau (dapatkah) engkau memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata? (QS. 43 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِمَّا نَذْهَبَنَّ بِكَ فَإِنَّا مِنْهُمْ مُنْتَقِمُونَ Kemenag RI 2019: Maka, sungguh jika Kami benar-benar mewafatkanmu (sebelum engkau mencapai kemenangan), sesungguhnya kepada mereka Kami akan (tetap) memberikan balasan. (QS. 43 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَوْ نُرِيَنَّكَ الَّذِي وَعَدْنَاهُمْ فَإِنَّا عَلَيْهِمْ مُقْتَدِرُونَ Kemenag RI 2019: Atau, benar-benar Kami perlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Sesungguhnya Kami Maha Berkuasa atas mereka. (QS. 43 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاسْتَمْسِكْ بِالَّذِي أُوحِيَ إِلَيْكَ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ Kemenag RI 2019: Maka, berpegang teguhlah pada (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya engkau berada di jalan yang lurus. (QS. 43 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar merupakan kemuliaan bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan dimintai pertanggungjawaban. (QS. 43 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاسْأَلْ مَنْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رُسُلِنَا أَجَعَلْنَا مِنْ دُونِ الرَّحْمَٰنِ آلِهَةً يُعْبَدُونَ Kemenag RI 2019: Tanyakanlah (Nabi Muhammad) kepada (pengikut) rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum engkau, “Apakah Kami menjadikan selain (Allah) yang Maha Pengasih sebagai tuhan-tuhan yang disembah?” (QS. 43 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ فَقَالَ إِنِّي رَسُولُ رَبِّ الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat (mukjizat) Kami kepada Fir‘aun dan para pemuka (kaum)-nya. Dia (Musa) berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam.” (QS. 43 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِآيَاتِنَا إِذَا هُمْ مِنْهَا يَضْحَكُونَ Kemenag RI 2019: Ketika dia (Musa) datang kepada mereka dengan membawa ayat-ayat (mukjizat) Kami, seketika itu mereka mentertawakannya. (QS. 43 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 493 |
|
وَمَا نُرِيهِمْ مِنْ آيَةٍ إِلَّا هِيَ أَكْبَرُ مِنْ أُخْتِهَا ۖ وَأَخَذْنَاهُمْ بِالْعَذَابِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali ia (mukjizat itu) lebih besar daripada mukjizat (sebelumnya) dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. 43 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا يَا أَيُّهَ السَّاحِرُ ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَ إِنَّنَا لَمُهْتَدُونَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Wahai penyihir, ) berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya kami benar-benar akan menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. 43 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُمُ الْعَذَابَ إِذَا هُمْ يَنْكُثُونَ Kemenag RI 2019: Maka, ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu (juga) mereka ingkar janji. (QS. 43 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَادَىٰ فِرْعَوْنُ فِي قَوْمِهِ قَالَ يَا قَوْمِ أَلَيْسَ لِي مُلْكُ مِصْرَ وَهَٰذِهِ الْأَنْهَارُ تَجْرِي مِنْ تَحْتِي ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: Fir‘aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, “Wahai kaumku, bukankah Kerajaan Mesir itu milikku dan (bukankah) sungai-sungai itu mengalir di bawah (istana-istana)-ku. Apakah kamu tidak melihat? (QS. 43 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ أَنَا خَيْرٌ مِنْ هَٰذَا الَّذِي هُوَ مَهِينٌ وَلَا يَكَادُ يُبِينُ Kemenag RI 2019: Bahkan, bukankah aku lebih baik daripada orang yang hina ini (Musa) yang hampir-hampir tidak dapat menjelaskan (maksud perkataannya)? (QS. 43 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَوْلَا أُلْقِيَ عَلَيْهِ أَسْوِرَةٌ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ جَاءَ مَعَهُ الْمَلَائِكَةُ مُقْتَرِنِينَ Kemenag RI 2019: Maka, mengapa tidak dipakaikan kepadanya (Musa) gelang dari emas atau malaikat datang bersama dia mengiringinya?” (QS. 43 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاسْتَخَفَّ قَوْمَهُ فَأَطَاعُوهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ Kemenag RI 2019: Maka, dia (Fir‘aun) telah memengaruhi kaumnya sehingga mereka patuh kepadanya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik. (QS. 43 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلَمَّا آسَفُونَا انْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: Maka, ketika mereka telah membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut). (QS. 43 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَجَعَلْنَاهُمْ سَلَفًا وَمَثَلًا لِلْآخِرِينَ Kemenag RI 2019: Maka, Kami jadikan mereka sebagai (kaum) terdahulu dan pelajaran bagi orang-orang yang kemudian. (QS. 43 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ Kemenag RI 2019: Ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (suku Quraisy) bersorak karenanya. (QS. 43 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا أَآلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًا ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?” Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu, kecuali dengan maksud membantah saja. Sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar. (QS. 43 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلًا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ Kemenag RI 2019: Dia (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami anugerahkan nikmat (kenabian) kepadanya dan Kami jadikan dia sebagai pelajaran (tanda kekuasaan Kami) bagi Bani Israil. (QS. 43 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَا مِنْكُمْ مَلَائِكَةً فِي الْأَرْضِ يَخْلُفُونَ Kemenag RI 2019: Seandainya Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan malaikat sebagai penggantimu di bumi secara turun-temurun. (QS. 43 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 494 |
|
وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya dia (Isa) itu benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali kamu ragu tentang (kiamat) itu dan ikutilah (petunjuk)-Ku. Ini adalah jalan yang lurus. (QS. 43 : 61)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Janganlah sekali-kali kamu dipalingkan oleh setan. Sesungguhnya ia merupakan musuh yang nyata bagimu. (QS. 43 : 62)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَمَّا جَاءَ عِيسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ قَالَ قَدْ جِئْتُكُمْ بِالْحِكْمَةِ وَلِأُبَيِّنَ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي تَخْتَلِفُونَ فِيهِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ Kemenag RI 2019: Ketika Isa datang membawa bukti-bukti yang nyata, dia berkata, “Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa hikmah dan untuk aku jelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan. Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatilah aku. (QS. 43 : 63)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Allah, Dialah Tuhanku dan Tuhanmu. Sembahlah Dia! Ini adalah jalan yang lurus.” (QS. 43 : 64)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاخْتَلَفَ الْأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْ ۖ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْ عَذَابِ يَوْمٍ أَلِيمٍ Kemenag RI 2019: Golongan-golongan di antara mereka (Yahudi dan Nasrani) berselisih. Celakalah orang-orang yang zalim (karena) azab pada hari yang sangat pedih (kiamat). (QS. 43 : 65)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah mereka (orang-orang kafir) menunggu, kecuali hari Kiamat yang datang kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadari(-nya). (QS. 43 : 66)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ Kemenag RI 2019: Teman-teman akrab pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali orang-orang yang bertakwa. (QS. 43 : 67)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَا عِبَادِ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلَا أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepada mereka,) “Wahai hamba-hamba-Ku, tidak ada ketakutan bagimu pada hari ini (kiamat) dan tidak pula kamu bersedih. (QS. 43 : 68)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ آمَنُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا مُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang muslim. (QS. 43 : 69)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ تُحْبَرُونَ Kemenag RI 2019: Masuklah ke dalam surga, kamu dan pasanganmu (dalam keadaan) dibahagiakan.” (QS. 43 : 70)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ ۖ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ ۖ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ Kemenag RI 2019: Kepada mereka diedarkan piring-piring dan gelas-gelas dari emas dan di dalamnya (surga) terdapat apa yang diingini oleh hati dan dipandang sedap oleh mata serta kamu kekal di dalamnya. (QS. 43 : 71)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan apa yang selama ini kamu kerjakan. (QS. 43 : 72)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَكُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ كَثِيرَةٌ مِنْهَا تَأْكُلُونَ Kemenag RI 2019: Untukmu di dalamnya (surga) buah-buahan yang banyak yang sebagiannya kamu makan. (QS. 43 : 73)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 495 |
|
إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي عَذَابِ جَهَنَّمَ خَالِدُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya para pendurhaka itu kekal di dalam azab (neraka) Jahanam. (QS. 43 : 74)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يُفَتَّرُ عَنْهُمْ وَهُمْ فِيهِ مُبْلِسُونَ Kemenag RI 2019: Tidak diringankan (azab itu) dari mereka dan mereka berputus asa di dalamnya. (QS. 43 : 75)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا ظَلَمْنَاهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا هُمُ الظَّالِمِينَ Kemenag RI 2019: Tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi mereka adalah orang-orang zalim (terhadap dirinya). (QS. 43 : 76)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ ۖ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ Kemenag RI 2019: Mereka menyeru, “Wahai (Malaikat) Malik, hendaklah Tuhanmu mematikan kami saja.” Dia menjawab, “Sesungguhnya kamu akan tetap tinggal (di neraka ini).” (QS. 43 : 77)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَقَدْ جِئْنَاكُمْ بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah datang kepada kamu dengan (membawa) kebenaran, tetapi kebanyakan kamu benci kepada kebenaran itu. (QS. 43 : 78)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ أَبْرَمُوا أَمْرًا فَإِنَّا مُبْرِمُونَ Kemenag RI 2019: Bahkan, bukankah mereka telah merencanakan suatu tipu daya (jahat)? Sesungguhnya Kami telah berencana (mengatasi tipu daya mereka). (QS. 43 : 79)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ يَحْسَبُونَ أَنَّا لَا نَسْمَعُ سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْ ۚ بَلَىٰ وَرُسُلُنَا لَدَيْهِمْ يَكْتُبُونَ Kemenag RI 2019: Ataukah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar) dan utusan-utusan Kami (malaikat) mencatat di sisi mereka. (QS. 43 : 80)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ إِنْ كَانَ لِلرَّحْمَٰنِ وَلَدٌ فَأَنَا أَوَّلُ الْعَابِدِينَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika benar Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak, akulah orang pertama yang menyembah (anak itu). (QS. 43 : 81)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سُبْحَانَ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ Kemenag RI 2019: Maha Suci Tuhan pemilik langit dan bumi, Tuhan pemilik ?Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.” (QS. 43 : 82)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَذَرْهُمْ يَخُوضُوا وَيَلْعَبُوا حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ Kemenag RI 2019: Maka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka. (QS. 43 : 83)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَهُوَ الَّذِي فِي السَّمَاءِ إِلَٰهٌ وَفِي الْأَرْضِ إِلَٰهٌ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْعَلِيمُ Kemenag RI 2019: Dialah Tuhan (yang disembah) di langit dan Tuhan (yang disembah) di bumi. Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. 43 : 84)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَبَارَكَ الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَعِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ Kemenag RI 2019: Maha Berkah (Allah) yang memiliki kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Di sisi-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (QS. 43 : 85)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا يَمْلِكُ الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ الشَّفَاعَةَ إِلَّا مَنْ شَهِدَ بِالْحَقِّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Sembahan-sembahan mereka selain Dia tidak bisa memberi syafaat (pertolongan di akhirat), kecuali orang yang bersaksi dengan yang hak (tauhid) dan mereka meyakininya. (QS. 43 : 86)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ Kemenag RI 2019: Jika engkau bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab, “Allah.” Maka, mengapa mereka bisa dipalingkan? (QS. 43 : 87)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقِيلِهِ يَا رَبِّ إِنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ لَا يُؤْمِنُونَ Kemenag RI 2019: Demi (kebenaran) ucapannya (Nabi Muhammad), “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman.” (QS. 43 : 88)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاصْفَحْ عَنْهُمْ وَقُلْ سَلَامٌ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Maka, berpalinglah dari mereka dan katakanlah, “Salam (selamat tinggal).” Kelak mereka akan mengetahui (nasibnya yang buruk). (QS. 43 : 89)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 496 |
|
حم Kemenag RI 2019: Ha Miim (QS. 44 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ Kemenag RI 2019: Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas. (QS. 44 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatulqadar). ) Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan. (QS. 44 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ Kemenag RI 2019: Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. ) (QS. 44 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ Kemenag RI 2019: (Hal itu merupakan) urusan (yang besar) dari sisi Kami. Sesungguhnya Kamilah yang mengutus (para rasul) (QS. 44 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Kemenag RI 2019: sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, (QS. 44 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ Kemenag RI 2019: yaitu Tuhan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya jika kamu orang-orang yang yakin. (QS. 44 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ Kemenag RI 2019: Tidak ada tuhan selain Dia (yang) menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu terdahulu. (QS. 44 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ يَلْعَبُونَ Kemenag RI 2019: Akan tetapi, mereka dalam keraguan; mereka bermain-main. (QS. 44 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Maka, nantikanlah hari (ketika) langit mendatangkan kabut asap yang tampak jelas ) (QS. 44 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ Kemenag RI 2019: (yang) meliputi manusia (durhaka). Ini adalah azab yang sangat pedih. (QS. 44 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ Kemenag RI 2019: (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang mukmin.” (QS. 44 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Bagaimana mereka dapat menerima peringatan (setelah turun azab), padahal (sebelumnya) seorang Rasul (Nabi Muhammad) benar-benar telah datang kepada mereka (untuk) memberi penjelasan. (QS. 44 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ Kemenag RI 2019: Kemudian, mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia (Nabi Muhammad) diajari (oleh orang lain) lagi gila.” ) (QS. 44 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan azab itu sebentar saja, pasti kamu akan kembali (ingkar). (QS. 44 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنْتَقِمُونَ Kemenag RI 2019: (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang besar. ) Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan. (QS. 44 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir‘aun sebelum mereka dan telah datang (pula) seorang rasul yang mulia (Musa) kepada mereka. (QS. 44 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَنْ أَدُّوا إِلَيَّ عِبَادَ اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ Kemenag RI 2019: (Musa berkata,) “Kembalikanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya. (QS. 44 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 497 |
|
وَأَنْ لَا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي آتِيكُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah karena sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata. (QS. 44 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَنْ تَرْجُمُونِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari ancamanmu untuk merajamku. (QS. 44 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ لَمْ تُؤْمِنُوا لِي فَاعْتَزِلُونِ Kemenag RI 2019: Jika kamu tidak beriman kepadaku, biarkanlah aku (menyampaikan pesan-pesan Tuhanku).” (QS. 44 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَدَعَا رَبَّهُ أَنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ مُجْرِمُونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, dia (Musa) berdoa kepada Tuhannya (seraya berkata,) “Sesungguhnya mereka ini adalah kaum pendurhaka.” (QS. 44 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَسْرِ بِعِبَادِي لَيْلًا إِنَّكُمْ مُتَّبَعُونَ Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Oleh karena itu, berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari. Sesungguhnya kamu akan dikejar. (QS. 44 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُنْدٌ مُغْرَقُونَ Kemenag RI 2019: Biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka adalah bala tentara yang akan ditenggelamkan.” (QS. 44 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ Kemenag RI 2019: Betapa banyak taman-taman dan mata-mata air yang mereka tinggalkan, (QS. 44 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ Kemenag RI 2019: kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah, (QS. 44 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ Kemenag RI 2019: juga kesenangan-kesenangan yang dapat mereka nikmati di sana. (QS. 44 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ Kemenag RI 2019: Demikianlah (Allah menyiksa mereka). Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain. (QS. 44 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ Kemenag RI 2019: Langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu. (QS. 44 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِينِ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menyelamatkan Bani Israil dari siksaan yang menghinakan, (QS. 44 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مِنْ فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِنَ الْمُسْرِفِينَ Kemenag RI 2019: (yaitu) dari (siksaan) Fir‘aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong lagi termasuk orang-orang yang melampaui batas. (QS. 44 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدِ اخْتَرْنَاهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, dengan (dasar) pengetahuan, Kami pilih mereka di atas seluruh alam (semua bangsa pada masa itu). (QS. 44 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآتَيْنَاهُمْ مِنَ الْآيَاتِ مَا فِيهِ بَلَاءٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Telah Kami berikan kepada mereka sebagian tanda-tanda (kebesaran Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat cobaan yang nyata. (QS. 44 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَيَقُولُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka itu pasti akan berkata, (QS. 44 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ هِيَ إِلَّا مَوْتَتُنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنْشَرِينَ Kemenag RI 2019: “Tidak ada (kematian) selain kematian di dunia ini dan kami tidak akan dibangkitkan. (QS. 44 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ Kemenag RI 2019: Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu orang-orang yang benar.” (QS. 44 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَاهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka yang lebih baik atau kaum Tubba‘ ) dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah para pendurhaka. (QS. 44 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ Kemenag RI 2019: Tidaklah Kami ciptakan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya secara main-main. (QS. 44 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Tidaklah Kami ciptakan keduanya, kecuali dengan hak. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka tidak mengetahui. (QS. 44 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 498 |
|
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya hari keputusan (hari Kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, (QS. 44 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ لَا يُغْنِي مَوْلًى عَنْ مَوْلًى شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ Kemenag RI 2019: (yaitu) hari (ketika) seorang teman setia sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan, (QS. 44 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِلَّا مَنْ رَحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS. 44 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّومِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya pohon zaqum itu (QS. 44 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
طَعَامُ الْأَثِيمِ Kemenag RI 2019: adalah makanan orang yang bergelimang dosa. (QS. 44 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ Kemenag RI 2019: (Zaqum itu) seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut, (QS. 44 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَغَلْيِ الْحَمِيمِ Kemenag RI 2019: seperti mendidihnya air yang sangat panas. (QS. 44 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خُذُوهُ فَاعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَاءِ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Peganglah dia (wahai malaikat Zabaniyah), kemudian seretlah sampai ke tengah-tengah (neraka) Jahim. (QS. 44 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ Kemenag RI 2019: Kemudian, tuangkanlah di atas kepalanya azab berupa air yang sangat panas. (QS. 44 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ذُقْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepadanya,) “Rasakanlah! Sesungguhnya engkau (dalam kehidupan dunia) benar-benar (merasa sebagai orang) yang perkasa lagi mulia. (QS. 44 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ هَٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهِ تَمْتَرُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya (azab) ini adalah sesuatu yang selalu kamu ragukan.” (QS. 44 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (QS. 44 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ Kemenag RI 2019: (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-mata air. (QS. 44 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَلْبَسُونَ مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَقَابِلِينَ Kemenag RI 2019: Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal seraya (duduk) berhadapan. (QS. 44 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ Kemenag RI 2019: Demikianlah (keadaan penghuni surga) dan Kami menjadikan mereka berpasangan dengan bidadari yang bermata elok. (QS. 44 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ Kemenag RI 2019: Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram. ) (QS. 44 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖ وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab (neraka) Jahim (QS. 44 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَضْلًا مِنْ رَبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Kemenag RI 2019: sebagai karunia dari Tuhanmu. Itulah kemenangan yang sangat agung. (QS. 44 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami telah memudahkannya (Al-Qur’an) dengan bahasamu (Arab) supaya mereka mendapat pelajaran. (QS. 44 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَارْتَقِبْ إِنَّهُمْ مُرْتَقِبُونَ Kemenag RI 2019: Maka, tunggulah (kehancuran mereka)! Sesungguhnya mereka itu (juga sedang) menunggu. (QS. 44 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 499 |
|
حم Kemenag RI 2019: Ha Miim (QS. 45 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ Kemenag RI 2019: Diturunkannya Kitab (Al-Qur’an) ini (berasal) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 45 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِلْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya di langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang mukmin. (QS. 45 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ Kemenag RI 2019: Pada penciptaan kamu dan makhluk bergerak yang ditebarkan-Nya terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang meyakini. (QS. 45 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ Kemenag RI 2019: (Pada) pergantian malam dan (QS. 45 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۖ فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَ اللَّهِ وَآيَاتِهِ يُؤْمِنُونَ Kemenag RI 2019: Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan benar. Maka, pada perkataan mana lagi mereka akan beriman setelah Allah dan ayat-ayat-Nya? (QS. 45 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَيْلٌ لِكُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ Kemenag RI 2019: Celakalah setiap pembohong lagi bergelimang dosa (QS. 45 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَسْمَعُ آيَاتِ اللَّهِ تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِرًا كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ Kemenag RI 2019: yang mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya, kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan tidak mendengarnya. Peringatkanlah dia (wahai Nabi Muhammad) dengan azab yang amat pedih. (QS. 45 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا عَلِمَ مِنْ آيَاتِنَا شَيْئًا اتَّخَذَهَا هُزُوًا ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ Kemenag RI 2019: Apabila dia mengetahui sesuatu tentang ayat-ayat Kami, dia menjadikannya bahan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan. (QS. 45 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مِنْ وَرَائِهِمْ جَهَنَّمُ ۖ وَلَا يُغْنِي عَنْهُمْ مَا كَسَبُوا شَيْئًا وَلَا مَا اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ Kemenag RI 2019: Di hadapan mereka ada (neraka) Jahanam. Tidak akan berguna sedikit pun bagi mereka apa yang telah mereka kerjakan dan tidak (pula bermanfaat) apa yang mereka jadikan sebagai sesembahan selain Allah. Bagi mereka azab yang sangat berat. (QS. 45 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا هُدًى ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِنْ رِجْزٍ أَلِيمٌ Kemenag RI 2019: Ini (Al-Qur’an) adalah petunjuk (yang agung). Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhannya akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih. (QS. 45 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اللَّهُ الَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ Kemenag RI 2019: Allahlah yang telah menundukkan laut untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya, agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur. (QS. 45 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَسَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مِنْهُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Dia telah menundukkan (pula) untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. (QS. 45 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 500 |
|
قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad) kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak mengharapkan akan hari-hari (pembalasan) Allah karena Dia akan memberi ganjaran kepada suatu kaum atas apa yang telah mereka usahakan. (QS. 45 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۖ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ Kemenag RI 2019: Siapa yang mengerjakan amal saleh, itu untuk dirinya sendiri dan siapa yang berbuat keburukan, itu akan menimpa dirinya sendiri. Kemudian, hanya kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan. (QS. 45 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ آتَيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menganugerahkan kepada Bani Israil kitab suci, hukum, dan kenabian. Kami pun telah menganugerahkan kepada mereka rezeki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas semua umat yang lain di alam ini (pada masa itu). (QS. 45 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَآتَيْنَاهُمْ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْأَمْرِ ۖ فَمَا اخْتَلَفُوا إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ Kemenag RI 2019: Kami telah menganugerahkan pula kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas tentang urusan (agama). Maka, mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang ilmu kepada mereka karena kedengkian di antara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan di antara mereka pada hari Kiamat apa yang selalu mereka perselisihkan. (QS. 45 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Kemudian, Kami jadikan engkau (Nabi Muhammad) mengikuti syariat dari urusan (agama) itu. Maka, ikutilah ia (syariat itu) dan janganlah engkau ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. (QS. 45 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۖ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menghindarkan engkau sedikit pun dari (azab) Allah. Sesungguhnya orang-orang zalim itu sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Adapun Allah adalah pelindung orang-orang bertakwa. (QS. 45 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا بَصَائِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ Kemenag RI 2019: Ini (Al-Qur’an) adalah pedoman bagi manusia, petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang meyakini(-nya). (QS. 45 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ اجْتَرَحُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ نَجْعَلَهُمْ كَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَوَاءً مَحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ Kemenag RI 2019: Apakah orang-orang yang melakukan keburukan itu mengira bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama kehidupan dan kematian mereka? Alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (QS. 45 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَخَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَلِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak dan agar setiap jiwa diberi balasan (setimpal) dengan apa yang diusahakan serta mereka tidak akan dizalimi. (QS. 45 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 501 |
|
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Tahukah kamu (Nabi Muhammad), orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan dibiarkan sesat oleh Allah dengan pengetahuan-Nya, ) Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya, siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Apakah kamu (wahai manusia) tidak mengambil pelajaran? (QS. 45 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa.” Padahal, mereka tidak mempunyai ilmu (sama sekali) tentang itu. Mereka hanyalah menduga-duga. (QS. 45 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ مَا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا ائْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ Kemenag RI 2019: Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka, kecuali mengatakan, “Hidupkanlah kembali nenek moyang kami jika kamu adalah orang-orang benar.” (QS. 45 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Allah menghidupkan kamu lalu mematikan kamu kemudian mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak ada keraguan tentangnya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. 45 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ Kemenag RI 2019: Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi. Pada hari terjadinya kiamat rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan. (QS. 45 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَىٰ كُلَّ أُمَّةٍ جَاثِيَةً ۚ كُلُّ أُمَّةٍ تُدْعَىٰ إِلَىٰ كِتَابِهَا الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: (Pada hari itu) engkau akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku (catatan amal)-nya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 45 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا كِتَابُنَا يَنْطِقُ عَلَيْكُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنْسِخُ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Inilah Kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepadamu dengan hak. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 45 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ Kemenag RI 2019: Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Tuhan akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah kemenangan yang nyata. (QS. 45 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا أَفَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَاسْتَكْبَرْتُمْ وَكُنْتُمْ قَوْمًا مُجْرِمِينَ Kemenag RI 2019: Adapun orang-orang yang kufur (dikatakan kepada mereka,) “Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, lalu kamu menyombongkan diri dan menjadi kaum pendurhaka?” (QS. 45 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِذَا قِيلَ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ لَا رَيْبَ فِيهَا قُلْتُمْ مَا نَدْرِي مَا السَّاعَةُ إِنْ نَظُنُّ إِلَّا ظَنًّا وَمَا نَحْنُ بِمُسْتَيْقِنِينَ Kemenag RI 2019: Apabila dikatakan (kepadamu), “Sesungguhnya janji Allah itu hak dan hari Kiamat itu tidak ada keraguan tentangnya,” kamu menjawab, “Kami tidak tahu apakah hari Kiamat itu, kami hanyalah menduga-duga, dan kami tidak berupaya meyakininya.” (QS. 45 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |