| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, “Harta rampasan perang itu milik Allah dan Rasul (menurut ketentuan Allah dan Rasul-Nya). Maka, bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu orang-orang mukmin.” |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad saw.) tentang (pembagian) harta rampasan perang (yang diperoleh tanpa melalui peperangan). Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Harta rampasan perang itu milik Allah dan Rasul, maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah (hubungan) di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, jika kamu adalah orang-orang mukmin." |
| HAMKA : Mereka bertanya kepada engkau tentang rampasan perang. Katakanlah, "Rampasan perang adalah untuk Allah dan Rasul-Nya maka takwalah kepada dan perbaikilah keadaan di antara kamu dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; jika me-mang kamu orang-orang yang beriman. |
| 3. Tafsir يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَنْفَالِ ۖ قُلِ الْأَنْفَالُ لِلَّهِ وَالرَّسُولِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut nama Allah, ) gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal, |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang mukmin hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, maka bertambah iman mereka dan kepada Tuhan Pemelihara mereka, mereka berserah diri. |
| HAMKA : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu ialah orang-orang yang apabila disebut nama Allah takutlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bartambahlah bagi mereka keimanan dan kepada Tuhan merekalah, mereka itu bertawakal. |
| 3. Tafsir إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. |
| Prof. Quraish Shihab : (Yaitu) orang-orang yang melaksanakan shalat secara berkesinambungan, dan menafkahkan sebagian (rezeki) yang Kami anugerahkan kepada mereka. |
| HAMKA : (Yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan dari apa yang dikaruniakan kepada mereka, mereka belanjakan. |
| 3. Tafsir الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Bagi mereka derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka itulah orang-orang mukmin yang haq (sebenarnya, lagi mantap imannya). Bagi mereka derajat-derajat (yang tinggi) di sisi Tuhan Pemelihara mereka, dan ampunan serta rezeki yang mulia. |
| HAMKA : Mereka itulah orang-orang beriman yang sebenarnya; bagi mereka beberapa derajat di sisi Tuhan mereka dan ampunan dan karunia yang mulia. |
| 3. Tafsir أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Peristiwa itu) ) sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dari rumahmu dengan (berdasar) kebenaran meskipun sesungguhnya sebagian orang-orang yang beriman, itu tidak menyukainya. |
| Prof. Quraish Shihab : Sebagaimana (keadaanmu dahulu ketika) engkau (Nabi Muhammad saw.) dikeluarkan oleh Tuhan Pemeliharamu dari rumahmu (untuk berperang di Badar) dengan cara yang haq (benar), padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang mukmin benar-benar tidak senang (untuk keluar menghadapi musuh). |
| HAMKA : Sebagaimana Tuhan engkau telah menge-luarkan engkau dari rumah engkau dengan ke-benaran, padahal sesungguhnya segolongan dari orang-orang yang beriman tidak suka. |
| 3. Tafsir كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنْ بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka membantahmu (Nabi Muhammad) tentang kebenaran (Perang Badar) setelah nyata (bahwa mereka pasti menang) seakan-akan mereka dihalau pada kematian dan melihat (sebab kematian itu). |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka membantahmu (Nabi Muhammad saw.) tentang kebenaran (yakni keharusan keluar kota menghadapi musuh) sesudah ia (menjadi jelas) seakan-akan mereka dihalau menuju kematian sedang mereka melihat (bahwa kematian benar-benar dekat). |
| HAMKA : Mereka membantah engkau tentang kebe-naran itu sesudah dia nyata, seakan-akan mereka diseret kepada maut; sedang mereka melihat. |
| 3. Tafsir يُجَادِلُونَكَ فِي الْحَقِّ بَعْدَمَا تَبَيَّنَ كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى الْمَوْتِ وَهُمْ يَنْظُرُونَ |