| Hal. 522 |
|
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ Kemenag RI 2019: Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?” (QS. 51 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمٍ مُجْرِمِينَ Kemenag RI 2019: Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lut untuk menyiksanya) (QS. 51 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ طِينٍ Kemenag RI 2019: agar kami menimpa mereka dengan batu-batu yang berasal dari tanah liat (QS. 51 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ Kemenag RI 2019: yang ditandai oleh Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.” (QS. 51 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَخْرَجْنَا مَنْ كَانَ فِيهَا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Kami mengeluarkan orang-orang mukmin yang berada di dalamnya (negeri kaum Lut). (QS. 51 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ Kemenag RI 2019: Kami tidak mendapati di dalamnya, kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Lut dan keluarganya). (QS. 51 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَرَكْنَا فِيهَا آيَةً لِلَّذِينَ يَخَافُونَ الْعَذَابَ الْأَلِيمَ Kemenag RI 2019: Kami meninggalkan suatu tanda (kebesaran-Nya) ) di (negeri) itu bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih. (QS. 51 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفِي مُوسَىٰ إِذْ أَرْسَلْنَاهُ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: (Begitu pula Kami meninggalkan) pada Musa (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir‘aun dengan membawa mukjizat yang nyata. (QS. 51 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِ وَقَالَ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ Kemenag RI 2019: Kemudian, dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan (Fir‘aun) berkata, “(Dia adalah) seorang penyihir atau orang gila.” (QS. 51 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌ Kemenag RI 2019: Maka, Kami menghukumnya beserta bala tentaranya, lalu Kami menenggelamkan mereka ke dalam laut dalam keadaan melakukan perbuatan yang tercela. (QS. 51 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ Kemenag RI 2019: (Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) ‘Ad (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengirim kepada mereka angin yang membinasakan. (QS. 51 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا تَذَرُ مِنْ شَيْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيمِ Kemenag RI 2019: (Angin) itu tidak meninggalkan apa pun pada semua yang dilandanya, kecuali menjadikannya bagai tulang yang hancur. (QS. 51 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفِي ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا حَتَّىٰ حِينٍ Kemenag RI 2019: (Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) Samud (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan!” (QS. 51 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ وَهُمْ يَنْظُرُونَ Kemenag RI 2019: Lalu, mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhannya. Maka, mereka disambar petir sementara mereka menyaksikan(-nya). (QS. 51 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَا اسْتَطَاعُوا مِنْ قِيَامٍ وَمَا كَانُوا مُنْتَصِرِينَ Kemenag RI 2019: Mereka sama sekali tidak mampu bangun dan tidak pula mendapat pertolongan. (QS. 51 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَوْمَ نُوحٍ مِنْ قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ Kemenag RI 2019: Sebelum itu (Kami telah membinasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka adalah kaum fasik. (QS. 51 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ Kemenag RI 2019: Langit Kami bangun dengan tangan (kekuatan Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskan(-nya). (QS. 51 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْأَرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ Kemenag RI 2019: Bumi Kami hamparkan. (Kami adalah) sebaik-baik Zat yang menghamparkan. (QS. 51 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ Kemenag RI 2019: Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah). (QS. 51 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Maka, (katakanlah kepada mereka, wahai Nabi Muhammad,) “Bersegeralah kembali (taat) kepada Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari-Nya untukmu. (QS. 51 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَا تَجْعَلُوا مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۖ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ Kemenag RI 2019: Janganlah kamu mengadakan tuhan lain bersama Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.” (QS. 51 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 523 |
|
كَذَٰلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ Kemenag RI 2019: Demikianlah setiap kali seorang rasul datang kepada orang-orang sebelumnya, mereka pasti mengatakan, “(Dia itu adalah) penyihir atau orang gila.” (QS. 51 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَتَوَاصَوْا بِهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka saling menasihati tentang (apa yang dikatakan) itu? (Tidak!) Sebaliknya, mereka adalah kaum yang melampaui batas. (QS. 51 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَا أَنْتَ بِمَلُومٍ Kemenag RI 2019: Berpalinglah dari mereka, maka engkau sama sekali bukan orang yang tercela. (QS. 51 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ Kemenag RI 2019: Teruslah memberi peringatan karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin. (QS. 51 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ Kemenag RI 2019: Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku. (QS. 51 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ Kemenag RI 2019: Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku. (QS. 51 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Allahlah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh. (QS. 51 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذَنُوبًا مِثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَابِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang (QS. 51 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ يَوْمِهِمُ الَّذِي يُوعَدُونَ Kemenag RI 2019: Celakalah orang-orang yang kufur pada hari yang telah dijanjikan kepada mereka (hari Kiamat). (QS. 51 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالطُّورِ Kemenag RI 2019: Demi gunung (Sinai), (QS. 52 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ Kemenag RI 2019: demi Kitab yang ditulis (QS. 52 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِي رَقٍّ مَنْشُورٍ Kemenag RI 2019: pada lembaran yang terbuka, (QS. 52 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ Kemenag RI 2019: demi Baitulmakmur, ) (QS. 52 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ Kemenag RI 2019: demi atap yang ditinggikan (langit), (QS. 52 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ Kemenag RI 2019: dan demi lautan yang dipanaskan (di dalamnya ada api), (QS. 52 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ Kemenag RI 2019: sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi. (QS. 52 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا لَهُ مِنْ دَافِعٍ Kemenag RI 2019: Tidak ada sesuatu pun yang dapat menolaknya. (QS. 52 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاءُ مَوْرًا Kemenag RI 2019: (Azab Tuhanmu terjadi) pada hari (ketika) langit berguncang sekeras-kerasnya (QS. 52 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَسِيرُ الْجِبَالُ سَيْرًا Kemenag RI 2019: dan gunung-gunung bergerak dengan dahsyat. (QS. 52 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ Kemenag RI 2019: Maka, pada hari itu celakalah orang-orang yang mendustakan, (QS. 52 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ Kemenag RI 2019: (yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan (perbuatan dosa). (QS. 52 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا Kemenag RI 2019: (Azab Tuhanmu terjadi) pada hari (ketika) mereka dicampakkan ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya. (QS. 52 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepada mereka,) “Inilah neraka yang dahulu kamu dustakan.” (QS. 52 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 524 |
|
أَفَسِحْرٌ هَٰذَا أَمْ أَنْتُمْ لَا تُبْصِرُونَ Kemenag RI 2019: Apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? (QS. 52 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: Masuklah ke dalamnya (dan rasakan panas apinya)! Baik kamu bersabar atau tidak, sama saja (tidak ada manfaatnya) bagimu. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 52 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan. (QS. 52 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَاهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ Kemenag RI 2019: Mereka bersuka ria dengan apa yang Tuhan anugerahkan kepada mereka. Tuhan menjaga mereka dari azab (neraka) Jahim. (QS. 52 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Kemenag RI 2019: (Dikatakan kepada mereka,) “Makan dan minumlah dengan nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan!” (QS. 52 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ Kemenag RI 2019: Mereka bertelekan di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami menganugerahkan kepada mereka pasangan, yaitu bidadari yang bermata indah. (QS. 52 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ Kemenag RI 2019: Orang-orang yang beriman dan anak cucunya mengikuti mereka dalam keimanan, Kami akan mengumpulkan anak cucunya itu dengan mereka (di dalam surga). Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS. 52 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَمْدَدْنَاهُمْ بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ Kemenag RI 2019: Kami menganugerahkan kepada mereka tambahan (kenikmatan) berupa buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka inginkan. (QS. 52 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لَا لَغْوٌ فِيهَا وَلَا تَأْثِيمٌ Kemenag RI 2019: Di dalam (surga) itu mereka saling mengulurkan gelas (yang isinya) tidak (menimbulkan) ucapan atau sikap yang tidak berfaedah dan tidak pula (menimbulkan) perbuatan dosa. (QS. 52 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌ Kemenag RI 2019: Di sekitar mereka ada anak-anak muda belia berkeliling untuk (melayani) mereka, seakan-akan (anak muda belia) itu bagaikan mutiara yang tersimpan. (QS. 52 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ Kemenag RI 2019: Sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertegur sapa. (QS. 52 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami, adalah orang yang takut (ditimpa azab Allah). (QS. 52 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ Kemenag RI 2019: Allah menganugerahkan karunia kepada kami dan menjaga kami dari azab neraka. (QS. 52 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu. Sesungguhnya hanya Dialah Yang Maha Luas kebajikan-Nya lagi Maha Penyayang.” (QS. 52 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَذَكِّرْ فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ Kemenag RI 2019: (Wahai Nabi Muhammad,) teruslah menyampaikan peringatan karena berkat nikmat Tuhanmulah, engkau bukan seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila! (QS. 52 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ Kemenag RI 2019: Bahkan, mereka (orang musyrik Makkah) berkata, “Dia (Nabi Muhammad) adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.” (QS. 52 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُمْ مِنَ الْمُتَرَبِّصِينَ Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Tunggulah! Sesungguhnya aku pun termasuk orang yang sedang menunggu bersamamu.” (QS. 52 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 525 |
|
أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَامُهُمْ بِهَٰذَا ۚ أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan (tuduhan-tuduhan) ini atau apakah mereka kaum yang melampaui batas? (QS. 52 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ ۚ بَلْ لَا يُؤْمِنُونَ Kemenag RI 2019: Bahkan, apakah mereka (juga) berkata, “Dia (Nabi Muhammad) mereka-rekanya?” Tidak! Merekalah yang tidak beriman. (QS. 52 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ Kemenag RI 2019: Cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Al-Qur’an) jika mereka orang-orang benar. (QS. 52 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka tercipta tanpa asal-usul ataukah mereka menciptakan (diri mereka sendiri)? (QS. 52 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۚ بَلْ لَا يُوقِنُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka menciptakan langit dan bumi? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). (QS. 52 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُصَيْطِرُونَ Kemenag RI 2019: Apakah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu ataukah mereka yang berkuasa? (QS. 52 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ Kemenag RI 2019: Apakah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan (hal-hal yang gaib)? Hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka itu datang membawa keterangan yang nyata. (QS. 52 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ Kemenag RI 2019: Apakah (pantas) bagi-Nya anak-anak perempuan, sedangkan untuk kamu anak-anak laki-laki? (QS. 52 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُمْ مِنْ مَغْرَمٍ مُثْقَلُونَ Kemenag RI 2019: Apakah engkau (Nabi Muhammad) meminta imbalan kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan utang? (QS. 52 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka mempunyai (pengetahuan) tentang yang gaib, lalu mereka menuliskannya? (QS. 52 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka hendak melakukan tipu daya? Justru orang-orang yang kufur itulah yang terkena tipu daya. (QS. 52 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَهُمْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ Kemenag RI 2019: Apakah mereka mempunyai tuhan selain Allah? Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (QS. 52 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ يَرَوْا كِسْفًا مِنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَرْكُومٌ Kemenag RI 2019: Jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata, “Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk (yang akan menurunkan hujan).” (QS. 52 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَذَرْهُمْ حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ Kemenag RI 2019: Biarkanlah mereka (dalam kesesatan) hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, (QS. 52 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ Kemenag RI 2019: (yaitu) pada hari (ketika) tipu daya mereka tidak berguna sedikit pun bagi mereka dan mereka tidak akan diberi pertolongan. (QS. 52 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَٰلِكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim ada azab selain itu, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS. 52 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ Kemenag RI 2019: Bersabarlah (Nabi Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami! Bertasbihlah seraya bertahmid (memuji) Tuhanmu ketika engkau bangun! (QS. 52 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ Kemenag RI 2019: Bertasbihlah kepada-Nya pada sebagian malam dan pada waktu terbenamnya bintang-bintang (waktu fajar). (QS. 52 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 526 |
|
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ Kemenag RI 2019: Demi bintang ketika terbenam, (QS. 53 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ Kemenag RI 2019: kawanmu (Nabi Muhammad) tidak sesat, tidak keliru, (QS. 53 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ Kemenag RI 2019: dan tidak pula berucap (tentang Al-Qur’an dan penjelasannya) berdasarkan hawa nafsu(-nya). (QS. 53 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ Kemenag RI 2019: Ia (Al-Qur’an itu) tidak lain, kecuali wahyu yang disampaikan (kepadanya) (QS. 53 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ Kemenag RI 2019: yang diajarkan kepadanya oleh (malaikat) yang sangat kuat (Jibril) (QS. 53 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَىٰ Kemenag RI 2019: lagi mempunyai keteguhan. Lalu, ia (Jibril) menampakkan diri dengan rupa yang asli (QS. 53 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَىٰ Kemenag RI 2019: ketika dia berada di ufuk yang tinggi. (QS. 53 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ Kemenag RI 2019: Dia kemudian mendekat (kepada Nabi Muhammad), lalu bertambah dekat, (QS. 53 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَىٰ Kemenag RI 2019: sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. 53 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَوْحَىٰ إِلَىٰ عَبْدِهِ مَا أَوْحَىٰ Kemenag RI 2019: Lalu, dia (Jibril) menyampaikan wahyu kepada hamba-Nya (Nabi Muhammad) apa yang Dia wahyukan. (QS. 53 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَىٰ Kemenag RI 2019: Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. (QS. 53 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَتُمَارُونَهُ عَلَىٰ مَا يَرَىٰ Kemenag RI 2019: Apakah kamu (kaum musyrik Makkah) hendak membantahnya (Nabi Muhammad) tentang apa yang dilihatnya itu (Jibril)? (QS. 53 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ Kemenag RI 2019: Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain, (QS. 53 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَىٰ Kemenag RI 2019: (yaitu ketika) di Sidratulmuntaha. (QS. 53 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ Kemenag RI 2019: Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (QS. 53 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ Kemenag RI 2019: (Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya. (QS. 53 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ Kemenag RI 2019: Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak menyimpang dan tidak melampaui (apa yang dilihatnya). (QS. 53 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ Kemenag RI 2019: Sungguh, dia benar-benar telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang sangat besar. (QS. 53 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّىٰ Kemenag RI 2019: Apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap (dua berhala) al-Lata dan al-‘Uzza, (QS. 53 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ Kemenag RI 2019: serta Manata (berhala) ketiga yang lain (sebagai anak-anak perempuan Allah yang kamu sembah)? (QS. 53 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنْثَىٰ Kemenag RI 2019: Apakah (pantas) bagi kamu (anak) laki-laki dan bagi-Nya (anak) perempuan? (QS. 53 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَىٰ Kemenag RI 2019: Itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (QS. 53 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْأَنْفُسُ ۖ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنْ رَبِّهِمُ الْهُدَىٰ Kemenag RI 2019: (Berhala-berhala) itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu ada-adakan. Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)-nya. Mereka hanya mengikuti dugaan dan apa yang diinginkan oleh hawa nafsu. Padahal, sungguh, mereka benar-benar telah didatangi petunjuk dari Tuhan mereka. (QS. 53 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لِلْإِنْسَانِ مَا تَمَنَّىٰ Kemenag RI 2019: Apakah manusia akan mendapat segala yang diinginkannya? (QS. 53 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰ Kemenag RI 2019: (Tidak!) Milik Allahlah kehidupan akhirat dan dunia. (QS. 53 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَىٰ Kemenag RI 2019: Betapa banyak malaikat di langit yang syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali apabila Allah telah mengizinkan(-nya untuk diberikan) kepada siapa yang Dia kehendaki dan ridai. (QS. 53 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 527 |
|
إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ لَيُسَمُّونَ الْمَلَائِكَةَ تَسْمِيَةَ الْأُنْثَىٰ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat benar-benar menamai para malaikat dengan nama perempuan. (QS. 53 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَمَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ ۖ وَإِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا Kemenag RI 2019: Padahal, mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran. (QS. 53 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَأَعْرِضْ عَنْ مَنْ تَوَلَّىٰ عَنْ ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا Kemenag RI 2019: Tinggalkanlah (Nabi Muhammad) orang yang berpaling dari peringatan Kami (Al-Qur’an) dan hanya menginginkan kehidupan dunia! (QS. 53 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ذَٰلِكَ مَبْلَغُهُمْ مِنَ الْعِلْمِ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَىٰ Kemenag RI 2019: Itulah kadar pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmulah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. (QS. 53 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى Kemenag RI 2019: Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian,) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga). (QS. 53 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ Kemenag RI 2019: (Mereka adalah) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji. Akan tetapi, mereka (memang) melakukan dosa-dosa kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunan-Nya. Dia lebih mengetahui dirimu sejak Dia menjadikanmu dari tanah dan ketika kamu masih berupa janin dalam perut ibumu. Maka, janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa. (QS. 53 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّىٰ Kemenag RI 2019: Tidakkah engkau melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur’an)? (QS. 53 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَعْطَىٰ قَلِيلًا وَأَكْدَىٰ Kemenag RI 2019: Dia memberikan sedikit (dari apa yang telah disepakati), lalu menahan sisanya. (QS. 53 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَعِنْدَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰ Kemenag RI 2019: Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia dapat melihat(-nya)? (QS. 53 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ Kemenag RI 2019: Apakah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran (kitab suci yang diturunkan kepada) Musa (QS. 53 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ Kemenag RI 2019: dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang telah memenuhi janji setianya? (QS. 53 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ Kemenag RI 2019: (Dalam lembaran-lembaran itu terdapat ketetapan) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, (QS. 53 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, (QS. 53 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), (QS. 53 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ Kemenag RI 2019: kemudian dia akan diberi balasan atas (amalnya) itu dengan balasan yang paling sempurna, (QS. 53 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu), (QS. 53 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis, (QS. 53 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan, (QS. 53 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 528 |
|
وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan (QS. 53 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مِنْ نُطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ Kemenag RI 2019: dari mani ketika dipancarkan (QS. 53 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati), (QS. 53 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah yang menganugerahkan kekayaan dan kecukupan, (QS. 53 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ Kemenag RI 2019: bahwa sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi‘ra, ) (QS. 53 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَىٰ Kemenag RI 2019: dan bahwa sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan (kaum) ‘Ad yang terdahulu (QS. 53 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَىٰ Kemenag RI 2019: dan (kaum) Samud. Tidak seorang pun ditinggalkan-Nya (hidup). (QS. 53 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَقَوْمَ نُوحٍ مِنْ قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ Kemenag RI 2019: Sebelum itu kaum Nuh juga (dibinasakan). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang lebih zalim dan lebih durhaka. (QS. 53 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ Kemenag RI 2019: Dia juga menjungkirbalikkan negeri kaum Lut, (QS. 53 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ Kemenag RI 2019: lalu Dia menimbuninya dengan apa yang menimpanya. (QS. 53 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ Kemenag RI 2019: Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan? (QS. 53 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
هَٰذَا نَذِيرٌ مِنَ النُّذُرِ الْأُولَىٰ Kemenag RI 2019: Ini (Nabi Muhammad) adalah salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang terdahulu. (QS. 53 : 56)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَزِفَتِ الْآزِفَةُ Kemenag RI 2019: (Hari Kiamat) yang dekat makin mendekat. (QS. 53 : 57)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
لَيْسَ لَهَا مِنْ دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ Kemenag RI 2019: Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah. (QS. 53 : 58)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَفَمِنْ هَٰذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ Kemenag RI 2019: Maka, apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? (QS. 53 : 59)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ Kemenag RI 2019: Kamu mentertawakan dan tidak menangisi(-nya), (QS. 53 : 60)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَنْتُمْ سَامِدُونَ Kemenag RI 2019: sedangkan kamu lengah (darinya). (QS. 53 : 61)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا ۩ Kemenag RI 2019: Bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia). (QS. 53 : 62)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 529 |
|
اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ Kemenag RI 2019: Hari Kiamat makin dekat dan bulan terbelah. (QS. 54 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ Kemenag RI 2019: Jika mereka (kaum musyrik Makkah) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.” (QS. 54 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَكُلُّ أَمْرٍ مُسْتَقِرٌّ Kemenag RI 2019: Mereka mendustakan (Nabi Muhammad) dan mengikuti keinginan mereka, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya. (QS. 54 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنَ الْأَنْبَاءِ مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ Kemenag RI 2019: Sungguh, benar-benar telah datang kepada mereka beberapa berita yang di dalamnya terdapat ancaman (terhadap orang-orang kafir). (QS. 54 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ ۖ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ Kemenag RI 2019: (Berita-berita itu adalah) hikmah yang sempurna, ) tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka). (QS. 54 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلَىٰ شَيْءٍ نُكُرٍ Kemenag RI 2019: Maka, berpalinglah (Nabi Muhammad) dari mereka. Pada hari (ketika) penyeru (malaikat) mengajak (mereka) pada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari Pembalasan), (QS. 54 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُنْتَشِرٌ Kemenag RI 2019: pandangan mereka tertunduk. Mereka keluar (berhamburan) dari kubur seperti belalang yang beterbangan. (QS. 54 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ ۖ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَٰذَا يَوْمٌ عَسِرٌ Kemenag RI 2019: Mereka bersegera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, “Ini adalah hari yang sulit.” (QS. 54 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ Kemenag RI 2019: Sebelum mereka, kaum Nuh juga telah mendustakan (rasul). Mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan, “(Dia) orang gila!” Dia pun dibentak (dengan cacian dan lainnya). (QS. 54 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ Kemenag RI 2019: Dia (Nuh) lalu mengadu kepada Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).” (QS. 54 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍ Kemenag RI 2019: Lalu, Kami membukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. (QS. 54 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَىٰ أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ Kemenag RI 2019: Kami pun menjadikan bumi menyemburkan banyak mata air. Maka, berkumpullah semua air itu sehingga (meluap dan menimbulkan) bencana yang telah ditetapkan. (QS. 54 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ Kemenag RI 2019: Kami mengangkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak (QS. 54 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاءً لِمَنْ كَانَ كُفِرَ Kemenag RI 2019: yang berlayar dengan pengawasan Kami sebagai balasan (kebaikan) bagi orang yang telah diingkari (kaumnya). (QS. 54 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ تَرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah menjadikan (kapal) itu sebagai tanda (pelajaran). Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: Betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku! (QS. 54 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 17)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: (Kaum) ‘Ad pun telah mendustakan (rasul mereka). Maka, betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku! (QS. 54 : 18)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُسْتَمِرٍّ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami telah mengembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari nahas yang terus-menerus, (QS. 54 : 19)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
تَنْزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُنْقَعِرٍ Kemenag RI 2019: yang membuat manusia bergelimpangan, seakan-akan mereka itu pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya. (QS. 54 : 20)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: Maka, betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku! (QS. 54 : 21)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 22)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِالنُّذُرِ Kemenag RI 2019: (Kaum) Samud pun telah mendustakan peringatan-peringatan. (QS. 54 : 23)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَقَالُوا أَبَشَرًا مِنَّا وَاحِدًا نَتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ Kemenag RI 2019: Mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila. (QS. 54 : 24)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَأُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِنْ بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ Kemenag RI 2019: Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta lagi sombong.” (QS. 54 : 25)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَنِ الْكَذَّابُ الْأَشِرُ Kemenag RI 2019: Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta lagi sombong itu. (QS. 54 : 26)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا مُرْسِلُو النَّاقَةِ فِتْنَةً لَهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai ujian bagi mereka, maka tunggulah mereka dan bersabarlah (wahai Saleh). (QS. 54 : 27)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 530 |
|
وَنَبِّئْهُمْ أَنَّ الْمَاءَ قِسْمَةٌ بَيْنَهُمْ ۖ كُلُّ شِرْبٍ مُحْتَضَرٌ Kemenag RI 2019: Beri tahulah mereka bahwa air itu dibagi di antara mereka (dengan unta betina itu). Setiap pihak berhak mendapat giliran minum. (QS. 54 : 28)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطَىٰ فَعَقَرَ Kemenag RI 2019: Mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan menyembelihnya. (QS. 54 : 29)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: Betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku! (QS. 54 : 30)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ Kemenag RI 2019: Kami mengirimkan atas mereka suara menggelegar satu kali. Maka, jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk milik pembuat kandang ternak. (QS. 54 : 31)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 32)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ Kemenag RI 2019: Kaum Lut pun telah mendustakan peringatan-peringatan. (QS. 54 : 33)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ ۖ نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka badai batu, kecuali pengikut Lut. Kami menyelamatkan mereka sebelum fajar menyingsing (QS. 54 : 34)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
نِعْمَةً مِنْ عِنْدِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَنْ شَكَرَ Kemenag RI 2019: sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS. 54 : 35)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ أَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ Kemenag RI 2019: Sungguh, dia (Lut) benar-benar telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka membantah peringatan itu. (QS. 54 : 36)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَنْ ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: Sungguh, mereka benar-benar telah membujuknya berkali-kali (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka). Lalu, Kami butakan mata mereka. Maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku! (QS. 54 : 37)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ صَبَّحَهُمْ بُكْرَةً عَذَابٌ مُسْتَقِرٌّ Kemenag RI 2019: Sungguh, pada esok harinya mereka benar-benar ditimpa azab yang terus-menerus. (QS. 54 : 38)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ Kemenag RI 2019: Maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku! (QS. 54 : 39)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 40)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ Kemenag RI 2019: Sungguh, berbagai peringatan benar-benar telah datang kepada pengikut Fir‘aun. (QS. 54 : 41)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُقْتَدِرٍ Kemenag RI 2019: Mereka mendustakan semua tanda-tanda (kebesaran) Kami. Maka, Kami mengazab mereka dengan azab (Tuhan) Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. (QS. 54 : 42)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِنْ أُولَٰئِكُمْ أَمْ لَكُمْ بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ Kemenag RI 2019: Apakah orang-orang kafir di lingkunganmu (kaum Quraisy) lebih baik daripada mereka (kaum terdahulu) ataukah kamu telah mempunyai (jaminan) kebebasan (dari azab) dalam kitab-kitab terdahulu? (QS. 54 : 43)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُنْتَصِرٌ Kemenag RI 2019: Bahkan, apakah mereka mengatakan, “Kami adalah golongan yang pasti menang.” (QS. 54 : 44)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ Kemenag RI 2019: Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka berbalik ke belakang (mundur). (QS. 54 : 45)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَىٰ وَأَمَرُّ Kemenag RI 2019: Bahkan hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka. Hari Kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit. (QS. 54 : 46)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya para pendurhaka berada dalam kesesatan dan akan berada dalam (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala). (QS. 54 : 47)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ Kemenag RI 2019: Pada hari (ketika) mereka diseret ke neraka dengan wajah (tertelungkup), (dikatakan kepada mereka,) “Rasakanlah sentuhan (api neraka) Saqar.” (QS. 54 : 48)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran. (QS. 54 : 49)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
| Hal. 531 |
|
وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ Kemenag RI 2019: Perintah Kami (ketika menghendaki sesuatu) hanyalah (dengan perkataan) sekali saja seperti kejapan mata. (QS. 54 : 50)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ Kemenag RI 2019: Sungguh, Kami benar-benar telah membinasakan orang yang (kekafirannya) serupa dengan kamu. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS. 54 : 51)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ Kemenag RI 2019: Segala sesuatu yang telah mereka perbuat (tertulis) dalam buku-buku catatan (amal). (QS. 54 : 52)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ Kemenag RI 2019: Segala (amalan) yang kecil atau yang besar (semuanya) tertulis (di Lauhulmahfuz). (QS. 54 : 53)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman dan sungai (QS. 54 : 54)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ Kemenag RI 2019: di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. (QS. 54 : 55)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الرَّحْمَٰنُ Kemenag RI 2019: (Allah) Yang Maha Pengasih, (QS. 55 : 1)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عَلَّمَ الْقُرْآنَ Kemenag RI 2019: telah mengajarkan Al-Qur’an. (QS. 55 : 2)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خَلَقَ الْإِنْسَانَ Kemenag RI 2019: Dia menciptakan manusia. (QS. 55 : 3)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
عَلَّمَهُ الْبَيَانَ Kemenag RI 2019: Dia mengajarinya pandai menjelaskan. (QS. 55 : 4)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ Kemenag RI 2019: Matahari dan bulan (beredar) sesuai dengan perhitungan. (QS. 55 : 5)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ Kemenag RI 2019: Tetumbuhan dan pepohonan tunduk (kepada-Nya). (QS. 55 : 6)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ Kemenag RI 2019: Langit telah Dia tinggikan dan Dia telah menciptakan timbangan (keadilan dan keseimbangan) (QS. 55 : 7)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ Kemenag RI 2019: agar kamu tidak melampaui batas dalam timbangan itu. (QS. 55 : 8)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ Kemenag RI 2019: Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi timbangan itu. (QS. 55 : 9)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ Kemenag RI 2019: Bumi telah Dia bentangkan untuk makhluk(-Nya). (QS. 55 : 10)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ Kemenag RI 2019: Padanya terdapat buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, (QS. 55 : 11)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ Kemenag RI 2019: biji-bijian yang berkulit, dan bunga-bunga yang harum baunya. (QS. 55 : 12)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ Kemenag RI 2019: Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)? (QS. 55 : 13)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ Kemenag RI 2019: Dia telah menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. (QS. 55 : 14)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ Kemenag RI 2019: Dia juga telah menciptakan jin dari nyala api tanpa asap. (QS. 55 : 15)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |
|
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ Kemenag RI 2019: Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)? (QS. 55 : 16)Prof. Quraish Shihab: HAMKA: |