< 58 | Halaman 59 | 60 >

[3] Ali Imran : 71 (يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu mencampuradukkan yang hak dengan yang batil ) dan kamu menyembunyikan kebenaran, ) padahal kamu mengetahui?
Prof. Quraish Shihab :

Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu mencampuradukkan yang b.aq dengan yang batih dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?"

HAMKA :

Wahai, Ahlul-kitab! Mengapa kamu campur aduk kebenaran itu dengan kepalsuan dan kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya. 

3. Tafsir

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

[3] Ali Imran : 72 (وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Segolongan Ahlulkitab berkata (kepada sesamanya), “Berimanlah kamu pada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman pada awal siang dan ingkarlah pada akhir (siang) agar mereka kembali (pada kekufuran).
Prof. Quraish Shihab :

Segolongan dari Ahl al-Kitab berkata: ''Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orangyang beriman pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya supaya mereka kembali (kepada kekufaran). "

HAMKA :

Dan berkata segolongan dari Ahlul Kitab itu, "Berimanlah kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman itu di siang hari dan kufurlah kepadanya di waktu petang, supaya mereka kembali." 

3. Tafsir

وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنْزِلَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

[3] Ali Imran : 73 (وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu percaya selain kepada orang yang mengikuti agamamu.” ) Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya petunjuk (yang sempurna) itu hanyalah petunjuk Allah. (Janganlah kamu percaya) bahwa seseorang akan diberi seperti apa yang diberikan kepada kamu atau mereka akan menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu.” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah. Dia menganugerahkannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.”
Prof. Quraish Shihab :

Dan janganlah kamu percaya kecuali kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk yang sempurna ialah petunjuk Allah, dan bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepada kamu, dan bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu. " Katakanlah: "Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.

HAMKA :

 "Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang-orang yang menuruti agama kamu." Katakanlah, "Sesungguhnya, yang petunjuk ialah petunjuk Allah, bahwa akan diberikan kepada seseorang sebagaimana pemberian yang diberikan kepada kamu, atau akan ada orang yang menempelak kamu di sisi Tuhan kamu." Katakanlah, "Sesungguhnya, karunia itu adalah di tangan Allah, diberikan-Nya akan dia kepada barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan, Allah itu adalah Mahaluas, lagi Mengetahui." 

 

3. Tafsir

وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَىٰ هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَىٰ أَحَدٌ مِثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ ۗ قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

[3] Ali Imran : 74 (يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki karunia yang besar.
Prof. Quraish Shihab :

"Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.

HAMKA :

Dia menentukan rahmat-Nya kepada barang siapa yang Dia kehendaki dan Allah adalah mempunyai karunia yang besar. 

3. Tafsir

يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

[3] Ali Imran : 75 (وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di antara Ahlulkitab ada orang yang jika engkau percayakan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Akan tetapi, ada (pula) di antara mereka orang yang jika engkau percayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka berkata, “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang umi.” ) Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.
Prof. Quraish Shihab :

Di antara Ahli al-Kitab ada orang yang jika engkau mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika engkau mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya padamu, kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan karena mereka mengatakan: "Tidak ada dosa bagj kami terhadap orang-orang ummi. "Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

HAMKA :

Dan setengah dari Ahlul Kitab itu ada yang kalau engkau percayai dia satu pikul, dia akan menunaikannya kepada engkau. Dan, setengah mereka, ada yang kalau engkau percayai dengan satu dinar, tidak ditunaikannya dia kepada engkau kecuali kalau tetap engkau mendesaknya. Menjadi demikian karena mereka berkata, "Tidak ada dosa atas kita terhadap orang-orang yang bodoh itu." Dan mereka katakan kedustaan atas Allah, padahal mereka mengetahui.

3. Tafsir

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

[3] Ali Imran : 76 (بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّهَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Bukan begitu! Siapa yang menepati janji dan bertakwa, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.
Prof. Quraish Shihab :

Bukan demikian, sebenarnya siapa yang menepati janjinya dan bertakwa, maak sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertakwa

HAMKA :

Bahkan! Barangsiapa yang menyempumakan janji-Nya dan dia pun bertakwa maka sesungguhnya Allah adalah amat suka kepada orang-orang yang bertakwa.

3. Tafsir

بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ

[3] Ali Imran : 77 (إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.
Prof. Quraish Shihab :

"Sesungguhnya orang-orang yang membeli janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bagian di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka, tidak akan melihat kepada mereka pada Hari Kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Dan bagi mereka siksa yang pedih. "

HAMKA :

Sesungguhnya, orang-orang yang membeli dengan mempergunakan janji Allah dan sumpahsumpah mereka akan harga yang sedikit, itulah orang-orang yang tidak akan ada bagian bagi mereka di akhirat, dan tidaklah Allah akan bercakap-cakap dengan mereka dan tidaklah Dia akan memandang kepada mereka di Hari Kiamat, dan tidaklah Allah akan membersihkan mereka. Dan, bagi mereka siksa yang pedih.

3. Tafsir

إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَٰئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

< 58 | 59 | 60 >